Kronologi Penyanyi Nadin Amizah Kritik Film Bertaut Rindu
01 August 2025 |
12:59 WIB
Penyanyi Nadin Amizah tengah ramai diperbincangkan di media sosial setelah menyampaikan kritik terhadap film Bertaut Rindu (2025). Nadin menyoroti kemiripan judul, tagline, hingga lagu tema film tersebut dengan karya miliknya yang berjudul "Bertaut".
Film Bertaut Rindu yang memiliki tagline "Semua Impian Berhak Dirayakan" ini merupakan karya dari sutradara oleh Rako Prijanto. Naskahnya ditulis oleh Nuridzka Mutiaradini dan Lintang Pramudya Wardani. Adapun produksinya digarap oleh SinemArt.
Kritik dari Nadin bermula dari unggahan Instagram Stories pada Selasa (29/7). Mulanya, Nadin Amizah membagikan tangkapan layar percakapannya dengan sang ibu bertanggal 24 Februari 2024.
Dalam percakapan itu, terlihat bahwa pihak yang diduga Sinemart Pictures sempat menghubungi untuk meminta izin menggunakan kutipan lirik "Seperti Detak Jantung yang Bertaut" sebagai bagian dari film baru mereka.
Baca juga: Adhisty Zara & Ari Irham Hadirkan Kisah Remaja yang Hangat dalam Film Bertaut Rindu
Tak hanya itu, rumah produksi tersebut juga mengajukan permintaan untuk menggunakan lagu "Bertaut". Jika Nadin tidak berkenan, mereka menawarkan opsi lain, yakni Nadin bisa membuat lagu baru sebagai pengganti.
Namun, dalam tanggapannya, penyanyi muda itu dengan tegas menolak kedua opsi tersebut. Dia meminta ibundanya untuk memberi tahu rumah produksi dirinya belum berkenan.
“Tapi tolong dijelaskan dulu sekali lagi bahwa Nadin nggak ada niatan untuk pakai lagu Bertaut atau mengizinkan penggunaan judul maupun lagu Bertaut ya, bun,” demikian tulisnya kepada sang ibu.
Dua bulan setelah penolakan itu, tepatnya pada 23 April 2024, Nadin menemukan unggahan promosi proyek film tersebut di media sosial. Saat dikonfirmasi, pihak rumah produksi mengklaim bahwa unggahan itu bukan berasal dari mereka secara resmi.
Lalu, pada 29 Juli 2025, adiknya, Kayla, mengirimkan gambar poster film berjudul Bertaut Rindu. Meski judul film sudah berganti, Nadin merasa penggantian itu tetap menyiratkan keterkaitan kuat dengan lagunya "Bertaut". Tak berhenti di situ, Nadin juga menyoroti tagline film "Semua Impian Berhak Dirayakan", yang menurutnya menyerupai judul lagunya "Semua Aku Dirayakan".
Dia menyadari tidak memiliki hak eksklusif atas frasa "bertaut" atau "semua dirayakan", karena frasa-frasa tersebut berasal dari KBBI. Akan tetapi, dia mempertanyakan alasan rumah produksi menggabungkan seluruh elemen itu dalam satu proyek film.
“Sebagaimana kata-kata tersebut aku ambil dari KBBI, nggak pantas juga untuk aku bilang aku memiliki klaim terhadap kata-kalimat tersebut. Apakah mereka menggunakan ‘bertaut rindu’, aku juga nggak akan punya base yang cukup kuat untuk bawa ini ke publik. Tapi digabung beb, lu kenapa nggak main aman aja dah,” tulisnya.
Nadin juga menegaskan bahwa jika pun lagunya diizinkan, lagu "Bertaut" tidak cocok digunakan dalam konteks film romantis. Sebab, lagu tersebut dia tulis sebagai bentuk cinta dan penghormatan kepada ibunya. Dia menyebut lirik pembuka “Bun” merujuk langsung pada sang bunda.
Selain judul dan tagline, Nadin pun mengungkapkan keterkejutannya saat mendengar soundtrack film tersebut yang menurutnya memiliki nuansa serupa dengan karyanya.
Nadin sempat membagikan hasil berdiskusi dengan Tian Topandi, penulis buku yang diadaptasi menjadi film tersebut. Dari percakapan itu, Nadin mendapat penjelasan bahwa Tian hanya menulis bukunya dan tidak terlibat dalam keputusan-keputusan produksi, termasuk soal judul baru dan pemakaian elemen-elemen yang dianggap serupa dengan karyanya.
Hingga hari ini, belum ada tanggapan resmi dari tim produksi film Bertaut Rindu terkait hal ini. Hypeabis.id telah berusaha menghubungi pihak SinemArt Pictures tetapi belum mendapat tanggapan.
Namun, melalui press release dan materi promosi resminya, disebutkan bahwa film Bertaut Rindu diangkat dari novel berjudul sama karya Tian Topandi, pemenang The Writers Show Gramedia Writing Project (GWP) 2021. Novel ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas.
Dalam adaptasi filmmya, karya ini bercerita tentang kehidupan remaja dalam keluarga. Ceritanya ditujukan untuk remaja yang sedang mencari arah hidup dan juga untuk orang tua yang ingin lebih memahami anak mereka.
Disutradarai oleh Rako Prijanto dan dibintangi Adhisty Zara serta Ari Irham, Bertaut Rindu menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari pengalaman di sekolah, persahabatan, konflik batin, hingga kerinduan terhadap keluarga, semuanya disampaikan dengan cara yang sederhana dan menyentuh.
“Cerita ini lahir dari banyak obrolan dengan anak muda dan orang tua. Banyak dari kita yang tumbuh dengan pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah sempat ditanyakan langsung ke orang tua. Film ini bukan menawarkan jawaban, tapi ruang untuk merasa didengar,” ungkap David S. Suwarto, eksekutif produser Bertaut Rindu.
Film ini menampilkan deretan pemain berbakat, termasuk Adhisty Zara sebagai Jovanka dan Ari Irham sebagai Magnus. Turut berperan Aida Nurmala sebagai Diana, Willem Bevers sebagai Brata, serta Putri Ayudya yang memerankan karakter Yuli.
Pemeran lainnya meliputi Irgi Achmad Fahrezi sebagai Agung, Nadine Alexandra sebagai Delina, Aulia Deas sebagai Maria, Bertram Beryl sebagai Koko, dan Oki Rengga sebagai Pak Yudhi. Film Bertaut Rindu mulai tayang di bioskop pada 31 Juli 2025.
Baca juga: Sinopsis Film Indonesia Tayang Pekan Ini, Bertaut Rindu hingga Sihir Pelakor
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Film Bertaut Rindu yang memiliki tagline "Semua Impian Berhak Dirayakan" ini merupakan karya dari sutradara oleh Rako Prijanto. Naskahnya ditulis oleh Nuridzka Mutiaradini dan Lintang Pramudya Wardani. Adapun produksinya digarap oleh SinemArt.
Kritik dari Nadin bermula dari unggahan Instagram Stories pada Selasa (29/7). Mulanya, Nadin Amizah membagikan tangkapan layar percakapannya dengan sang ibu bertanggal 24 Februari 2024.
Dalam percakapan itu, terlihat bahwa pihak yang diduga Sinemart Pictures sempat menghubungi untuk meminta izin menggunakan kutipan lirik "Seperti Detak Jantung yang Bertaut" sebagai bagian dari film baru mereka.
Baca juga: Adhisty Zara & Ari Irham Hadirkan Kisah Remaja yang Hangat dalam Film Bertaut Rindu
Tak hanya itu, rumah produksi tersebut juga mengajukan permintaan untuk menggunakan lagu "Bertaut". Jika Nadin tidak berkenan, mereka menawarkan opsi lain, yakni Nadin bisa membuat lagu baru sebagai pengganti.
Namun, dalam tanggapannya, penyanyi muda itu dengan tegas menolak kedua opsi tersebut. Dia meminta ibundanya untuk memberi tahu rumah produksi dirinya belum berkenan.
“Tapi tolong dijelaskan dulu sekali lagi bahwa Nadin nggak ada niatan untuk pakai lagu Bertaut atau mengizinkan penggunaan judul maupun lagu Bertaut ya, bun,” demikian tulisnya kepada sang ibu.
_crop.jpg)

Tangkapan layar Instagram Story Nadin Amizah
Lalu, pada 29 Juli 2025, adiknya, Kayla, mengirimkan gambar poster film berjudul Bertaut Rindu. Meski judul film sudah berganti, Nadin merasa penggantian itu tetap menyiratkan keterkaitan kuat dengan lagunya "Bertaut". Tak berhenti di situ, Nadin juga menyoroti tagline film "Semua Impian Berhak Dirayakan", yang menurutnya menyerupai judul lagunya "Semua Aku Dirayakan".
Dia menyadari tidak memiliki hak eksklusif atas frasa "bertaut" atau "semua dirayakan", karena frasa-frasa tersebut berasal dari KBBI. Akan tetapi, dia mempertanyakan alasan rumah produksi menggabungkan seluruh elemen itu dalam satu proyek film.
“Sebagaimana kata-kata tersebut aku ambil dari KBBI, nggak pantas juga untuk aku bilang aku memiliki klaim terhadap kata-kalimat tersebut. Apakah mereka menggunakan ‘bertaut rindu’, aku juga nggak akan punya base yang cukup kuat untuk bawa ini ke publik. Tapi digabung beb, lu kenapa nggak main aman aja dah,” tulisnya.
Nadin juga menegaskan bahwa jika pun lagunya diizinkan, lagu "Bertaut" tidak cocok digunakan dalam konteks film romantis. Sebab, lagu tersebut dia tulis sebagai bentuk cinta dan penghormatan kepada ibunya. Dia menyebut lirik pembuka “Bun” merujuk langsung pada sang bunda.
Selain judul dan tagline, Nadin pun mengungkapkan keterkejutannya saat mendengar soundtrack film tersebut yang menurutnya memiliki nuansa serupa dengan karyanya.
Nadin sempat membagikan hasil berdiskusi dengan Tian Topandi, penulis buku yang diadaptasi menjadi film tersebut. Dari percakapan itu, Nadin mendapat penjelasan bahwa Tian hanya menulis bukunya dan tidak terlibat dalam keputusan-keputusan produksi, termasuk soal judul baru dan pemakaian elemen-elemen yang dianggap serupa dengan karyanya.
Film Bertaut Rindu Adaptasi dari Buku
Hingga hari ini, belum ada tanggapan resmi dari tim produksi film Bertaut Rindu terkait hal ini. Hypeabis.id telah berusaha menghubungi pihak SinemArt Pictures tetapi belum mendapat tanggapan.Namun, melalui press release dan materi promosi resminya, disebutkan bahwa film Bertaut Rindu diangkat dari novel berjudul sama karya Tian Topandi, pemenang The Writers Show Gramedia Writing Project (GWP) 2021. Novel ini diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas.
Dalam adaptasi filmmya, karya ini bercerita tentang kehidupan remaja dalam keluarga. Ceritanya ditujukan untuk remaja yang sedang mencari arah hidup dan juga untuk orang tua yang ingin lebih memahami anak mereka.
Disutradarai oleh Rako Prijanto dan dibintangi Adhisty Zara serta Ari Irham, Bertaut Rindu menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari pengalaman di sekolah, persahabatan, konflik batin, hingga kerinduan terhadap keluarga, semuanya disampaikan dengan cara yang sederhana dan menyentuh.
“Cerita ini lahir dari banyak obrolan dengan anak muda dan orang tua. Banyak dari kita yang tumbuh dengan pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah sempat ditanyakan langsung ke orang tua. Film ini bukan menawarkan jawaban, tapi ruang untuk merasa didengar,” ungkap David S. Suwarto, eksekutif produser Bertaut Rindu.
Film ini menampilkan deretan pemain berbakat, termasuk Adhisty Zara sebagai Jovanka dan Ari Irham sebagai Magnus. Turut berperan Aida Nurmala sebagai Diana, Willem Bevers sebagai Brata, serta Putri Ayudya yang memerankan karakter Yuli.
Pemeran lainnya meliputi Irgi Achmad Fahrezi sebagai Agung, Nadine Alexandra sebagai Delina, Aulia Deas sebagai Maria, Bertram Beryl sebagai Koko, dan Oki Rengga sebagai Pak Yudhi. Film Bertaut Rindu mulai tayang di bioskop pada 31 Juli 2025.
Baca juga: Sinopsis Film Indonesia Tayang Pekan Ini, Bertaut Rindu hingga Sihir Pelakor
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.