Halte Senen Toyota Rangga (Sumber gambar: IG/ pt_transjakarta)

Halte Transjakarta Senen Toyota Rangga Beroperasi Uji Coba Fungsional 8 September 2025

08 September 2025   |   11:14 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Setelah mengalami kerusakan akibat ulah oknum pada saat demonstrasi beberapa waktu lalu, halte Transjakarta Senen Toyota Rangga menjalani uji coba  fungsional mulai Senin, 8 September 2025. Genhype yang hendak menggunakan moda transportasi darat itu bisa naik dan turun melalui halte ini untuk mencapai beberapa tempat di ibu kota. 

Kabar itu disampaikan oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melalui akun media sosial instagram, yakni @pt_transjakarta. “Selamat beraktivitas bersama Halte Senen TOYOTA Rangga. Sahabat TiJe, hari ini, halte Senen TOYOTA Rangga sudah beroperasi secara Uji Coba Fungsional melayani pelanggan,” demikian tertulis. 

Baca juga: Cek 5 Rute Baru TransJabodetabek, Bisa ke PIK hingga Bogor 

Halte Senen TOYOTA Rangga melayani layanan BRT Koridor 2 (Pulo Gadung-Monas), rute 2A (Pulo Gadung-Rawa Buaya), rute 7F (Kampung Rambutan-Juanda via Cempaka Putih), Koridor 14 (Jakarta Internasional Stadium-Senen) serta angkutan umum terintegrasi atau Non BRT rute 14B (Tanjung Priok-Senen via JIS).

Halte ini berganti nama menjadi Halte Senen Toyota Rangga beberapa waktu lalu. Sebelumnya, tempat pemberhentian bus Transjakarta ini bernama Halte Pasar Senen. 

Pengoperasian Halte Transjakarta Senen Toyota Rangga ini menambah jumlah halte yang beroperasi secara uji coba fungsional setelah mengalami kerusakan saat demonstrasi akhir Agustus 2025. Sebelumnya, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) juga sudah melakukan uji coba fungsional halte Bundaran Senayan pada Jumat, 5 September 2025.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Welfizon Yuza mengungkapkan bahwa manajemen berupaya memenuhi target Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang ingin seluruh halte Transjakarta terdampak demo bisa beroperasi dalam satu minggu. 

 

Beberapa di antaranya adalah Halte Bundaran Senayan melayani Koridor 1 (Blok M-Kota), rute 1F (Stasiun Palmerah-Bundaran Senayan), rute 1W (Blok M-Ancol), rute 6M (Stasiun Manggarai-Blok M), rute 6V (Ragunan-Senayan Bank DKI), rute 9C (Pinang Ranti-Bundaran Senayan), rute 10H (Tanjung Priok-Bundaran Senayan), dan rute S61 (Alam Sutera-Blok M). 

Dia menambahkan, Transjakarta adalah moda transportasi masyarakat yang melayani lebih dari 1,3 juta orang setiap hari. Hal ini menandakan bahwa transportasi berbasis jalan raya ini menjadi andalan banyak orang.

Sementara itu, dalam akun media sosial Instagram Dishub DKI Jakarta, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan bahwa Halte Senen Sentral akan berganti nama menjadi Halte Jaga Jakarta.

Pada Minggu, 7 September 2025, Syafrin meninjau gladi peresmian Halte Jaga Jakarta dan Peluncuran Bus Listrik. Dia memeriksa langsung kondisi Halte Senen Sentral yang sedang diperbaiki dan dipersiapkan untuk digunakan kembali dengan penamaan baru.

Dia pun berharap seluruh fasilitas transportasi umum yang mengalami kerusakan dapat segera pulih agar masyarakat bisa kembali merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam beraktivitas menggunakan transportasi umum di Jakarta.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
Editor:

SEBELUMNYA

Profil Nandi Juliawan, Pemeran Encuy di Preman Pensiun Meninggal Dunia

BERIKUTNYA

Studi: Main Alat Musik Bisa Meningkatkan Kesehatan Otak Hingga Lanjut Usia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga