Film Lyora: Penantian Buah Hati Rilis Official Poster dan Trailer
12 July 2025 |
06:00 WIB
Film drama terbaru keluaran Jarasta Enterprise, Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment, berjudul Lyora: Penantian Buah Hati, baru saja merilis official trailer dan poster resminya. Sinema ini mengangkat kisah tentang pasangan suami istri yang tengah berjuang memiliki anak.
Disutradarai oleh Pritagita Arianegara, diproduseri Virgie Baker, Robert Ronny, dan Pandu Birantoro, serta Andi Boediman sebagai produser eksekutif. Jajaran pemerannya, ada Marsha Timothy dan Darius Sinathrya sebagai pasangan suami istri bernama Meutya dan Fajrie.
Baca juga: Film Horor Terbaru Bring Her Back Hadirkan Teror Mencekam ala Kreator Talk to Me
“Film Lyora: Penantian Buah Hati adalah film yang mewakili jutaan suara perempuan Indonesia yang sedang atau pernah berjuang diam-diam untuk menjadi ibu. Melalui film ini, kami ingin menumbuhkan empati dan kesadaran, infertilitas dan tekanan memiliki anak bukan hanya beban bagi perempuan, tapi juga perjuangan bersama pasangan,” ujar produser Virgie Baker, dalam konferensi pers perilisan trailer dan poster Lyora: Penantian Buah Hati, Jumat (11/7/2025).
Poster resminya memperlihatkan pasangan suami istri, Meutya (Marsha Timothy) dan Fajrie (Darius Sinathrya) yang tengah berdiri di samping ranjang bayi berwarna putih. Sang suami tampak merangkul istrinya, keduanya saling menggenggam tangan dengan raut wajah yang sendu dan penuh harapan, mencerminkan perasaan haru dan penantian panjang akan kehadiran buah hati.
Trailernya menampilkan cuplikan video lebih panjang yang membuat orang-orang makin penasaran dengan filmnya. Sebelumnya telah dirilis official teaser trailer yang memperlihatkan akting memukau dari Marsha Timothy dan Darius Sinathrya sebagai pasangan suami istri. Keduanya tampil begitu natural dan penuh emosi, menggambarkan pergulatan batin pasangan yang tengah berjuang mendapatkan momongan.
Mengisahkan Meutya, seorang wanita karir dengan segala kesibukannya, berusaha untuk memiliki keturunan di usianya yang sudah tidak lagi muda. Bersama suaminya, Fajrie, mereka menjalani berbagai program kehamilan, salah satunya bayi tabung.
Sepanjang perjalanannya mengikuti program tersebut, Meutya dan Fajrie menghadapi kegagalan dan rasa kehilangan yang mendalam, namun mereka tak pernah berhenti menyerah dan terus berharap.
Melalui traler terbarunya, diperlihatkan adegan-adegan menyentuh dan berbagai momen sulit yang dihadapi pasangan suami istri tersebut. Mulai dari rasa cemas saat menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit sampai melakukan pengobatan tradisional berdasarkan adat dan kepercayaan keluarga.
Mereka juga masih dihadapkan dengan konflik-konflik yang muncul akibat tekanan dari keluarga, teman-teman dan lingkungan sosial, membuat penonton ikut merasakan beratnya penantian yang dijalani Meutya dan Fajrie.
Adapun kisah dalam film Lyora: Penantian Buah Hati didasarkan dari novel berjudul Lyora: Keajaiban yang Dinanti yang ditulis oleh Fenty Effendy. Buku ini mengisahkan secara rinci perjuangan nyata Meutya Hafid seorang jurnalis dan politisi yang kini menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia.
Bersama suaminya, Fajrie, mereka berjuang memiliki anak dengan menjalani proses bayi tabung. Sempat mengalami tiga kali keguguran dalam satu tahun, sampai akhirnya Meutya berhasil memiliki putri bernama, Lyora di usia 44 tahun.
"Ketika membaca buku tersebut, aku tercengang setelah tahu perjuangannya yang sangat gigih, lalu aku terpikir untuk memvisualkan kisah tersebut supaya orang-orang yang punya kisah sama jadi lebih terhubung," ujar Virgie.
Begitupun dengan Januar R. Kusuma sebagai produser eksekutif, yang berharap bahwa film ini bisa menjadi penghubung bagi banyak pasangan untuk lebih terbuka dalam membicarakan isu-isu seputar kesuburan dan perjuangan mendapatkan anak, yang selama ini masih sering dianggap tabu di masyarakat.
“Lewat Lyora, kami percaya bahwa film bisa membuka ruang percakapan yang selama ini dianggap terlalu pribadi. Dari percakapan itu, muncul keberanian untuk saling mendengarkan tanpa menghakimi,” tutup Januar R. Kusuma.
Baca juga: Fakta Menarik Film Waktu Maghrib 2, Horor Mitologi Lokal yang Intens
Lyora: Penantian Buah Hati dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 7 Agustus 2025. Selain Marsha dan Darius, film ini juga dibintangi oleh Widyawati, Aimee Saras, Olga Lydia, Hannah Al Rashid, Ariyo Wahab, dan Ivanka Suwandi.
Disutradarai oleh Pritagita Arianegara, diproduseri Virgie Baker, Robert Ronny, dan Pandu Birantoro, serta Andi Boediman sebagai produser eksekutif. Jajaran pemerannya, ada Marsha Timothy dan Darius Sinathrya sebagai pasangan suami istri bernama Meutya dan Fajrie.
Baca juga: Film Horor Terbaru Bring Her Back Hadirkan Teror Mencekam ala Kreator Talk to Me
“Film Lyora: Penantian Buah Hati adalah film yang mewakili jutaan suara perempuan Indonesia yang sedang atau pernah berjuang diam-diam untuk menjadi ibu. Melalui film ini, kami ingin menumbuhkan empati dan kesadaran, infertilitas dan tekanan memiliki anak bukan hanya beban bagi perempuan, tapi juga perjuangan bersama pasangan,” ujar produser Virgie Baker, dalam konferensi pers perilisan trailer dan poster Lyora: Penantian Buah Hati, Jumat (11/7/2025).
Poster resminya memperlihatkan pasangan suami istri, Meutya (Marsha Timothy) dan Fajrie (Darius Sinathrya) yang tengah berdiri di samping ranjang bayi berwarna putih. Sang suami tampak merangkul istrinya, keduanya saling menggenggam tangan dengan raut wajah yang sendu dan penuh harapan, mencerminkan perasaan haru dan penantian panjang akan kehadiran buah hati.

Official poster Lyora: Penantian Buah Hati (Sumber Foto: Paragon Pictures)
Trailernya menampilkan cuplikan video lebih panjang yang membuat orang-orang makin penasaran dengan filmnya. Sebelumnya telah dirilis official teaser trailer yang memperlihatkan akting memukau dari Marsha Timothy dan Darius Sinathrya sebagai pasangan suami istri. Keduanya tampil begitu natural dan penuh emosi, menggambarkan pergulatan batin pasangan yang tengah berjuang mendapatkan momongan.
Mengisahkan Meutya, seorang wanita karir dengan segala kesibukannya, berusaha untuk memiliki keturunan di usianya yang sudah tidak lagi muda. Bersama suaminya, Fajrie, mereka menjalani berbagai program kehamilan, salah satunya bayi tabung.
Sepanjang perjalanannya mengikuti program tersebut, Meutya dan Fajrie menghadapi kegagalan dan rasa kehilangan yang mendalam, namun mereka tak pernah berhenti menyerah dan terus berharap.
Melalui traler terbarunya, diperlihatkan adegan-adegan menyentuh dan berbagai momen sulit yang dihadapi pasangan suami istri tersebut. Mulai dari rasa cemas saat menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit sampai melakukan pengobatan tradisional berdasarkan adat dan kepercayaan keluarga.
Mereka juga masih dihadapkan dengan konflik-konflik yang muncul akibat tekanan dari keluarga, teman-teman dan lingkungan sosial, membuat penonton ikut merasakan beratnya penantian yang dijalani Meutya dan Fajrie.
Adapun kisah dalam film Lyora: Penantian Buah Hati didasarkan dari novel berjudul Lyora: Keajaiban yang Dinanti yang ditulis oleh Fenty Effendy. Buku ini mengisahkan secara rinci perjuangan nyata Meutya Hafid seorang jurnalis dan politisi yang kini menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia.
Bersama suaminya, Fajrie, mereka berjuang memiliki anak dengan menjalani proses bayi tabung. Sempat mengalami tiga kali keguguran dalam satu tahun, sampai akhirnya Meutya berhasil memiliki putri bernama, Lyora di usia 44 tahun.
"Ketika membaca buku tersebut, aku tercengang setelah tahu perjuangannya yang sangat gigih, lalu aku terpikir untuk memvisualkan kisah tersebut supaya orang-orang yang punya kisah sama jadi lebih terhubung," ujar Virgie.
Begitupun dengan Januar R. Kusuma sebagai produser eksekutif, yang berharap bahwa film ini bisa menjadi penghubung bagi banyak pasangan untuk lebih terbuka dalam membicarakan isu-isu seputar kesuburan dan perjuangan mendapatkan anak, yang selama ini masih sering dianggap tabu di masyarakat.
“Lewat Lyora, kami percaya bahwa film bisa membuka ruang percakapan yang selama ini dianggap terlalu pribadi. Dari percakapan itu, muncul keberanian untuk saling mendengarkan tanpa menghakimi,” tutup Januar R. Kusuma.
Baca juga: Fakta Menarik Film Waktu Maghrib 2, Horor Mitologi Lokal yang Intens
Lyora: Penantian Buah Hati dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 7 Agustus 2025. Selain Marsha dan Darius, film ini juga dibintangi oleh Widyawati, Aimee Saras, Olga Lydia, Hannah Al Rashid, Ariyo Wahab, dan Ivanka Suwandi.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.