Top Up GoPay Gagal Masuk? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
05 August 2025 |
14:00 WIB
Sejumlah pengguna GoPay mengeluhkan saldo mereka terpotong namun tidak masuk ke akun pada Senin (4/8/2025) siang. Keluhan ini ramai muncul di media sosial dan berbagai forum pengguna. Meskipun top up sudah dilakukan, transaksi dinyatakan gagal atau tertunda tanpa kejelasan.
Apa sebenarnya yang terjadi dan bagaimana cara mengatasinya?
GoPay, sebagai salah satu dompet digital terpopuler di Indonesia, memang memiliki sejumlah batasan teknis terkait saldo dan transaksi. Misalnya, pengguna GoPay biasa hanya memiliki limit maksimal Rp2 juta, sedangkan pengguna GoPay Plus bisa menyimpan hingga Rp20 juta. Jika transaksi melebihi batas tersebut, proses top up bisa gagal secara otomatis.
Baca juga: Cara Menggunakan Fitur Split Bill di Aplikasi GoPay
Untuk menggunakan layanan ini, pengguna perlu melakukan pengisian atau top up saldo GoPay terlebih dahulu melalui berbagai metode, seperti mobile banking, internet banking, minimarket, hingga ATM.
Jika mengalami kendala saat top up, ada beberapa hal yang perlu diperiksa. Salah satunya adalah jumlah top up yang melebihi batas limit transaksi bulanan. Bagi akun yang belum di-upgrade ke GoPay Plus, batas maksimum saldo hanya Rp2 juta—termasuk saldo isi ulang, transfer dari teman, hingga cashback. Sementara itu, pengguna GoPay Plus memiliki batas maksimal hingga Rp20 juta.
Secara keseluruhan, batas maksimum saldo masuk ke akun GoPay adalah Rp20 juta untuk pengguna biasa dan Rp40 juta untuk pengguna GoPay Plus. Batas ini mencakup seluruh transaksi yang diterima dan akan direset setiap tanggal 1 setiap bulan. Jika transaksi melebihi batas tersebut, proses top up tidak akan diproses.
Perlu diingat bahwa beberapa bank memiliki kebijakan limit harian sendiri tergantung pada jenis kartu ATM atau debit yang digunakan. Karena itu, pengisian saldo juga bisa tertolak apabila melebihi batas yang ditentukan oleh pihak bank.
Kendala lain yang bisa menyebabkan saldo tidak masuk adalah kesalahan dalam memasukkan nomor ponsel atau jaringan internet yang tidak stabil. Jika hal ini terjadi, pengguna tidak perlu panik. Semua transaksi tercatat dalam sistem, dan tim Gojek akan memantau bila terjadi kegagalan.
Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memastikan nomor tujuan sudah benar, lalu memeriksa riwayat saldo GoPay. Transaksi yang berhasil akan tercatat di halaman tersebut. Pastikan pula bahwa saldo akhir tidak melebihi batas maksimum yang berlaku.
Jika saldo belum juga masuk, coba tutup dan buka kembali aplikasi. Apabila belum ada perubahan dalam waktu 2x24 jam hari kerja, pengguna dapat melaporkan masalah melalui fitur Bantuan di aplikasi Gojek dengan memilih opsi Hubungi Kami.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Apa sebenarnya yang terjadi dan bagaimana cara mengatasinya?
GoPay, sebagai salah satu dompet digital terpopuler di Indonesia, memang memiliki sejumlah batasan teknis terkait saldo dan transaksi. Misalnya, pengguna GoPay biasa hanya memiliki limit maksimal Rp2 juta, sedangkan pengguna GoPay Plus bisa menyimpan hingga Rp20 juta. Jika transaksi melebihi batas tersebut, proses top up bisa gagal secara otomatis.
Baca juga: Cara Menggunakan Fitur Split Bill di Aplikasi GoPay
Untuk menggunakan layanan ini, pengguna perlu melakukan pengisian atau top up saldo GoPay terlebih dahulu melalui berbagai metode, seperti mobile banking, internet banking, minimarket, hingga ATM.
Jika mengalami kendala saat top up, ada beberapa hal yang perlu diperiksa. Salah satunya adalah jumlah top up yang melebihi batas limit transaksi bulanan. Bagi akun yang belum di-upgrade ke GoPay Plus, batas maksimum saldo hanya Rp2 juta—termasuk saldo isi ulang, transfer dari teman, hingga cashback. Sementara itu, pengguna GoPay Plus memiliki batas maksimal hingga Rp20 juta.
Secara keseluruhan, batas maksimum saldo masuk ke akun GoPay adalah Rp20 juta untuk pengguna biasa dan Rp40 juta untuk pengguna GoPay Plus. Batas ini mencakup seluruh transaksi yang diterima dan akan direset setiap tanggal 1 setiap bulan. Jika transaksi melebihi batas tersebut, proses top up tidak akan diproses.
Perlu diingat bahwa beberapa bank memiliki kebijakan limit harian sendiri tergantung pada jenis kartu ATM atau debit yang digunakan. Karena itu, pengisian saldo juga bisa tertolak apabila melebihi batas yang ditentukan oleh pihak bank.
Kendala lain yang bisa menyebabkan saldo tidak masuk adalah kesalahan dalam memasukkan nomor ponsel atau jaringan internet yang tidak stabil. Jika hal ini terjadi, pengguna tidak perlu panik. Semua transaksi tercatat dalam sistem, dan tim Gojek akan memantau bila terjadi kegagalan.
Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memastikan nomor tujuan sudah benar, lalu memeriksa riwayat saldo GoPay. Transaksi yang berhasil akan tercatat di halaman tersebut. Pastikan pula bahwa saldo akhir tidak melebihi batas maksimum yang berlaku.
Jika saldo belum juga masuk, coba tutup dan buka kembali aplikasi. Apabila belum ada perubahan dalam waktu 2x24 jam hari kerja, pengguna dapat melaporkan masalah melalui fitur Bantuan di aplikasi Gojek dengan memilih opsi Hubungi Kami.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.