Dewa Budjana (Sumber gambar: Instagram/Dewa Budjana)

Dewa Budjana Berharap Festival Jazz Bisa Kembali ke Akar

24 July 2025   |   16:13 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Gitaris kenamaan Indonesia, Dewa Budjana, turut menyuarakan harapannya agar festival jazz di Tanah Air bisa kembali ke akar dan esensinya. Menurut Budjana, belakangan ini banyak festival jazz yang justru lebih menonjolkan musisi pop, alih-alih memperkuat identitas jazz sebagai genre utamanya.

Urun rembug gitaris band GIGI ini terjadi usai kritikan tajam dari musisi jazz senior Indra Lesmana. Sebelumnya, Indra secara tegas juga menyebut bahwa festival jazz kini “tidak lagi nge-jazz”. Indra menyoroti pergeseran arah sejumlah festival yang lebih mengutamakan musisi populer dibandingkan esensi musik jazz itu sendiri.

Baca juga:  Ketika Festival Jazz Tak Lagi Menyuguhkan Genre Musik Semata

Kritikan tersebut rupanya juga memantik kegelisahan Budjana. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, dia turut menyuarakan pendapatnya. Baginya, diskusi semacam ini sangat menarik karena menjadi bagian dari dinamika perkembangan musik di Indonesia, khususnya jazz.

“Saya coba urun pendapat. Mungkin baru kali ini pro-kontra soal jazz sampai masuk laman gosip. Saya yakin ini karena pernyataan datang dari ikon jazz negeri ini, Indra Lesmana,” tulis Budjana.

Tak hanya memberikan tanggapan, Budjana juga secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap kritik yang disampaikan Indra Lesmana kepada penyelenggara Prambanan Jazz. Menurutnya, sejumlah festival jazz belakangan ini mulai melenceng terlalu jauh dari akar genre jazz itu sendiri. 

Padahal, pada waktu yang bersamaan, perkembangan musisi jazz Indonesia justru tengah menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. Budjana lantas menyinggung keberadaan Jazz Camp yang digagas oleh para musisi jazz lokal.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Dewa Budjana (@dewabudjana)


Dia menilai kegiatan tersebut menunjukkan betapa banyaknya talenta muda berbakat yang sebenarnya layak mendapat panggung dan kesempatan bersinar di berbagai festival jazz di Indonesia. Menurutnya, para musisi muda ini harusnya mendapatkan ruang bermain yang lebih sehingga progres regenerasi bisa terus berjalan.

"Harusnya festival-festival tetap prioritas ke penampil jazz-nya atau berimbang," terang Budjana.

Sebagai penutup, Dewa Budjana menyampaikan masukan kepada para promotor, khususnya yang menyematkan kata "jazz" dalam nama festivalnya, termasuk Prambanan Jazz. Dia menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam mengkurasi line-up agar tetap sejalan dengan semangat jazz yang diusung.

Budjana berharap ke depan Prambanan Jazz dapat memberikan ruang lebih besar bagi musisi jazz Tanah Air, sekaligus menyeimbangkan kehadiran musisi pop yang masih relevan dan mampu tampil dalam format jazz. 

“Nama Prambanan Jazz itu sudah sangat kuat. Saran saya untuk Mas Anas, tinggal ditambah saja porsi musisi jazz-nya agar lebih seimbang, serta pilih musisi pop yang masih memungkinkan tampil dalam format jazz—tanpa harus memaksakan grup yang karakternya terlalu jauh dari jazz,” ujarnya.

Baca juga: Jazz Traffic Festival 2025 Siap Ramaikan Surabaya, Raisa hingga Coldiac Bakal Bikin Panggung Bergoyang

SEBELUMNYA

Kumpulan 20 Ucapan & Link Twibbon Hari Kebaya Nasional 2025

BERIKUTNYA

Sutradara Lucky Kuswandi Bangun Set Rumah di Film A Normal Woman dari Nol di Studio

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: