Tren VO2 Max Untuk Tubuh Bugar, Cukup dengan Dance 15 Menit
11 July 2025 |
18:04 WIB
Banyak istilah dalam berolahraga yang sebelumnya terdengar awam kini mulai dipahami dan menjadi tren di kalangan pegiat hidup sehat dan aktif. Salah satunya yakni VO2 max, yang menjadi indikator utama untuk mengukur tingkat kebugaran seseorang.
VO2 max selama ini lebih dikenal dalam dunia atletik atau pelatihan profesional. Mengutip Siloam Hospital, VO2 max adalah ukuran kapasitas aerobik seseorang yang menunjukkan jumlah oksigen yang diserap oleh otot rangka selama berolahraga.
Baca juga: Genhype Enggak Sempat Olahraga? Cukup Joget 15 Menit Setiap Hari!
Selain kebugaran, mengetahui nilai VO2 max juga dapat membantu mengukur peningkatan kesehatan jantung dari waktu ke waktu. Studi terbaru menunjukkan bahwa VO2 max adalah salah satu indikator paling akurat dalam memprediksi harapan hidup.
Semakin tinggi angkanya, semakin besar peluang seseorang hidup sehat lebih lama. Kabar baiknya, peningkatan VO2 max bisa dilakukan melalui aktivitas ringan. Salah satunya, dance 15 menit setiap hari.
Meskipun terlihat sederhana, namun efeknya disebut sangat nyata. Gerakan yang aktif dalam waktu singkat bisa membantu memperkuat sistem kardiovaskular, memperlancar pernapasan, dan bahkan memperbaiki suasana hati.
Spesialis Paru dan Onkologi dr. Moh Ramadhani Soeroso, menjelaskan bahwa aktivitas fisik meski hanya 15 menit sehari, tetap membawa dampak langsung pada sistem pernapasan. “Saat tubuh aktif bergerak, jantung akan bekerja lebih efisien sehingga paru-paru dapat menyerap oksigen dengan lebih optimal,” jelasnya, dikutip Hypeabis.id, Jumat (11/7/2025).
Pria yang karib disapa Deni ini menyebut, dengan peningkatan suplai oksigen, tubuh akan memproduksi lebih banyak mioglobin, zat penting yang membantu otot menyimpan oksigen. Hal ini memperlancar proses pembakaran energi dan mencegah penumpukan asam di otot maupun jaringan paru-paru.
Peningkatan VO2 max bukan hanya tentang menjadi lebih kuat atau tahan lama saat olahraga. Hal ini juga berarti sistem tubuh bekerja lebih cerdas dan efisien, dari sirkulasi darah, metabolisme energi, hingga perlindungan terhadap infeksi dan gangguan ringan seperti batuk.
Aktivitas seperti dance bahkan digunakan dalam berbagai program terapi karena terbukti membantu menurunkan stres dan meningkatkan kondisi mental, yang pada akhirnya juga berpengaruh pada kesehatan fisik. Menariknya, siapapun bisa memulainya.
Tidak butuh alat, tidak perlu keahlian khusus, dan tidak harus pergi ke gym. Cukup pilih lagu favorit, ikut gerakan dance yang sedang tren, dan luangkan 15 menit saja.
Untuk pekerja kantoran atau pelajar yang sehari-hari duduk terlalu lama, menurutnya ini adalah awal yang realistis untuk memulai hidup aktif. “Tidak perlu keluar rumah, cukup bergerak aktif dari dalam rumah. Ini adalah langkah sederhana yang efektif dalam menjaga kesehatan paru-paru,” tutur Deni.
Senada, lifestyle influencer Gerald Vincent menerangkan, peningkatan VO2 max tak harus datang dari latihan berat atau olahraga yang membosankan. “Jika suka dance, mungkin bisa pilih kegiatan ini. Dance bisa mendukung kesehatan jantung dan melancarkan darah ke paru-paru,” imbuhnya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
VO2 max selama ini lebih dikenal dalam dunia atletik atau pelatihan profesional. Mengutip Siloam Hospital, VO2 max adalah ukuran kapasitas aerobik seseorang yang menunjukkan jumlah oksigen yang diserap oleh otot rangka selama berolahraga.
Baca juga: Genhype Enggak Sempat Olahraga? Cukup Joget 15 Menit Setiap Hari!
Selain kebugaran, mengetahui nilai VO2 max juga dapat membantu mengukur peningkatan kesehatan jantung dari waktu ke waktu. Studi terbaru menunjukkan bahwa VO2 max adalah salah satu indikator paling akurat dalam memprediksi harapan hidup.
Semakin tinggi angkanya, semakin besar peluang seseorang hidup sehat lebih lama. Kabar baiknya, peningkatan VO2 max bisa dilakukan melalui aktivitas ringan. Salah satunya, dance 15 menit setiap hari.
Meskipun terlihat sederhana, namun efeknya disebut sangat nyata. Gerakan yang aktif dalam waktu singkat bisa membantu memperkuat sistem kardiovaskular, memperlancar pernapasan, dan bahkan memperbaiki suasana hati.
Spesialis Paru dan Onkologi dr. Moh Ramadhani Soeroso, menjelaskan bahwa aktivitas fisik meski hanya 15 menit sehari, tetap membawa dampak langsung pada sistem pernapasan. “Saat tubuh aktif bergerak, jantung akan bekerja lebih efisien sehingga paru-paru dapat menyerap oksigen dengan lebih optimal,” jelasnya, dikutip Hypeabis.id, Jumat (11/7/2025).
Pria yang karib disapa Deni ini menyebut, dengan peningkatan suplai oksigen, tubuh akan memproduksi lebih banyak mioglobin, zat penting yang membantu otot menyimpan oksigen. Hal ini memperlancar proses pembakaran energi dan mencegah penumpukan asam di otot maupun jaringan paru-paru.
Peningkatan VO2 max bukan hanya tentang menjadi lebih kuat atau tahan lama saat olahraga. Hal ini juga berarti sistem tubuh bekerja lebih cerdas dan efisien, dari sirkulasi darah, metabolisme energi, hingga perlindungan terhadap infeksi dan gangguan ringan seperti batuk.
Aktivitas seperti dance bahkan digunakan dalam berbagai program terapi karena terbukti membantu menurunkan stres dan meningkatkan kondisi mental, yang pada akhirnya juga berpengaruh pada kesehatan fisik. Menariknya, siapapun bisa memulainya.
Tidak butuh alat, tidak perlu keahlian khusus, dan tidak harus pergi ke gym. Cukup pilih lagu favorit, ikut gerakan dance yang sedang tren, dan luangkan 15 menit saja.
Untuk pekerja kantoran atau pelajar yang sehari-hari duduk terlalu lama, menurutnya ini adalah awal yang realistis untuk memulai hidup aktif. “Tidak perlu keluar rumah, cukup bergerak aktif dari dalam rumah. Ini adalah langkah sederhana yang efektif dalam menjaga kesehatan paru-paru,” tutur Deni.
Senada, lifestyle influencer Gerald Vincent menerangkan, peningkatan VO2 max tak harus datang dari latihan berat atau olahraga yang membosankan. “Jika suka dance, mungkin bisa pilih kegiatan ini. Dance bisa mendukung kesehatan jantung dan melancarkan darah ke paru-paru,” imbuhnya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.