Kuliner (Sumber gambar: Unsplash/Hakam magdea fardana ansie)

Viral di TikTok, Apa Sih Arti Kata Yareu dalam Konten Mukbang?

21 August 2025   |   08:30 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Like
Bagi Genhype yang gemar menghabiskan waktu scrolling di TikTok atau X (dulu Twitter), mungkin belakangan ini sering mendengar kata Yareu muncul di berbagai konten. Istilah ini biasanya banyak digunakan dalam video mukbang (makan dalam porsi besar) kreator Korea.

Para kreator mukbang biasanya mengucapkan yareu sembari mengedipkan matanya. Hal tersebut membuat banyak penonton, khususnya yang tidak paham bahasa Korea, jadi penasaran dengan arti sebenarnya dari “Yareu”.

Mengutip dari situs berbahasa Korea, Khti.tistory, “Yareu” tidak memiliki arti jelas dalam bahasa Korea. Kata ini lebih tepat disebut sebagai neologisme, yaitu istilah atau frasa baru yang sedang berkembang, tetapi belum diakui secara resmi dalam kosakata umum.

Baca juga: Tren Japanese Walking Viral di TikTok, Apa Manfaatnya untuk Kesehatan?

Neologisme sendiri sering muncul karena adanya perubahan budaya dan teknologi. Jadi, bisa dibilang “Yareu” lahir dari tren digital dan gaya berkomunikasi baru yang cepat menyebar lewat media sosial.

Salah satu yang mempopulerkan kata ini adalah kreator mukbang asal Korea Selatan bernama Kwon Hoe Hoon. Ia sering mengucapkan “Yareu” ketika mencicipi makanan enak dan ingin menunjukkan kesukaannya pada kudapan tersebut.

Dalam konteks itu, Yareu bisa dianggap sebagai ungkapan positif untuk menunjukkan rasa puas dan kenikmatan ketika menyantap makanan. Kesan ini semakin kuat berkat ekspresi yang biasanya menyertai ucapannya, seperti kedipan mata atau gerakan kecil lainnya.

Dari hal tersebut, istilah ini menyebar luas di kalangan penontonnya dan kemudian menjalar ke remaja Korea Selatan pada umumnya. Tidak berhenti di Korea saja, “Yareu” kini juga dipakai oleh anak muda dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Banyak kreator konten yang ikut menirukan gaya ucapan ini ketika membuat video makanan.

Sementara itu, situs berbahasa Korea lain, infoinfo5.tistory, kata “Yareu” bisa dipahami lebih sebagai bahasa gaul atau slang. Kata ini juga dianggap sebagai bentuk onomatope atau mimetik, yaitu kata yang menirukan bunyi atau ekspresi tanpa makna khusus.

Remaja Korea sendiri biasanya menggunakan “Yareu” untuk mengekspresikan rasa kagum, terkejut, atau sekadar menunjukkan suasana hati. Dalam konteks mukbang, kata ini bisa dianggap sebagai cara santai untuk menunjukkan betapa lezatnya makanan yang sedang disantap.

Umumnya, kata yareu digunakan sebagai bagian akhir suatu kalimat sehingga terasa seperti hook di dalam konten. Susunan kalimat yang biasa dipakai ialah "Yorobun, onereun mukbangen [nama makanan], yareu!" yang berarti "Semuanya, hari ini mukbang-nya [nama makanan], yareu!"

Baca juga: 25 Persen Milenial dan Gen Z Rutin Coba Makanan Viral Tiap Bulan

Saat kata yareu terucap, seseorang biasanya akan menambahkan ekspresi tertentu, seperti kedipan mata. Tak jarang, mereka juga menambahkan kata lain sebagai penguat, seperti “Jinjja daebak” yang berarti “benar-benar luar biasa”.

Sampai sekarang, kata “Yareu” terus dipakai di berbagai konten kuliner, baik di Korea maupun di Indonesia. Meski tidak punya arti baku, kata ini berhasil menjadi bagian dari tren budaya digital yang membuat interaksi di media sosial jadi lebih seru.
 

SEBELUMNYA

KRL dan Kereta Jarak Jauh Sempat Dihentikan Imbas Gempa Bekasi, Kini Kembali Normal

BERIKUTNYA

Cek Klasemen Terbaru & Jadwal Tanding Timnas Putri Indonesia di Piala AFF U-16

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga