4 Tips Memilih Kebaya yang Tepat & Nyaman ala Fashion Stylist Hagai Pakan
22 July 2025 |
22:30 WIB
Kebaya dikenal sebagai salah satu pakaian tradisional yang dikenakan oleh perempuan Indonesia. Lebih dari sekadar busana, kebaya telah menjadi warisan budaya yang penting di Nusantara, dengan setiap helai kainnya menyimpan nilai dan filosofi mendalam.
Sementara, jika ingin mengenakan kebaya yang lebih fit dengan bentuk badan, bisa memilih kebaya kutu baru yang memang memiliki siluet mengikuti bentuk badan si pemakainya. Kebaya kutu baru menjadi pilihan yang tepat jika kalian ingin mendapatkan tampilan yang anggun, rapi, dan feminin.
Menukil situs Indonesia Baik, kebaya merupakan pakaian bagian atas yang memiliki karakteristik terbuka di bagian depan dan dibuat secara tradisional. Menjadi pakaian identik yang dikenakan perempuan Indonesia, kebaya melambangkan kesederhanaan, keanggunan, kelembutan, dan keteguhan perempuan Indonesia.
Baca juga: Film Pendek Kita Berkebaya Ajak Generasi Muda Bangga Pakai Kebaya
Baca juga: Film Pendek Kita Berkebaya Ajak Generasi Muda Bangga Pakai Kebaya
Setiap unsur dalam sehelai kain kebaya melambangkan makna dan pesona perempuan Indonesia. Modelnya yang sederhana dan dipakai dengan paduan bawahan jarik/kain panjang melambangkan sifat dan tampilan perempuan yang anggun. Sementara lilitan kain yang ketat mewakili karakter perempuan yang lembut dalam tutur kata dan halus dalam bertindak.
Lalu potongan kebaya yang mengikuti bentuk tubuh/melekat bermakna perempuan perlu bisa menyesuaikan diri dengan keadaan dan mandiri. Adapun, stagen atau ikat pinggang kebaya menyimbolkan usus yang panjang. Dalam filosofi Jawa, bermakna punya kesabaran yang tinggi.
Pada masa lalu, kebaya dikenakan oleh para pejuang perempuan selama masa pra dan pascakemerdekaan. Kini, kebaya eksis digunakan dalam berbagai momen, baik formal seperti upacara adat, kegiatan nasional, momen kelulusan, pernikahan, maupun kegiatan sehari-hari.
Mungkin sebagian dari Genhype masih kebingungan dalam memilih kebaya yang tepat dan nyaman dikenakan. Jika iya, berikut adalah beberapa tip yang bisa kalian ikuti menurut penata gaya (fashion stylist) kenamaan Hagai Pakan.
1. Jadikan kebaya sebagai must-have item
Hagai mengatakan salah satu hal utama yang harus dipahami terlebih dahulu ialah menjadikan kebaya sebagai must-have item atau pakaian yang memang harus dimiliki, layaknya item fesyen lainnya seperti kaos atau kemeja. Menurutnya, pemahaman ini penting agar kebaya tidak dianggap sebagai item fesyen yang kaku dan formal, sehingga ada kepercayaan diri dalam mengenakannya.
Tak dimungkiri, sampai saat ini masih banyak yang beranggapan bahwa kebaya hanya bisa atau layak dikenakan saat acara-acara tertentu saja seperti pernikahan, upacara tradisi, wisuda, dan sebagainya. Padahal, kebaya kini telah mewujud menjadi item fesyen yang mengikuti perkembangan mode, dengan ragam warna, material, pola, desain hingga gaya.
"Kebaya tuh buat aku yang penting tuh dijadikan must-have fashion item aja. Jadi, senyamannya kita, kaya seenaknya kita pakai gitu, itu sih basic-nya yang penting gitu. Karena warna apa pun, model apa pun, tapi yang penting kebaya tuh secara mindset tuh harus jadi fashion item yang wajib dipunya gitu sebagai perempuan," katanya saat ditemui Hypeabis.id di Jakarta, Selasa (22/7/2025).
2. Pilih model kebaya sesuai kebutuhan
Hagai Pakan mengatakan dalam memilih kebaya, harus disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan dari si pemakainya. Misalnya, jika ingin mengenakan kebaya yang lebih longgar, bisa memilih model kebaya labuh, yang termasuk pakaian tradisional perempuan Melayu Lingga.
Kebaya labuh merupakan pakaian baju yang labuh atau jatuh sampai ke bawah lutut dan berbelah di hadapan sampai ke bawah. Kebaya ini mempunyai kekek di bawah ketiak kiri dan kanan iuga berpesak di bagian depan, serta menggunakan tiga kancing yang disemat dengan pin atau keronsang.
Kebaya labuh merupakan pakaian baju yang labuh atau jatuh sampai ke bawah lutut dan berbelah di hadapan sampai ke bawah. Kebaya ini mempunyai kekek di bawah ketiak kiri dan kanan iuga berpesak di bagian depan, serta menggunakan tiga kancing yang disemat dengan pin atau keronsang.
Sementara, jika ingin mengenakan kebaya yang lebih fit dengan bentuk badan, bisa memilih kebaya kutu baru yang memang memiliki siluet mengikuti bentuk badan si pemakainya. Kebaya kutu baru menjadi pilihan yang tepat jika kalian ingin mendapatkan tampilan yang anggun, rapi, dan feminin.
"Menurut aku banyak sekali pilihan modelnya yang bisa membuat kebaya itu bisa dipakai untuk berbagai jenis kulit, berbagai jenis bentuk tubuh, dan berbagai jenis occasion pastinya," kata penata gaya yang punya minat dan ketertarikan kuat terhadap kebaya dan wastra tersebut.
3. Jangan takut salah warna atau motif
Untuk urusan warna atau motif kebaya, Hagai mengatakan hal tersebut tidak memiliki ketentuan yang khusus. Menurutnya, pilihan itu sepenuhnya disesuaikan dengan preferensi gaya masing-masing, lantaran sifat kebaya yang fleksibel dan bisa mengikuti selera si pemakainya. Dengan demikian, tidak perlu ada rasa takut salah warna atau motif dalam mengenakan kebaya.
"Kalau sukanya lebih gelap, ya mungkin kebaya-kebaya lebih gelap. Tapi kan banyak juga kebaya yang mungkin ada juga bahan gitu. Mungkin enggak suka yang transparan, tapi banyak juga pilihannya yang enggak terlalu transparan. Enggak suka bermotif, tapi banyak juga yang mungkin bisa polos. Atau yang paling basic, misalnya kalau kebaya encim, putih gitu. Tapi kan ada juga encim hitam, kalau enggak semua orang nyaman pakai putih. Jadi sebenarnya itu preferensi masing-masing sih," ucapnya.
4. Pahami pakem kebaya
Hagai Pakan juga menuturkan pada dasarnya, setiap orang memiliki kebebasan untuk mengenakan dan memadupadankan kebaya. Hanya, dia tidak menampik memang ada pakem-pakem kebaya yang harus dipahami.
Misalnya, ketika peringatan Malam 1 Suro, tidak diperkenankan mengenakan kebaya beludru karena hanya boleh digunakan oleh kalangan ningrat. Contoh lain adalah penggunaan kain-kain khusus yang memang hanya boleh digunakan untuk upacara tertentu.
"Tapi kalau misalnya buat sehari-hari, selama kita enggak pakai kebaya yang sakral, kayak kebaya sulam emas, tapi kalau selama itu modifikasi dan dipakainya untuk kebutuhan modern, saya rasa tidak menyalahkan aturan sih," ujar Hagai.
Baca juga: Membalut Kebaya Dalam Desain Modern Kontemporer
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Baca juga: Membalut Kebaya Dalam Desain Modern Kontemporer
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.