Fakta Menarik Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Kampus Vannes Wijaya Juara COC
25 August 2025 |
17:30 WIB
Vannes Wijaya, mahasiswa jurusan Ilmu Komputer dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura, berhasil meraih gelar juara dalam ajang Clash of Champions (COC) Season 2 yang diselenggarakan oleh Ruangguru. Final kompetisi ini berlangsung pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di Balai Sarbini, Jakarta, dan disiarkan melalui YouTube serta aplikasi Ruangguru.
Pada babak final, Vannes bersaing ketat dengan Roche dari Universitas Indonesia dan Deo (Amadeo Yesa) dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Vannes unggul setelah memenangkan dua dari tiga permainan penentu, yaitu Number Trail dan Logic Race, meskipun sempat tertinggal di Memory Stack.
Baca Juga: Profil Para Juara Clash of Champions 2, Vannes Jadi Pemenang
Vannes menempuh pendidikan di Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Salah satu universitas terkemuka di dunia yang terkenal dengan penelitian dan pendidikan di bidang sains, teknologi, dan teknik. Berdasarkan informasi dari laman resminya, berikut fakta-fakta menarik NTU Singapura.
Pada 1996, NTI bergabung dengan College of Education, sehingga cakupan pendidikan NTU menjadi lebih luas, mencakup sains, teknologi, dan pendidikan guru. Seiring berjalannya waktu, NTU mulai dikenal secara internasional sebagai universitas riset terkemuka, khususnya di bidang teknik, teknologi, dan ilmu komputer.
Kanpus ini juga menunjukkan keunggulannya dalam bidang teknik dan teknologi. Dalam QS World University Rankings by Subject 2025, NTU menempati peringkat 11 dunia untuk kategori Engineering & Technology, dan 6 dunia untuk Computer Science and Information Systems .
Selain itu, NTU juga memiliki 8 perpustakaan yang tersebar di seluruh kampus, termasuk Lee Wee Nam Library sebagai perpustakaan utama yang menyimpan koleksi sains dan teknik. Perpustakaan ini menawarkan ruang baca yang nyaman dengan pemandangan hijau kampus dan fasilitas wellness area untuk mendukung kesejahteraan pengunjung.
Untuk mendukung kehidupan mahasiswa, NTU menyediakan 24 asrama yang tersebar di berbagai lokasi kampus. Setiap asrama dilengkapi dengan fasilitas seperti ruang baca, dapur bersama, dan area laundry, serta menawarkan berbagai pilihan kamar dengan harga yang bervariasi.
Di bidang seni dan hiburan, universitas ini juga menghasilkan nama-nama besar seperti penyanyi terkenal Singapura Stefanie Sun, penyanyi asal Hong Kong Vincy Chan, dan motivator asal Indonesia Merry Riana.
Baca Juga: Rupanya Ini 7 Strategi Belajar Peserta Clash of Champions Jebolan KAIST
Pada babak final, Vannes bersaing ketat dengan Roche dari Universitas Indonesia dan Deo (Amadeo Yesa) dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Vannes unggul setelah memenangkan dua dari tiga permainan penentu, yaitu Number Trail dan Logic Race, meskipun sempat tertinggal di Memory Stack.
Baca Juga: Profil Para Juara Clash of Champions 2, Vannes Jadi Pemenang
Vannes menempuh pendidikan di Nanyang Technological University (NTU) Singapura. Salah satu universitas terkemuka di dunia yang terkenal dengan penelitian dan pendidikan di bidang sains, teknologi, dan teknik. Berdasarkan informasi dari laman resminya, berikut fakta-fakta menarik NTU Singapura.
1. Sejarah Panjang NTU
Sejarah panjang NTU Singapura berawal dari Nanyang University (Nantah) yang didirikan pada 1955, sebuah perguruan tinggi yang terkenal dengan pendidikan bahasa Tionghoa dengan fokus pada humaniora, ilmu sosial, dan ilmu dasar. Pada 1991, pemerintah Singapura mendirikan Nanyang Technological Institute (NTI) untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang teknik dan teknologi, yang kemudian berkembang menjadi NTU.Pada 1996, NTI bergabung dengan College of Education, sehingga cakupan pendidikan NTU menjadi lebih luas, mencakup sains, teknologi, dan pendidikan guru. Seiring berjalannya waktu, NTU mulai dikenal secara internasional sebagai universitas riset terkemuka, khususnya di bidang teknik, teknologi, dan ilmu komputer.
2. Salah Satu Universitas Terbaik di Dunia
Mengutip laman Top Universities, NTU Singapura kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam peringkat dunia. Dalam QS World University Rankings 2026, NTU berhasil naik tiga peringkat ke posisi 12 dunia, memperkuat posisinya sebagai salah satu universitas terbaik di dunia.Kanpus ini juga menunjukkan keunggulannya dalam bidang teknik dan teknologi. Dalam QS World University Rankings by Subject 2025, NTU menempati peringkat 11 dunia untuk kategori Engineering & Technology, dan 6 dunia untuk Computer Science and Information Systems .
3. Kampus Ramah Lingkungan
Kampus NTU Singapura merupakan salah satu kampus paling modern dan ramah lingkungan di dunia. Terletak di bagian barat Singapura, kampus utamanya mencakup area seluas lebih dari 400 hektar dan dirancang sebagai smart campus yang mengintegrasikan teknologi canggih dengan prinsip keberlanjutan. Sebanyak 95 persen bangunan kampus NTU memiliki sertifikasi Green Mark yang menunjukkan komitmen universitas terhadap praktik ramah lingkungan.4. Arsitektur dan Fasilitas Kampus
Salah satu ikon arsitektur kampus NTU adalah The Hive, sebuah bangunan berbentuk menyerupai keranjang dim sum yang dirancang oleh arsitek Thomas Heatherwick. Bangunan ini terdiri dari 8 lantai dan berfungsi sebagai ruang kelas yang mendukung metode pengajaran modern.Selain itu, NTU juga memiliki 8 perpustakaan yang tersebar di seluruh kampus, termasuk Lee Wee Nam Library sebagai perpustakaan utama yang menyimpan koleksi sains dan teknik. Perpustakaan ini menawarkan ruang baca yang nyaman dengan pemandangan hijau kampus dan fasilitas wellness area untuk mendukung kesejahteraan pengunjung.
Untuk mendukung kehidupan mahasiswa, NTU menyediakan 24 asrama yang tersebar di berbagai lokasi kampus. Setiap asrama dilengkapi dengan fasilitas seperti ruang baca, dapur bersama, dan area laundry, serta menawarkan berbagai pilihan kamar dengan harga yang bervariasi.
5. Alumni Sukses dan Berpengaruh
NTU Singapura telah melahirkan banyak alumni yang sukses dan berpengaruh di berbagai bidang. Di dunia bisnis, ada Vinod Kannan, CEO Vistara Airlines, dan Ajit Mohan, Chief Business Officer Snap Inc. Dalam bidang pemerintahan, NTU melahirkan tokoh seperti Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri Indonesia, serta Zaqy Mohamad, menteri di Singapura.Di bidang seni dan hiburan, universitas ini juga menghasilkan nama-nama besar seperti penyanyi terkenal Singapura Stefanie Sun, penyanyi asal Hong Kong Vincy Chan, dan motivator asal Indonesia Merry Riana.
Baca Juga: Rupanya Ini 7 Strategi Belajar Peserta Clash of Champions Jebolan KAIST
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.