Gerard Butler dalam Film Plane (Sumber gambar: Kenneth Rexach/Lionsgate)

Review Film Plane di Netflix, Aksi Seru Tanpa Basa-Basi

12 June 2025   |   20:00 WIB
Image
Cinta Zamira Mahasiswa Unika Atma Jaya

Netflix baru saja menambahkan satu film aksi yang menegangkan ke dalam katalognya, dan buat kamu penggemar film action, Plane bisa jadi tontonan wajib di minggu ini. Meski judul yang terdengar sederhana, film ini menyajikan aksi yang penuh dan padat selama 1 jam 47 menit tanpa basa-basi.

Bagi banyak penonton, Plane mungkin terasa seperti sekadar film aksi biasa — tapi justru itulah daya tariknya. Selain memainkan sosok ayah—Stoick The Vast  di How to Train Your Dragon, dalam film Plane Gerard Butler tidak kalah keren dalam memainkan perannya sebagai Captain Brodie Torrance yang menjadi pilot jagoan.

Film ini bukan film penuh efek CGI berlebihan atau plot berliku-liku yang bikin pusing. Sebaliknya, Plane adalah sajian aksi yang lugas dan menyenangkan, seperti film aksi 2000-an yang kita rindukan.

Baca Juga: Cerita Marissa Anita Jadi Perempuan Sosialita di Film Netflix A Normal Woman




 

Sinopsis Film Plane

Gerard Butler berperan sebagai Brodie Torrance, seorang pilot yang hanya ingin menyelesaikan satu penerbangan terakhir sebelum menghabiskan waktu bersama putrinya. Tapi nasib berkata lain. Penerbangan Trailblazer Airlines 119 dari Hawaii ke Jepang awalnya tampak biasa saja, hanya mengangkut 14 penumpang, termasuk seorang buronan yang dikawal polisi Kanada.

Namun badai besar di tengah perjalanan membuat pesawat tersambar petir, mematikan seluruh sistem avionik. Torrance berhasil mendaratkan pesawat secara darurat, tapi ternyata mereka mendarat di wilayah terpencil yang dikuasai kelompok bersenjata di sebuah pulau bernama Jolo.

Kini, Brodie harus bekerja sama dengan sang buronan Louis Gaspare yang diperankan Mike Colter, mantan prajurit French Foreign Legion, untuk melindungi para penumpang dan kru. Dimana yang tadinya hanya sebuah penerbangan rutin, berubah menjadi perjuangan bertahan hidup sang kapten pilot di zona konflik.

Di tengahnya gemparan akan film aksi modern yang terlalu rumit atau terlalu mengandalkan CGI, Plane muncul sebagai film penyemangat. Ceritanya yang sederhana dengan perpaduan karakternya yang cocok, menguatkan adegan-adegan yang dikoreografikan terasa intens dan bukan hanya menunjukan kelebihan dari efek dalam produksi CGI.

Uniknya, film ini tidak mencoba membuat Brodie Torrance menjadi pahlawan tak terkalahkan. Dengan ada sentuhan realistis kerentanan manusia, Ia digambarkan sebagai mantan pilot RAF yang sudah menua dan tak seprima dulu. Ia kerap terluka, jatuh, dan kalah, sementara Louis yang memerankan karakter Colter justru tampil sebagai mesin tempur yang lebih kuat. Dinamika ini membuat film terasa lebih masuk akal, dan justru memperkuat daya tarik keduanya.
 

Rating Film

Tercatat di Rotten Tomatoes, film Plane mendapat skor 79 persen dari kritikus dan 94 persen dari penonton. Sepertinya, film ini mengetahui persis apa yang ingin disampaikan: hiburan aksi yang langsung ke inti, plot yang tidak rumit, dan tanpa drama yang tidak dibutuhkan. Hanya ketegangan, aksi, dan karakter yang cukup kuat untuk bikin kita tertarik untuk menonton sampai akhir.

Untuk kamu yang menyukai film action-thriller dan cari hiburan cepat, seru, dan memacu adrenalin, film ini jawabannya!

Baca Juga: 5 Dokumenter Keren di Netflix: Last Chance U hingga The Keepers

SEBELUMNYA

Cek Fitur Unggulan Huawei Watch Fit 4 Pro, Dirancang untuk Aktivitas Luar Ruang

BERIKUTNYA

9 Konser Musik Gratis Akhir Pekan Ini 13-15 Juni di Jakarta & Sekitarnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga