Festival Teater Pelajar Jakarta Selatan (FTP Jaksel) 2025 (Sumber ganbar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Daftar Pemenang Festival Teater Pelajar Jakarta Selatan 2025

03 August 2025   |   07:35 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Like
Setelah melewati sepekan pertunjukan yang intens, dari 21-27 Juli 2025, Festival Teater Pelajar Jakarta Selatan akhirnya menemukan jawara baru. Tahun ini, ajang teater paling bergengsi tingkat SMA di Jaksel ini diikuti oleh 14 kelompok dari berbagai wilayah.

Acara penganugerahan digelar meriah di Gedung Pertunjukan, Gelanggang Remaja Jakarta Selatan, Bulungan. Acara ini turut dihadiri oleh Perwakilan Wali Kota Jakarta Selatan Tomi Fudi Hartono, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan Rusmantoro dan jajarannya, serta para peserta dari seluruh kelompok teater yang ambil bagian sepanjang festival.

Baca juga: Teater Koma akan Gelar Pertunjukan Mencari Semar 13-17 Agustus 2025

Festival Teater Pelajar Jakarta Selatan (FTP Jaksel) merupakan kompetisi tahunan yang dihelat oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan bekerja sama dengan Simpul Interaksi Teater Jakarta Selatan (Sintesa). Mengusung tema Ber.Tum.Buh, tahun ini festival menyoroti proses kreatif, perjalanan emosi, dan dinamika tumbuh-kembang remaja melalui medium teater.
 

Festival Teater Pelajar Jakarta Selatan (FTP Jaksel) 2025 (Sumber ganbar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Festival Teater Pelajar Jakarta Selatan (FTP Jaksel) 2025 (Sumber ganbar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)


Sebanyak 14 kelompok teater pelajar yang telah pentas menampilkan karya dengan gagasan dan pendekatan yang beragam. Mereka tak hanya menyuguhkan keberanian dalam bertutur, tetapi juga menunjukkan eksplorasi bentuk. Dari pertunjukan yang mengangkat isu pendidikan, trauma, hingga absurditas media sosial, festival ini mencerminkan keberagaman perspektif generasi muda hari ini.

Perwakilan Wali Kota Jakarta Selatan Tomi Fudi Hartono mengatakan FTP Jaksel merupakan ajang kompetisi yang penting bagi pencinta seni peran, khususnya teater, di kalangan para pelajar di wilayahnya. Menurutnya, FTP Jaksel selalu diadakan rutin setiap tahun sebagai wadah apresiasi seni teater para pelajar.

"Ini menunjukkan bahwa semangat para pelajar tidak hanya pandai di kelas, tapi juga berani menampilkan apresiasinya di dunia seni. Mereka menyuarakan aspirasi maupun harapan melalui media panggung," ungkap Tomi saat menutup acara FTP Jaksel, Sabtu, (2/8/2025).

Dia pun mengucapkan terima kasih kepada para pelajar yang telah bekerja keras melakukan latihan dan menciptakan pertunjukan panggung. Pihaknya juga mengapresiasi panitia yang telah membuat ajang tahunan ini sukses.

Dirinya berharap FTP Jaksel dapat menjadi tonggak awal dan perjalanan penuh prestasi generasi muda teater ke depan. Sebab, para anak muda ini nantinya akan menjadi generasi penerus seni teater di dalam negeri.
 

Festival Teater Pelajar Jakarta Selatan (FTP Jaksel) 2025 (Sumber ganbar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Festival Teater Pelajar Jakarta Selatan (FTP Jaksel) 2025 (Sumber ganbar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)


Penampilan menarik FTP Jaksel tercermin dari berbagai tajuk yang mereka bawa. Dalam ajang kali ini, misalnya, Teater Alpus menggugat kembali makna kemerdekaan dalam dunia pendidikan lewat lakon berjudul ASBUN. Teater Detik menampilkan Tutur Puan, Teater 70 menghadirkan Rumah Do Re Mi, Teater Sembilu menampilkan judul Kurasi, dan Teater TerasonTime menampilkan judul Daftar Pencarian Orang.

Kemudian, Teater Thelapan menawarkan satir tentang dunia informasi dalam Pengepungan Media, sementara Teater Bamboe Percik menggali luka psikologis dalam Cita Rasa Trauma. Dari Teater Hangtuah juga membawa judul menarik bertajuk Samar-samar, Teater V.A.E menyuguhkan Aktor-aktor yang Tersesat dalam Drama Tanda Tanya, Teater Bias tampil lugas lewat Setengah Matang, sedangkan Teater Gong menampilkan judul Greyhound,

Adapun Teater D’Bogem juga mencuri perhatian lewat Di Bukit, Kupu-Kupu Kuning Terbang, sementara Teater Rumi membawakan Basyar, Teater Theavity menyuguhkan drama bertajuk Kudeta.

Dewan juri yang terdiri dari para profesional di bidang teater ternama, yakni Andi Bersama, Mariyo Suniroh, dan Haifa Marwan alias Ipeh Cupachabra telah menilai setiap pertunjukan berdasarkan berbagai aspek. Berikut adalah daftar pemenangnya:


Kategori Poster Terbaik:

Basyar - Teater Rumi
(Pemenang) Rumah Do Re Mi - Teater 70
Greyhound - Teater Gong
Pengepungan Media - Teater Thelapan
Aktor-aktor yang tersesat - Teater V.A.E
Daftar Pencarian Orang - Teater TerasonTime


Kategori Manajemen Panggung Terbaik:

Zaida - Teater Bamboe
Sabrina Rahmania - Teater 70
(Pemenang) Danielle - Teater Rumi
Soultan - Teater Gong
Shakila Tabina - Teater Hang Tuah


Kategori Manajemen Produksi Terbaik

(Pemenang) Bulan Cahya - Teater TerasonTime
Rahma Zulaekha - Teater D'Bogem
Gendiz - Teater Sembilu
Syafinaz Naila - Teater 70
Laurencia - Teater Gong
Athaya - Teater Bamboe
 

Kategori Penata Musik Terbaik

Ancilla & Syabilla - Teater Gong
Keyniza Kaila - Teater Bias
Raditya Hilmi - Teater 70
Syifa Aurellia - Tetaer D'Bogem
(Pemenang) Aditya Fahmi - Teater Thelapan


Kategori Penata Suara Terbaik

Teater Sembilu
Teater TerasonTime
Teater Thelapan
(Pemenang) Teater Gong
Teater Bias


Kategori Penata Busana Terbaik

Alisa Raninditya - Teater D'Bogem
(Pemenang) Malita - Teater Gong
Nauron - Teater 70
Athifah Fitriani - Teater Rumi
Yuyu Mathew - Teater Detik
 

Kategori Penata Rias Terbaik

Salsya - Teater 70
Yuyu Mathew - Teater Detik
Ashwa Resiva - Teater D'Bogem
Alya - Teater Sembilu
Caleesta - Teater Terasontime
(Pemenang) Nisreen Haykel - Teater Rumi
Survey Try -  Teater Bias.


Kategori Penata Panggung Terbaik

Alya - Teater 70
Intan - Teater TerasonTime
Toloud - Teater Detik
(Pemenang) M Ridho Abdriansyah - Teater Bias
Raka - Teater Sembilu


Kategori Penata Cahaya

(Pemenang) Khairunisa Rizky- Teater Thelapan
Bulan - Teater TerasonTime
Giarwin Surtaarahardjo - Teater 70
Ahmad Dzargivari - Teater Bias
Sayyan & Attar - Teater Gong


Kategori Pemeran Pendukung Wanita Terbaik

Sabrina Rahmania - Teater 70
Alissa Raninditya - Teater D'Bogem
Neiza Dionesa - Teater Theativity
Kyla Elvaretta - Teater Sembilu
(Pemenang) Putri Indah - Teater Bias
Deslysna Mahaputri - Teater 70


Kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik

Muhamad Rendi - Teater 70
Abrisam Yahya - Teater Rumi
(Pemenang) Rendy Dwi - Teater Alpus 1
Mahoka - Teater TerasonTime
Muh Caesar - Teater Sembilu
Syauque - Teater Gong


Kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik

Audi - Teater Detik
Meyra Ziva - Teater 70
Hanifah Rifdanaaura - Teater Rumi
(Pemenang) Naura Fayza - Teater Bias
Keyzha - Teater TerasonTime
Kesya Cahyaningtyas - Teater Sembilu


Kategori Pemeran Utama Pria Terbaik

(Pemenang) Dwi - Teater TerasonTime
Idris Alhabsy - Teater Sembilu
Vino Shady - Teater 70
M Laqif Syahdan - Teater Rumi
Dicky Hanif - Teater D'Bogem


Kategori Grup Eksebisi Terbaik

Teater Bamboe
(Pemenang) Teater Hang Tuah


Kategori Sutradara Terbaik

Alvia Azhar - Teater Detik
(Pemenang) Naura Fayza - Teater Bias
Danang Maulana - Teater TerasonTime
Annisa Jasmin - Teater 70
Ananda Bayu - Teater D'Bogem


Kategori Grup Terbaik

Teater Detik
(Pemenang) Teater TerasonTime
(Pemenang) Teater 70
(Pemenang) Teater Bias

Teater D'Bogem

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Mekarnya Wijaya Kusuma, Abeey Hadirkan Koleksi Prana di JF3 2025

BERIKUTNYA

Cerita Chen 'EXO' sampai Heize, Memaknai Ost dalam Sebuah Drama

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga