Jersey Kolaborasi Gushcloud X Fajar Ramadhan (sumber : Fajar Ramadhan)

Fajar Ramadhan, Desainer Jersey Persija dan Timnas, Luncurkan Koleksi 10 Tahun Berkarya

03 September 2025   |   07:51 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Setelah satu dekade dikenal sebagai desainer yang meracik beragam jersey ikonik, Fajar Ramadhan (@fajarrusalem) melangkah ke babak baru dalam kariernya dengan merilis karya kolaborasi dengan Gushcloud Indonesia lewat jersey edisi spesial bertajuk “10 Tahun Berkarya.”

Selama ini, nama Fajar lekat dengan berbagai desain apparel, mulai dari jersey Persija Jakarta, Tim Nasional Indonesia 2020–2022, klub Inggris Tranmere Rovers, hingga F.C.V. Dender dari Belgia. Namun, lewat proyek ini, Fajar masuk ke ranah kolaborasi yang mempertemukannya dengan jaringan kreator yang lebih luas.

Perilisan jersey edisi spesial ini mendapat sambutan positif dari publik. Pre-order yang hanya dijadwalkan dibuka satu kali. Kini dibuka hingga tahap kedua, karena antusiasme yang tinggi.

Baca Juga: Mauro Nils Zijlstra Resmi Jadi WNI, Siap Membela Timnas Sepak Bola Indonesia

“Surprisingly banyak banget yang suka. Bahkan sampai ada pre-order susulan meskipun jumlahnya terbatas. Gushcloud juga bantu banget lewat jaringan kreator yang dimiliki, sehingga jersey kolaborasi ini bisa dilihat lebih banyak orang,” ujar Fajar.

Kolaborasi ini lahir dari perpaduan keahlian Fajar dalam merancang jersey dengan kekuatan distribusi Gushcloud sebagai manajemen kreator global. Fajar bertanggung jawab penuh atas desain dan konsep visual, sementara Gushcloud menghadirkan dukungan strategis berupa promosi melalui ekosistem kreator dan publik figur.

Sejumlah nama seperti Bambang Bayu Saptaji (BBS), Gina Selvina (Kimbab Family), Angga Nggok (CEO Podkesmas), dan Remi Satriyo ikut mengenakan jersey ini dan membagikannya di media sosial, sehingga karya Fajar menjangkau audiens yang lebih luas dari biasanya.

Dicky Ahmad Ghiffari, Senior Corporate Communications Gushcloud Indonesia mengatakan bahwa kerja sama ini lebih dari sekadar perilisan apparel. Apalagi saat ini pihaknya juga melihat bahwa tren jersey bukan hanya dipakai untuk olahraga, tapi untuk lifestyle dengan tren blokecore yang semakin dikenal.

“Ini jadi salah satu cara kami memperkenalkan Gushcloud dari sebuah jersey, sekaligus mendukung desainer lokal untuk lebih dikenal.”

Jersey “10 Tahun Berkarya” hadir dengan sejumlah elemen desain yang sarat makna seperti garis pinstripe putih di atas dasar gelap menghadirkan nuansa klasik yang sering ditemukan pada jersey klub Eropa, sekaligus memberi kesan elegan.

Sementara itu, logo angka “10” dengan emblem emas berbentuk lingkaran di dada kanan menjadi simbol perayaan satu dekade Fajar berkarya. Lingkaran tersebut dihiasi tulisan “10 Years as Professional Apparel Designer,” yang menegaskan momen selebrasi personalnya.

Menariknya, koleksi ini juga memiliki motif geometris pada kerah memberikan sentuhan etnik yang membedakan jersey ini dari desain mainstream, seolah menyelipkan identitas lokal dalam gaya global. Kombinasi detail tersebut menjadikan jersey ini bukan hanya merchandise kolektibel, tetapi juga medium cerita tentang perjalanan, identitas, dan kolaborasi lintas industri.

Selain perilisan jersey, Fajar juga merayakan perjalanan kreatifnya dengan pameran “10 Tahun Berkarya.” Pameran ini hadir dalam dua format yaitu online exhibition di fajarrusalem.com serta mini offline exhibition di Spoke Coffee & Kitchen, Bogor, pada 16–26 Agustus 2025.

Fajar berharap pameran ini dapat membuka mata publik bahwa profesi apparel designer, khususnya desainer jersey, punya peran penting di industri kreatif. “Harapan saya, pameran ini bisa jadi motivasi buat teman-teman desainer lain. Ini bukan garis akhir, justru semoga bisa jadi pionir agar pameran sejenis makin besar dan bisa hadir di kota-kota lainnya,” ujarnya.

Meski telah menandai satu dekade perjalanan, Fajar masih menyimpan ambisi besar. Dia bermimpi suatu hari bisa merancang jersey untuk klub besar Eropa atau bahkan tim nasional peserta Piala Dunia.

“Kalau mimpi pribadi, saya pengen banget desain jersey untuk Liverpool, PSV, Borussia Monchengladbach, dan Parma,” katanya.

Baca Juga: Jadwal Laga Timnas U-23 Indonesia vs Laos di Kualifikasi AFC U-23 2026

SEBELUMNYA

Fitur Live TikTok Sudah Bisa Diakses Usai Ditangguhkan Sejak Akhir Pekan Lalu

BERIKUTNYA

Rekomendasi Kdrama Tentang Pendewasaan, Ada 2521 hingga Our Unwritten Seoul

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga