Aktris Asmara Abigail (sumber gambar: Locarno Film Festival/ Yi Ying Lai / Alessio Cocchi)

Asmara Abigail Jadi Juri Locarno Film Festival 2025, Torehkan Prestasi di Panggung Global

17 July 2025   |   16:30 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Industri perfilman Indonesia kembali patut berbangga. Salah satu aktris Tanah Air, Asmara Abigail, resmi terpilih menjadi salah satu juri dalam ajang Locarno Film Festival 2025 edisi ke-78. Festival bergengsi ini akan berlangsung pada 6–16 Agustus 2025 di kota Locarno, Swiss.

Asmara Abigail akan duduk sebagai juri bersama para tokoh perfilman internasional, termasuk La Frances Hui, Direktur Departemen Film di Museum of Modern Art (MoMA), serta Kani Kusruti, aktris asal India yang dikenal lewat film All We Imagine As Light karya sutradara Payal Kapadia. 

Baca juga: Dibintangi Asmara Abigail, Film Muslihat Siap Suguhkan Horor Berbeda

Kehadiran Asmara Abigail akan menjadi bagian dari tim juri kategori sutradara berkembang, yaitu Concorso Cineasti del Presente. Kategori ini ditujukan bagi para sutradara pendatang baru yang mempersembahkan film fitur pertama atau kedua mereka. Ini merupakan salah satu kompetisi utama di Locarno yang dikenal mendorong penemuan bakat-bakat baru dari seluruh dunia.

“Kami berterima kasih kepada semua seniman yang telah menerima undangan kami untuk menjadi juri di Festival Film Locarno dan dengan demikian membantu memperkenalkan pilihan film yang benar-benar mengejutkan dan inovatif kepada dunia,” kata Giona A. Nazzaro, Direktur Artistik Locarno Film Festival. 

Dia menambahkan bahwa pihaknya mencari juri yang dapat berbagi kegembiraan dalam menemukan para sineas, baik yang sudah mapan maupun yang baru. Termasuk juri yang memiliki pandangan penuh rasa ingin tahu, kemurahan hati, serta keberanian dalam membaca arah sinema masa depan. 
 
 

Sebelumnya, Asmara pernah berpartisipasi di Locarno sebagai aktor lewat film The Science of Fictions (2019). Film karya Yosep Anggi Noen ini meraih penghargaan Special Jury Prize di Locarno Film Festival 2019. Perannya dalam film tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu aktor berbakat dari Indonesia yang menarik perhatian komunitas film global.

Asmara juga masuk nominasi Aktris Terbaik Locarno lewat aktingnya dalam Stone Turtle (2022), film garapan Woo Ming Jin. Dalam film tersebut, ia memerankan Zahara, tokoh perempuan kompleks dalam kisah berlatar waktu sirkular. Perannya mendapat sambutan hangat dari kritikus festival film internasional.

Partisipasi Asmara juga menambah daftar insan perfilman Indonesia yang tampil di festival film bergengsi dunia. Sebelumnya, produser Yulia Evina Bhara diumumkan menjadi salah satu juri dalam Critics’ Week ke-64 Festival Film Cannes 2025, sekaligus juri Emmy Awards tahun ini.

Selain itu, ada pula Kamila Andini yang menjadi perwakilan sineas Indonesia sebagai anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS). The Academy merupakan organisasi profesional prestisius di industri film dunia yang dikenal sebagai penyelenggara Academy Awards atau Oscar. 

Locarno Film Festival merupakan salah satu festival film internasional tertua dan paling berpengaruh, yang diselenggarakan sejak 1946. Festival ini dikenal karena keberaniannya dalam merayakan film-film independen, eksperimental, dan arthouse dari berbagai penjuru dunia. 

Indonesia pun telah beberapa kali menjejakkan kaki di festival ini. Selain The Science of Fictions dan Stone Turtle, beberapa sineas Indonesia juga pernah dilibatkan dalam program pengembangan Open Doors, yang membuka ruang kolaborasi lintas negara, di mana Asmara juga terlibat sebagai pemain di dalamnya.

Asmara Abigail memulai karier akting lewat film pendek seperti The Wheel (2015) dan Jenny (2016). Dia mulai mendapat sorotan setelah tampil dalam Setan Jawa (2016), film bisu bergaya ekspresionis karya Garin Nugroho. Namanya semakin melesat setelah membintangi film horor Pengabdi Setan dan Perempuan Tanah Jahanam karya Joko Anwar. 

Kini, kariernya tak hanya dikenal di dalam negeri, tapi juga ikut membentuk percakapan sinema dunia. Selamat Asmara Abigail, atas capaian barunya di lanskap perfilman internasional.

Baca juga: Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian Raih Raih Best Director di Festival Film International Montreal

SEBELUMNYA

Upin & Ipin Universe Meluncur, Ini Link & Cara Download Gimnya di PC dan Konsol

BERIKUTNYA

Link Streaming Indonesia U-23 vs Filipina U23 & Cara Menonton Pertandingan Gratis

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga