Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Minggu (17/8/2025). (Sumber Gambar: Youtube Sekretariat Presiden)

Baju Demang Prabowo Berwarna Putih Gading, Berbeda dari Pakem Warna Gelap

17 August 2025   |   19:13 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Indonesia, Presiden Prabowo meneruskan kebiasaan yang sudah dibangun oleh pemerintahan silam, yakni menggunakan pakaian adat. Pada kali ini, orang nomor satu di Indonesia itu menggunakan pakaian khas Betawi, yakni baju Demang yang berbeda pada umumnya. 

Dikutip dari buku Pakaian Adat Tradisional Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Departemen Pendidikan dan Kebudayaan 1995/1996, baju Demang umumnya terdiri dari jas tutup berwarna gelap. Kantong terdapat di bagian muka, dengan kantong atas dan dua dibagian bawah.

Kemudian, pantalon sewarna dengan jas, yang panjangnya hanya diatas panggul. Pada bagian pinggang diikatkan kain sarung Lasem, yang diikat serong pada bagian kepala sarung, memakai Iisko (surjan).

Baca juga: Kucing Bobby Kertanegara Pakai Baju Tenun Tanimbar Maluku di HUT Ke-80 Republik Indonesia

Salah satu ciri khas pakaian ini juga memakai perlengkapan kain sarung batik yang dilipat di atas celana panjang dan letaknya di bawah baju jas agak miring/serong , hingga pakaian ini lebih dikenal dengan nama pakaian Ujung-Serong. Pakaian Demang biasanya dipakai oleh masyarakat golongan atas atau para tokoh, pejabat kaum Betawi.

Untuk diketahui, pakaian adat Demang yang digunakan oleh Prabowo mengalami tidak menggunakan kain sarung lasem. Hal ini merupakan salah satu bentuk umum yang kerap dilakukan oleh banyak pejabat. Ketiadaan ikat tersebut juga membuat kesan yang lebih formal.

Sementara itu, penggunaan baju Demang dengan warna krem atau putih gading membuatnya menjadi orang nomor satu di Indonesia pertama yang sejauh ini menjadi yang terlihat tidak menggunakan warna gelap.

Dalam acara kenegaraan yang diadakan di Istana Negara tersebut, ada sejumlah pejabat yang menggunakan baju Demang. Namun, Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan warna terang menjadi terlihat begitu menonjol dan mencolok.

Penggunaan warga putih gading itu juga berbeda dengan pakem tradisional yang kerap menggunakan warna gelap dalam pakaian adat baju Demang. Meskipun begitu, kesan yang lebih segar, elegan, dan berwibawa tetap terlihat.

Lebih dari itu, Genhype juga dapat melihat bahwa penggunaan warna yang terang terhadap baju Demang dapat dilakukan selain warna gelap.

Dengan tampilnya Presiden Prabowo dalam balutan baju Demang putih gading, pakaian adat Betawi mendapatkan perhatian lebih luas di tingkat nasional. Masyarakat pun bisa melihat bahwa pakaian tradisional tidak hanya bisa hadir dalam bentuk yang baku, tetapi juga dapat tampil dengan sentuhan modern yang tetap menghormati akar budaya.

Dalam penampilannya, Presiden Prabowo juga memadukan baju Demang yang digunakan dengan kain Ujung Serong bernuansa emas dan merah yang menjuntai elegan, serta kalung dari rangkaian bunga melati.

Pakaian Demang yang digunakan oleh Prabowo juga kerap berbeda lantaran tidak menggunakan hiasan emas yang kerap ada di bagian dada. Dia terlihat hanya menggunakan tanda kenegaraan di bagian dada kopi sebelah kiri. Hiasan berwarna emas nampaknya ditiadakan lantaran tidak akan mencolok ketika berpadu dengan putih gading. Kondisi ini berbeda ketika baju demang yang digunakan berwarna gelap.

Baca juga:  Ini Makna Mendalam Baju Adat Betawi yang Dikenakan Presiden Prabowo di HUT ke-80 RI

SEBELUMNYA

Kado HUT RI, QRIS Berlaku di Jepang Mulai Hari Ini

BERIKUTNYA

Jangan Terlewat, Ada Karnaval Kemerdekaan & Atraksi Drone di Perayaan HUT RI ke-80

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: