10 Film Bertema Kemerdekaan Indonesia, Merah Putih sampai Perang Kota
09 August 2025 |
09:27 WIB
Sejarah perjuangan bangsa Indonesia telah banyak diabadikan melalui karya-karya perfilman yang mengangkat kisah heroik para pejuang kemerdekaan. Lewat layar lebar, penonton diajak menyusuri kembali masa-masa penuh perjuangan dan tantangan, dari medan perang hingga ruang diplomasi yang membentuk fondasi negara ini.
Jajaran film bertema kemerdekaan berikut menjadi pengingat akan semangat dan tekad bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Berikut 10 film Indonesia bertema kemerdekaan yang bisa ditonton bersama keluarga saat momen HUT Ke-80 Kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Jadwal Piala Kemerdekaan 2025, Timnas Indonesia U-17 VS Mali, Tajikistan, dan Uzbekistan
Meski berbeda suku dan agama, empat kadet, Amir, Tomas, Dayan dan Marius, bersatu dan berjuang bersama dalam perang gerilya demi mengalahkan para tentara Belanda yang menyerbu markas mereka.
Empat kadet muda mendapat sebuah tugas sangat rahasia. Mereka dalam misi untuk menggempur sebuah lapangan udara penting untuk melawan kezaliman yang telah dilakukan Jendral Van Mook pada Agustus 1947.
Marius, Dayan dan Tomas dikirim ke Bali untuk membunuh Kolonel Raymer yang telah membantai keluarga Tomas. Rencana mereka jadi berantakan ketika mereka harus menyelamatkan Dayu dari pasukan Belanda.
Soekarno adalah film drama biografi Indonesia yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film yang dibintangi oleh Ario Bayu dan Maudy Koesnaedi ini dirilis pada 11 Desember 2013.
Setelah pemerintah Hindia Belanda menangkap pemimpin perjuangan kemerdekaan Indonesia, Soekarno, dia memperjuangkan keadilan negara dengan menyampaikan sebuah pidato bersejarah dalam persidangannya.
Oemar Said Tjokroaminoto (Reza Rahadian) yang lahir dari kaum bangsawan Jawa dengan latar belakang keislaman yang kuat, tidak diam saja melihat kondisi kemiskinan rakyat dan kesenjangan sosial selepas Tanam Paksa dan awal Politik Etis sekitar tahun 1900. Dia berani meninggalkan status kebangsawanannya dan bekerja sebagai kuli pelabuhan.
Tjokro berjuang dengan membangun organisasi Sarekat Islam, organisasi resmi bumiputera pertama terbesar, yang mempunyai sampai dua juta anggota. Dia berjuang untuk menyamakan hak dan martabat masyarakat bumiputera yang terjajah. Perjuangan ini menjadi awal lahirnya tokoh dan gerakan kebangsaan.
Menceritakan kisah Musa, seorang anak laki-laki penyemir sepatu di Surabaya pada masa perang kemerdekaan. Dia terlibat dalam peristiwa pertempuran 10 November 1945 sebagai kurir surat-surat rahasia untuk para pejuang. Film ini menyoroti perjuangan Musa, persahabatannya dengan Yumna dan Danu, serta kehilangan yang dialaminya selama perang.
Sekelompok kadet dari sekolah penerbang Angkatan Udara di Maguwo, bernama Sigit (Bisma Karisma), Mul (Kevin Julio), Har (Omara Esteghlal), dan Adji (Marthino Lio) berambisi untuk ikut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari Belanda pada 1947.
Perang Kota adalah sebuah film drama perang Indonesia yang disutradarai Mouly Surya dan dirilis pada 30 April 2025. Dibintangi oleh Chicco Jerikho, Ariel Tatum dan Jerome Kurnia, film ini merupakan adaptasi bebas dari novel tahun 1952 Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis
Berlatar kota Jakarta pada tahun 1946, Isa, mantan pejuang dan pemain biola berusia 35 tahun, menyusun sebuah rencana untuk menghabisi para musuh dengan meledakkan sebuah bioskop, tempat berkumpulnya para pejabat NICA Inggris dan Belanda.
Baca Juga: Nicholas Saputra Cerita Proses Pencarian Para Pemain Film Rangga & Cinta
Jajaran film bertema kemerdekaan berikut menjadi pengingat akan semangat dan tekad bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaannya. Berikut 10 film Indonesia bertema kemerdekaan yang bisa ditonton bersama keluarga saat momen HUT Ke-80 Kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Jadwal Piala Kemerdekaan 2025, Timnas Indonesia U-17 VS Mali, Tajikistan, dan Uzbekistan
1. Merah Putih (2009)
Merah Putih adalah film drama historis Indonesia yang dirilis tahun 2009 dan merupakan bagian pertama dari rangkaian film "Trilogi Merdeka" yang merupakan trilogi film perjuangan pertama di Indonesia. Film ini disutradarai oleh Yadi Sugandi dan dirilis dengan semboyan "Untuk merdeka mereka bersatu".Meski berbeda suku dan agama, empat kadet, Amir, Tomas, Dayan dan Marius, bersatu dan berjuang bersama dalam perang gerilya demi mengalahkan para tentara Belanda yang menyerbu markas mereka.
2. Darah Garuda (2010)
Darah Garuda atau Merah Putih II adalah film drama fiksi historis Indonesia yang dirilis pada 2010 dan bagian kedua dari rangkaian film Trilogi Merdeka yang merupakan trilogi film perjuangan pertama di Indonesia. Film ini disutradarai oleh Yadi Sugandi dan Conor Allyn.Empat kadet muda mendapat sebuah tugas sangat rahasia. Mereka dalam misi untuk menggempur sebuah lapangan udara penting untuk melawan kezaliman yang telah dilakukan Jendral Van Mook pada Agustus 1947.
3. Hati Merdeka (2011)
Hati Merdeka adalah film drama fiksi historis Indonesia yang dirilis pada 2011, serta menjadi bagian ketiga dari rangkaian film "Trilogi Merdeka" yang merupakan trilogi film perjuangan pertama di Indonesia. Film ini disutradarai oleh Yadi Sugandi dan Conor Allyn.Marius, Dayan dan Tomas dikirim ke Bali untuk membunuh Kolonel Raymer yang telah membantai keluarga Tomas. Rencana mereka jadi berantakan ketika mereka harus menyelamatkan Dayu dari pasukan Belanda.
4. Soekarno 2013
Soekarno adalah film drama biografi Indonesia yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Film yang dibintangi oleh Ario Bayu dan Maudy Koesnaedi ini dirilis pada 11 Desember 2013.Setelah pemerintah Hindia Belanda menangkap pemimpin perjuangan kemerdekaan Indonesia, Soekarno, dia memperjuangkan keadilan negara dengan menyampaikan sebuah pidato bersejarah dalam persidangannya.
5. Jenderal Soedirman (2015)
Jenderal Soedirman adalah film biopik Indonesia yang dirilis pada 2015. Menceritakan tentang kiprah salah satu tokoh pahlawan Indonesia, Soedirman. Seorang jenderal yang begitu gigih berjuang dan berperang gerilya melawan penjajahan Belanda walaupun menderita penyakit paru-paru.6. Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015)
Tjokroaminoto: Guru Bangsa adalah film drama biografi Indonesia yang dirilis pada 2015. Disutradarai oleh Garin Nugroho dan diproduseri Christine Hakim. Melibatkan beberapa aktor/akris seperti Reza Rahardian, Christine Hakim, Didi Petet, Alex Komang, Egi Fedly, Sujiwo Tedjo, Maia Estianty, dan lainnya.Oemar Said Tjokroaminoto (Reza Rahadian) yang lahir dari kaum bangsawan Jawa dengan latar belakang keislaman yang kuat, tidak diam saja melihat kondisi kemiskinan rakyat dan kesenjangan sosial selepas Tanam Paksa dan awal Politik Etis sekitar tahun 1900. Dia berani meninggalkan status kebangsawanannya dan bekerja sebagai kuli pelabuhan.
Tjokro berjuang dengan membangun organisasi Sarekat Islam, organisasi resmi bumiputera pertama terbesar, yang mempunyai sampai dua juta anggota. Dia berjuang untuk menyamakan hak dan martabat masyarakat bumiputera yang terjajah. Perjuangan ini menjadi awal lahirnya tokoh dan gerakan kebangsaan.
7. Battle of Surabaya (2015)
Battle of Surabaya adalah film animasi 2D, drama, aksi dan sejarah Indonesia yang diproduksi MSV Pictures pada 2015. Karya perdana sutradara muda Aryanto Yuniawan ini menampilkan tokoh dan cerita fiktif, tetapi berlatar belakang sejarah perjuangan bangsa Indonesia pada saat perang Surabaya 1945.Menceritakan kisah Musa, seorang anak laki-laki penyemir sepatu di Surabaya pada masa perang kemerdekaan. Dia terlibat dalam peristiwa pertempuran 10 November 1945 sebagai kurir surat-surat rahasia untuk para pejuang. Film ini menyoroti perjuangan Musa, persahabatannya dengan Yumna dan Danu, serta kehilangan yang dialaminya selama perang.
8. Kadet 1947 (2021)
Kadet 1947 adalah sebuah film drama biografi perang Indonesia pada 2021 yang disutradarai serta ditulis oleh Rahabi Mandra dan Aldo Swastia. Film ini terinspirasi dari peristiwa misi serangan udara pertama Angkatan Udara Republik Indonesia yang dilakukan oleh para kadet (calon penerbang Angkatan Udara) di markas pertahanan Belanda di Semarang, Salatiga, dan Ambarawa pada 29 Juli 1947.Sekelompok kadet dari sekolah penerbang Angkatan Udara di Maguwo, bernama Sigit (Bisma Karisma), Mul (Kevin Julio), Har (Omara Esteghlal), dan Adji (Marthino Lio) berambisi untuk ikut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari Belanda pada 1947.
9. Perburuan (2019)
Perburuan adalah film drama sejarah Indonesia yang dirilis pada 2019. Disutradarai Richard Oh dan dibintangi Adipati Dolken, Ayushita, Ernest Samudra, Khiva Ishak, dan Michael Kho. Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Pramoedya Ananta Toer.
Alur film ini berlatarkan enam bulan setelah kegagalan tentara Pembela Tanah Air (PETA) melawan tentara Jepang di Indonesia. Kekalahan itu menyebabkan shodancho PETA Hardo yang terluka akibat perang kembali ke kampung halamannya di Blora, Jawa Tengah. Saat bersembunyi dari Jepang, Hardo justru dihadapkan pada sebuah rahasia pengkhianatan orang terdekatnya.
10. Perang Kota
Perang Kota adalah sebuah film drama perang Indonesia yang disutradarai Mouly Surya dan dirilis pada 30 April 2025. Dibintangi oleh Chicco Jerikho, Ariel Tatum dan Jerome Kurnia, film ini merupakan adaptasi bebas dari novel tahun 1952 Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar LubisBerlatar kota Jakarta pada tahun 1946, Isa, mantan pejuang dan pemain biola berusia 35 tahun, menyusun sebuah rencana untuk menghabisi para musuh dengan meledakkan sebuah bioskop, tempat berkumpulnya para pejabat NICA Inggris dan Belanda.
Baca Juga: Nicholas Saputra Cerita Proses Pencarian Para Pemain Film Rangga & Cinta
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.