Barasuara (Sumber Foto: Instagram/barasuara)

5 Lagu Populer Barasuara, Sendu Melagu sampai Hagia

26 July 2025   |   07:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Barasuara dikenal sebagai band alternatif-indie rock asal Jakarta yang dibentuk pada 2012. Anggotanya terdiri dari Iga Massardi (vokal & gitar), Asteriska (vokal), Puti Chitara (vokal), TJ Kusuma (gitar), Gerald Situmorang (bas), dan Marco Steffiano (drum). Kehadiran mereka memberikan nuansa baru dan segar dalam kancah musik Indonesia. 

Debut lewat album Taifun pada 16 Oktober 2015, dengan single hits Bahas Bahasa dan Sendu Melagu, membuat mereka meraih penghargaan AMI Awards Best Alternative Production, serta Best Live Act dari Rolling Stone Indonesia pada 2016. Album keduanya, Pikiran dan Perjalanan dirilis pada 8 Maret 2019 dengan lagu utamanya, Guna Manusia.

Baca juga: Tren Rilis Lagu Baru di Hari Jumat, Ada Drake sampai Maliq & D’Essentials

Barasuara identik dengan lirik lagu berbahasa Indonesia yang puitis, penuh permainan kata dan pesan sosial, berpadu dengan musik yang memadukan rock, jazz, blues, folk, bahkan unsur tradisional Indonesia. Berikut sejumlah lagu Barasuara yang populer.


1. Sendu Melagu

Sendu Melagu adalah lagu tentang cinta, kenangan, harapan, dan penyesalan, yang diciptakan oleh Iga Massardi. Lagu ini merupakan track kedua dalam album debut Taifun yang dirilis pada akhir 2015.

Lagu ini mengingatkan kita untuk tidak menyia-nyiakan hal-hal penting dalam hidup karena bisa menimbulkan penyesalan mendalam di kemudian hari. Liriknya menyampaikan refleksi tentang kerinduan yang hilang, yang semakin berharga setelah pergi, dan ingatan yang manis namun menyakitkan saat ditinggalkan.


2. Mengunci Ingatan

Mengunci Ingatan adalah salah satu lagu dari album Taifun yang paling menggugah secara emosional. Lagu ini mengekspresikan luka batin yang berusaha dikubur, namun justru terus menghantui. Melalui lirik seperti “Pagimu yang terluka, malammu yang menyiksa,” Barasuara menggambarkan betapa kuatnya kenangan dan bagaimana usaha melupakan bisa menjadi perang batin yang sanga5 melelahkan.

Dengan iringan musik yang dinamis, berganti antara lembut dan menghentak, lagu ini menghadirkan suasana sendu yang penuh kekuatan. Mengunci Ingatan berbicara tentang proses penyembuhan sekaligus representasi dari luka emosional yang belum selesai.


3. Bahas Bahasa

Dirilis pada 2015 sebagai bagian dari album Taifun, Bahas Bahasa memperlihatkan sisi kritis Barasuara terhadap cara kita berkomunikasi di era modern. Lagu ini bukan sekadar permainan kata, tapi menyampaikan kegelisahan tentang bagaimana bahasa digunakan untuk membentuk opini bahkan menjadi alat untuk mendominasi.

Dengan tempo yang cepat, vokal yang intens, dan pengulangan frasa yang membangun ketegangan, lagu ini menghadirkan atmosfer yang energik sekaligus reflektif. Bahas Bahasa menjadi ajakan bagi orang-orang untuk lebih sadar dalam menggunakan bahasa, karena kata-kata bisa menciptakan kebenaran, namun juga bisa menyesatkan.


4. Api & Lentera

Api & Lentera merupakan salah satu lagu populer Barasuara dalam album Taifun (2015). Lagu ini membawa pesan tentang keberanian untuk bangkit, membebaskan diri dari keraguan, dan menjadi penerang bagi diri sendiri. Lirik seperti “lepaskan rantai, nyalakan api dan lentera” menggambarkan metafora dari proses pembebasan jiwa dan penemuan jati diri. 

Baca juga: Pestapora 2025 Hadirkan Konsep Bertukar Lagu, Ada Sal Priadi dan SLANK sampai Bernadya dan Raisa

Musiknya energik dengan hentakan drum dan permainan gitar yang membangkitkan semangat, cocok didengarkan saat kita membutuhkan dorongan untuk melangkah maju.


5. Hagia

Lagu Hagia juga berasal dari album Taifun dan menampilkan sisi spiritualitas serta pesan toleransi yang kental. Judulnya merujuk pada Hagia Sophia, bangunan bersejarah di Istanbul yang menjadi simbol pertemuan antaragama dan kebudayaan. Lirik lagunya menyiratkan ajakan untuk merayakan perbedaan dan melihat keberagaman sebagai kekayaan, bukan ancaman.

Dengan melodi yang tenang namun penuh makna, Hagia menjadi salah satu lagu yang menunjukkan kedewasaan berpikir Barasuara dalam menyikapi isu sosial dan spiritual. Lagu ini terasa relevan di tengah kehidupan sosial era modern, serta menjadi suara bagi mereka yang mendambakan kedamaian dalam perbedaan.

SEBELUMNYA

Link Streaming Indonesia vs Thailand di Semifinal AFF Asean U-23 Mandiri Cup 2025

BERIKUTNYA

Fakta Menarik Panggil Aku Ayah, Komedi Keluarga yang Sarat Makna

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga