Film Animasi Merah Putih: One for All (Sumber Foto: Tangkapan Layar YouTube Perfiki TV)

Cek Jumlah Penonton Hari Pertama Film Animasi Merah Putih: One For All, Seberapa Banyak?

15 August 2025   |   11:44 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Setelah ramai jadi bahan perbincangan karena sejumlah kontroversinya, film animasi Merah Putih: One For All akhirnya tetap tayang di bioskop pada Kamis, 14 Agustus 2025. Akan tetapi, penayangan perdana film produksi Perfiki Kreasindo ini terbilang terbatas, hanya hadir di segelintir bioskop. 

Di kawasan Jakarta, mengutip aplikasi Tix Id, film produksi Perfiki Kreasindo ini hanya tayang di Kelapa Gading XXI, Kemang Village XXI, dan Puri XXI. Sementara di wilayah penyangga, film ini hadir di Metmall Cileungsi XXI (Bogor), Depok XXI, Alam Sutera XXI (Tangerang), dan Mega Bekasi XXI (Bekasi). 

Film Merah Putih: One For All juga tayang di sejumlah bioskop XXI di luar kawasan Jabodetabek, seperti Ciwalk XXI di Bandung, DP Mall XXI di Semarang, dan Ciputra World XXI di Surabaya. Selain itu, jaringan Sam's Studio turut memutar film ini di beberapa kota, termasuk Kediri, Nganjuk, Solo, dan Klaten, meski dengan jumlah layar yang tetap terbatas dibandingkan film lain. 

Sementara itu, jaringan Cinepolis Indonesia justru membatalkan penayangan Merah Putih: One For All. Padahal, film animasi tersebut sebelumnya sudah dijadwalkan tayang pada Kamis, 14 Agustus 2025, seperti di bioskop lain.

Baca juga: Cek Bioskop yang Menayangkan Film Animasi Merah Putih One for All 

Keterbatasan jumlah layar tersebut berdampak pada raihan penonton pada hari pertama. Mengutip data dari Cinepoint, aplikasi pemantau rating dan box office film di Indonesia, Merah Putih: One For All hanya meraih kurang dari 1.000 orang. "Estimasi admisi 720 tiket," data Cinepoint dilihat di aplikasi resminya, Jumat (15/8/2025).

Jika dibanding beberapa film yang tayang perdana pada 14 Agustus 2025, jaraknya cukup jauh. Misalnya, film La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka meraih estimasi admisi 81.807 tiket, lalu Tinggal Meninggal meraih 25.054 tiket, dan Panggilan Dari Kubur sebanyak 14.341 tiket.

Film Merah Putih One for All yang disutradarai oleh Endiarto dan Bintang Takari ini bercerita tentang petualangan delapan anak dari berbagai daerah dan latar belakang budaya di Indonesia yang bersatu untuk menyelamatkan bendera pusaka desa mereka.

Cerita dimulai dari sebuah desa yang tenang dalam semangat menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, dan sekelompok anak terpilih menjadi Tim Merah Putih untuk menjaga bendera pusaka yang selalu dikibarkan pada upacara 17 Agustus setiap tahun. Akan tetapi 3 hari sebelum upacara, bendera itu hilang.

Delapan anak dari berbagai latar belakang budaya, yakni Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan China pun  bersatu dalam misi untuk menyelamatkan bendera merah putih pusaka yang hilang secara misterius.
 
Dalam proses pencarian, 8 anak itu harus mengatasi perbedaan, menembus sungai, hutan, dan badai. Mereka juga harus meredam ego demi satu tujuan mulia, yakni mengibarkan bendera pada Hari Kemerdekaan. 

Baca juga: Gaduh Merah Putih: One For All, Segini Biaya Ideal & Tahapan Produksi Film Animasi 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News
Editor:

SEBELUMNYA

Komedian Mpok Alpa Meninggal Dunia Usia 38 Tahun

BERIKUTNYA

Makna Motif Sawunggaling dan Batik Parang yang Menghiasi Gaun Barbie One of A Kind

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga