Cuplikan trailer film Hightown 2020 (Sumber gambar: Youtube/Rotten Tomatioes TV)

Hightown, Film Drama Kejahatan Tayang di Netflix

26 July 2025   |   09:00 WIB
Image
Cinta Zamira Mahasiswa Unika Atma Jaya

Drama kriminal kelam berlatar kota pantai di Massachusetts ini baru saja mendarat kembali di Netflix per 23 Juli, setelah sebelumnya nyaris tenggelam begitu saja tak lama usai episode finalnya tayang di Starz awal tahun ini.
Selama tiga musim, Hightown menyajikan ketegangan yang tak selalu berisik, tapi konsisten menghantui.

Melansir dari tomsguide, serial ini mengikuti perjalanan Jackie Quiñones (diperankan dengan penuh energi oleh Monica Raymund), seorang agen National Marine Fisheries yang keras kepala, penuh luka, dan mencoba lepas dari lingkaran adiksi.

Baca juga: Sinopsis Film Korea Netflix Wall to Wall, Kang Ha-neul Hadapi Teror di Apartemen Impian

Hidupnya berubah total ketika dia menemukan mayat seorang perempuan di tepi pantai Provincetown. Di sinilah segalanya bermula. Jackie bukan hanya terdorong untuk sadar, tapi juga merasa dia satu-satunya yang mampu mengungkap kasus itu.

Bukan perkara mudah. Di sisi lain, ada Sersan Ray Abruzzo (James Badge Dale), polisi yang menginvestigasi jaringan kejahatan terorganisir serta krisis opioid yang merusak komunitas pesisir itu. Keduanya saling bersilang kepribadian. Jackie yang impulsif dan idealis, Ray yang dingin dan pragmatis. Konflik personal pun tumbuh bersamaan dengan terungkapnya rahasia demi rahasia.

Meski sempat tayang rutin di Starz sejak 2020 hingga 2024 dan menelurkan 25 episode, Hightown sempat seperti tak mendapat tempat di radar pemirsa arus utama. Bahkan, serial ini ditarik dari platform hanya beberapa minggu setelah episode pamungkasnya ditayangkan pada 8 Maret lalu.

Namun, Netflix punya rencana lain. Lewat katalog globalnya, Hightown berpotensi hidup kembali dan menemukan audiens yang selama ini terlewat. Dibintangi juga oleh Riley Voelkel, Shane Harper, Amaury Nolasco, hingga Dohn Norwood, Hightown menggabungkan atmosfer noir dengan elemen kriminal modern yang kuat, tanpa kehilangan sisi emosional karakternya.

Serial ini memang bukan True Detective atau Narcos, tapi justru dalam keterbatasan itulah pesonanya muncul. Tidak bombastis, tapi konsisten dan penuh tekstur.

Secara kritik, musim pertamanya mendapatkan rating 80% di Rotten Tomatoes. Banyak yang memuji performa Raymund sebagai pusat emosional cerita. The Hollywood Reporter menyebutnya "kompeten, walau belum cukup berkesan", sementara RogerEbert.com mengapresiasi bagaimana Raymund membawa optimisme yang realistis dalam karakter Jackie yang kompleks.

The Guardian pun memberi nilai 3 bintang, menekankan bahwa serial ini mungkin tidak akan menang penghargaan, tapi "lebih baik dari yang dibutuhkan", berkat pesona Raymund yang tak bisa diabaikan. Reaksi penonton di Netflix pun cukup positif. Beberapa menyebut naskahnya tajam dan temanya relevan, terutama dalam menggambarkan krisis opioid dan bagaimana trauma pribadi memengaruhi cara seseorang menghadapi dunia.

Baca juga: 5 Film Horor Netflix Juli 2025, Pernikahan Arwah sampai Wall to Wall

Hightown mungkin bukan judul yang pernah didengar, tapi justru itu daya tariknya. Ini serial yang menyelinap pelan-pelan ke ruang emosimu, dan ketika kamu menyadarinya, kamu sudah duduk tiga episode berturut-turut, tanpa terasa.

Dan kabar baiknya, semua tiga musimnya kini tersedia untuk ditonton kapan saja. Kalau Genhype sedang mencari tontonan kriminal yang memiliki jantung dan alur cerita yang bernyawa, bukan sekadar aksi tembak-tembakan atau twist biasa, Hightown layak ditambahkan ke watchlist Netflix-mu.

SEBELUMNYA

Menyalakan Ingatan: Cek 5 Karya Sorotan di Pameran Nyala Galnas

BERIKUTNYA

Menikmati Jakarta Malam Hari dari Open Top Tour Bus

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga