Film Bertaut Rindu. (Sumber gambar: SinemArt)

Adhisty Zara & Ari Irham Hadirkan Kisah Remaja yang Hangat dalam Film Bertaut Rindu

14 June 2025   |   19:30 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Rumah produksi SinemArt mengumumkan proyek film anyar berjudul Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan. Film yang menampilkan dua bintang muda berbakat Adhisty Zara dan Ari Irham ini akan menyajikan kisah yang lembut, menyentuh, serta penuh makna tentang cinta, keluarga, dan harapan.

Bertaut Rindu merupakan film hasil adaptasi dari novel berjudul sama karya Tian Topandi yang pertama kali terbit tahun 2024. Filmnya bercerita tentang Jovanka (diperankan oleh Adhisty Zara), siswi yang cerdas, optimistis, dan penuh kepedulian, yang tanpa sengaja masuk ke dalam hidup Magnus (Ari Irham), seorang remaja pendiam dari keluarga berada. 

Baca juga: Cerita Marissa Anita Jadi Perempuan Sosialita di Film Netflix A Normal Woman

Pertemuan mereka yang awalnya biasa saja justru menjadi titik balik bagi masing-masing. Magnus yang dulu merasa sendiri, perlahan belajar bahwa masih ada orang yang mau melihatnya, bukan menghakiminya. Begitupun Jovanka yang belajar dari Magnus untuk bisa berdamai dengan luka yang dia alami.
 

Film Bertaut Rindu. (Sumber gambar: SinemArt)

Film Bertaut Rindu. (Sumber gambar: SinemArt)

Dalam adegan first look yang dirilis, penonton disuguhkan momen hangat antara Jovanka dan Magnus, dua siswa SMA dengan dunia yang sangat berbeda. Begitupun karakter keduanya yang tampak kontras.

Jovanka yang tampak lebih percaya diri, independen dan ceria, sementara Magnus seperti kurang percaya diri dan tampak seperti sedang menyembunyikan sesuatu. Di balik candaan ringan dan obrolan seolah tak penting, ada getaran emosi yang perlahan tumbuh di antara keduanya. Hubungan keduanya pun menarik untuk disimak jalan ceritanya.

“Gemes banget liat hubungan Magnus dan Jovanka. Tiap kali mereka bareng, rasanya dunia cuma milik berdua. Tapi di balik senyum dan tatapan itu, masing-masing nyimpen luka yang nggak semua orang tahu,” demikian tulis keterangan first look tersebut.

David S. Suwarto selaku Executive Producer SinemArt mengatakan Bertaut Rindu bukan hanya tentang cinta remaja, tetapi juga cerita tentang pemulihan, keberanian bermimpi, dan bagaimana seseorang bisa mengubah hidup orang lain.

Dia menambahkan lewat film Bertaut Rindu, pihaknya ingin mengajak penonton, terutama remaja, untuk merayakan bersama emosi mereka sekecil apa pun. Karena dalam setiap impian, lanjutnya, sekecil apa pun, ada nilai yang pantas untuk diperjuangkan dan dirayakan.

“Karena bagi sebagian dari kita, cukup dengan seseorang yang benar-benar melihat kita, dunia bisa terasa lebih berarti,” kata David.
 

Bertaut Rindu akan menghadirkan chemistry dua bintang muda yakni Adhisty Zara dan Ari Irham. Sebelumnya, Zara telah membintangi banyak judul film dan serial seperti Munkar (2024), Virgo and the Sparklings (2023), dan Dua Garis Biru (2019).

Begitu pun dengan Ari Irham yang dikenal berkat perannya dalam sejumlah film dan serial seperti Santet Segoro Pitu (2024), Ketika Berhenti di Sini (2023), Mencuri Raden Saleh (2022), Ratu Ilmu Hitam (2019) dan After Met You (2019). 

Baca juga: Review Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu, Menertawakan Kekacauan Ala Monty Tiwa

Sementara itu, film Bertaut Rindu disutradarai oleh Rako Prijanto yang sebelumnya telah menggarap banyak film dengan beragam genre diantaranya A Business Proposal (2025), Para Betina Pengikut Iblis (2023), Teman Tapi Menikah (2018) dan 3 Nafas Likas (2014).

Sutradara berusia 52 tahun itu juga telah menyabet sejumlah penghargaan seperti Sutradara Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2013 berkat film Sang Kiai (2013), Sutradara Terpilih di Piala Maya 2021 berkat film Teman Tapi Menikah 2 (2020), serta penghargaan khusus Ide Cerita Terpilih di Piala Maya 2016 berkat film Bangkit! (2016).

Adapun, film Bertaut Rindu: Semua Impian Berhak Dirayakan dijadwalkan tayang pada 31 Juli 2025 di bioskop Indonesia.

SEBELUMNYA

Rekomendasi Film dan Serial yang Mengangkat Cerita Pesawat Jatuh

BERIKUTNYA

Pernyataan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 1998 hanya Rumor Menuai Protes Keras

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga