Ilustrasi rumah di Amerika. (Sumber gambar: Zac Gudakov/Unsplash)

6 Alasan Rumah-Rumah di Amerika Tidak Punya Pagar

02 September 2025   |   17:30 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Jika Genhype gemar menonton film-film Amerika atau Hollywood, tentu kalian sering melihat rumah-rumah tidak berpagar. Kebanyakan hunian di Negeri Paman Sam memiliki halaman depan yang luas dengan rerumputan hijau, tanaman, dan pohon-pohon namun tidak memiliki pagar.

Rumah dengan pagar tembok yang tinggi jarang dijumpai di Amerika. Dikutip dari Think Real Estate, sekitar 50 persen rumah di Amerika Serikat (AS) memiliki pagar halaman belakang, namun jarang yang menerapkannya untuk halaman depan rumah.

Sekalipun ada pagar di depan rumah, biasanya akan dibuat rendah dengan material kayu yang berfungsi sebagai pembatas, alih-alih melindungi rumah dari pandangan publik. Rumah-rumah berpagar tinggi biasanya dijumpai di beberapa negara bagian seperti Texas atau di daerah dengan tingkat kejahatan tinggi.
 
Ada sejumlah alasan kenapa kebanyakan rumah di Amerika tidak menggunakan pagar, baik dari segi keamanan, budaya, penghematan biaya, aturan lingkungan setempat, kenyamanan hingga keterbatasan ruang. Berikut adalah beberapa diantaranya.
 
 

1. Alasan Keamanan

Melansir dari Forum Daily Woman, di banyak negara bagian Amerika, mendirikan pagar di pintu masuk rumah bisa dianggap tindakan ilegal karena hal ini dapat menjadi penghalang bagi mobil pemadam kebakaran untuk lewat jika terjadi kebakaran.

Faktanya, rumah-rumah di Amerika kebanyakan terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Fasadnya terbuat dari kayu, dan dindingnya terbuat dari papan gipsum. Akibatnya, jika terjadi kebakaran, seluruh area dapat dengan mudah terbakar karena api akan menjalar dari rumah ke rumah.
 
Oleh karena itu, sangat penting untuk segera melokalisasi api. Untuk melakukan hal ini, pemadam kebakaran harus dapat berkendara mendekati rumah. Selain itu, tidak adanya pagar juga memudahkan polisi untuk masuk ke dalam rumah warga dalam keadaan darurat.
 

Ilustrasi rumah di Amerika. (Sumber gambar: Dillon Kydd/Unsplash)

Ilustrasi rumah di Amerika. (Sumber gambar: Dillon Kydd/Unsplash)


 

2. Alasan Budaya hingga Agama

Pagar bukan budaya orang Amerika, dan banyak dari mereka yang menganggap pagar sebagai bentuk sikap antisosial. Sebaliknya, mereka memiliki kesadaran untuk saling menghormati ruang personal tetangga sekitar, sehingga merasa tidak perlu memagar rumah.
 
Sementara menurut kepercayaan Protestan yang dianut banyak orang di Amerika, mereka diajarkan untuk hidup dalam damai dan harmoni, tidak meninggikan diri di atas orang lain, tidak mengisolasi diri dari sesama. Karena itulah mereka merasa tidak perlu membuat pagar di rumah.

 

3. Aturan Lingkungan Sekitar

Alasan lain yang membuat banyak rumah di Amerika tidak berpagar ialah aturan lingkungan sekitar. Di setiap kompleks perumahan biasanya ada aturan dari asosiasi pemilik rumah yang mengatur hal-hal seputar hunian, mulai dari pemasangan pagar, pemotongan rumput hingga dekorasi. Termasuk, biasanya ada juga undang-undang zonasi yang harus dipatuhi.
 
Ada aturan yang tegas melarang pemasangan pagar di beberapa lingkungan perumahan, atau pemilik rumah perlu mendapatkan persetujuan dari pemerintah kota sebelum memasang pagar. Aturan ini pun akhirnya cukup untuk mencegah beberapa orang memasang pagar di rumah mereka.
 
Selain itu, ada juga aturan sosial seperti harus bertanya kepada tetangga terlebih dahulu sebelum memasang pagar. Beberapa tetangga mungkin merasa tersinggung menemukan pagar di sebelah rumah mereka tanpa pemberitahuan apapun. Akhirnya, banyak orang Amerika lebih suka menghindari semua aturan dan persoalan tersebut dan tidak menggunakan pagar.
 

Ilustrasi rumah di Amerika. (Sumber gambar: Dillon Kydd/Unsplash)

Ilustrasi rumah di Amerika. (Sumber gambar: Dillon Kydd/Unsplash)

 
 

4. Alasan Biaya

Kebanyakan rumah di Amerika tidak dilengkapi pagar terutama di halaman depan juga karena biaya pemasangan pagar baru yang cukup tinggi sehingga banyak orang enggan menggunakannya. Selain itu, di beberapa area, pemilik rumah mungkin perlu meminta kontraktor untuk memasang pagar karena pemerintah kota tidak akan memberikan izin untuk melakukannya sendiri.
 
Meskipun bisa melakukannya sendiri, pemilik rumah tetap perlu mengeluarkan biaya untuk material, termasuk harus membayar izin dari pemerintah kota. Dengan demikian, tidak memiliki pagar di rumah mereka memungkinkan warga Amerika menghemat biaya.

 

5. Keterbatasan Ruang

Kurangnya ruang menjadi alasan lain mengapa pagar jarang ditemukan di rumah-rumah Amerika. Hal ini terutama berlaku untuk rumah-rumah di daerah perkotaan yang lahannya sangat terbatas. 
 
Di tempat-tempat seperti itu, membangun pagar untuk properti tertentu hampir tidak mungkin dilakukan karena ruang antar properti sudah sangat sempit. Pagar dapat semakin membuat ruang sempit dan membatasi kebebasan para penghuni rumah.

 

6. Ganggu Tampilan & Kenyamanan

Buat sebagian warga Amerika, pagar justru mengganggu tampilan estetika rumah. Sebaliknya, mereka justru lebih suka membuat pagar di halaman belakang rumah, sehingga orang tua dapat dengan aman membiarkan anak-anak mereka bermain dan tidak khawatir mereka akan meninggalkan lingkungan rumah.
 
Selain itu, alasan lain mengapa banyak rumah di Amerika tidak memiliki pagar adalah karena lebih mudah dan nyaman saat memotong rumput. Bagi mereka, rumah dengan pagar membuat mereka harus memotong rumput termasuk memangkas tepinya agar tidak mengotori atau merusak pagar. Akhirnya, banyak orang menghindari hal ini sama sekali dengan tidak memasang pagar di rumah mereka.

SEBELUMNYA

Bukan Sekadar Pelihara Lucu-Lucuan, Tips Rawat Hamster Agar Panjang Umur

BERIKUTNYA

Profil Seniman Sho Shibuya, Bendera Merah Putih di Kanvas Koran the New York Times

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga