Curug Sawer (Sumber Foto: Situgunung Suspension Bridge)

5 Rekomendasi Wisata Curug di Sukabumi yang Sejuk dan Asri

02 August 2025   |   11:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Sukabumi merupakan salah satu daerah di provinsi Jawa Barat yang dikelilingi bentang alam menawan. Mulai dari lembah hijau, perbukitan, hingga air terjun yang segar dan menenangkan. Di antara destinasi alamnya, curug atau air terjun menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mencari suasana sejuk.

Dikelilingi hutan tropis yang masih alami, sejumlah curug di Sukabumi menawarkan pemandangan dan medan yang beragam. Bagi Genhype yang menyukai wisata alam yang indah sekaligus menantang, berikut beberapa rekomendasi curug terbaik di Sukabumi yang wajib dikunjungi.

Baca juga: Menilik Destinasi Wisata Urban Farming Budidaya Anggur di Kampung Munjul, Jakarta Timur

1. Curug Sawer

Curug Sawer berlokasi di kawasan Taman Wisata Alam Situ Gunung, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Mengutip informasi dari laman resmi TNGPP, curug sawer memiliki ketinggian sekitar 35 meter dan dikelilingi oleh hutan tropis yang sejuk dan rimbun.

Untuk mencapainya, pengunjung harus melalui jalur trekking sejauh sekitar 1,3 km dari pintu masuk Situgunung, atau bisa juga lewat Situgunung Suspension Bridge, yang merupakan jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara. Tiket masuknya cukup terjangkau, berkisar antara Rp16.000 hingga Rp18.500 per orang.


2. Curug Kembar Lembah Purba

Masih berada di kawasan TNGGP, Curug Kembar Lembah Purba menawarkan pengalaman menjelajah alam yang lebih menantang. Dinamakan Curug Kembar karena air terjunnya terdiri dari dua aliran yang berdampingan di tengah lembah eksotis yang dipenuhi pepohonan rindang.

Perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam trekking dari pintu masuk, dan total perjalanan dari pusat Kota Sukabumi bisa memakan waktu hingga 3 jam. Biaya wisata ke Curug Kembar ini biasanya satu paket, sekitar Rp400.000 per orang, termasuk tiket masuk Taman Nasional Gede Pangrango, akses jembatan gantung, pemandu, serta makan siang. 


3. Curug Cimarinjung

Curug Cimarinjung terletak di kawasan Geopark Ciletuh, Desa Cimarinjung, Kecamatan Ciemas. Berdasarkan informasi dari laman resmi Geopark Ciletuh, curug cimarinjung dikenal dengan tebing-tebingnya yang megah dan struktur batuan purba.

Dengan ketinggian sekitar 50 meter, curug ini menjadi spot favorit untuk fotografi alam karena pemandangannya yang langsung menghadap ke Samudra Hindia. Selain air terjun, pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai yang tak jauh dari lokasi.

Akses menuju curug cukup mudah, meski lama perjalanan bisa memakan waktu hingga 3 jam dari pusat kota. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari saat cahaya matahari belum terlalu terik. Tiket masuknya relatif murah, sekitar Rp10.000 hingga Rp20.000


4. Curug Golodog Panto

Bagi yang ingin mencari curug tersembunyi dengan suasana alami, Curug Golodog Panto di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, bisa menjadi pilihan. Curug ini belum banyak dijamah wisatawan, sehingga suasananya masih sangat alami dan tenang. Kolam alami yang jernih di bawah air terjun cocok untuk berenang atau sekadar berendam santai.

Karena belum dikelola secara komersial, tidak ada tiket resmi, hanya biaya parkir yang biasanya diminta oleh warga setempat sekitar Rp5.000-Rp10.000. Disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman sendiri, serta mengenakan alas kaki yang nyaman karena jalurnya masih berupa tanah dan bebatuan.


5. Curug Pareang

Curug Pareang terletak di Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampang Tengah. Jaraknya sekitar 1 jam 40 menit dari pusat kota Sukabumi. Curug ini termasuk salah satu air terjun tertinggi di Sukabumi, dengan ketinggian sekitar 135 meter dan lebar sekitar 80 meter.

Baca juga: Menjelajah Entertainment District, Wisata Terpadu Baru di PIK2

Aliran airnya tidak langsung jatuh, tetapi melandai melalui tebing berbatu yang membentuk sekitar delapan tingkatan. Pemandangan di sekitar curug sangat memukau, cocok untukmu yang ingin berfoto atau mencari tempat camping.

Untuk masuk ke lokasi, pengunjung hanya perlu membayar sekitar Rp3.000. Meskipun murah, akses jalan menuju curug cukup menantang dan kurang dilengkapi fasilitas. Disarankan untuk menghindari kunjungan saat musim hujan karena bebatuan bisa sangat licin.

SEBELUMNYA

Menilik Konsep Konser The Musical Journey Of, Perayaan 40 Tahun Karier Dwiki Dharmawan

BERIKUTNYA

Ramuan Drama Sutradara Benni Setiawan di Film Adaptasi Panggil Aku Ayah

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga