Ilustrasi menari. (Sumber foto: Freepik)

Genhype Enggak Sempat Olahraga? Cukup Joget 15 Menit Setiap Hari!

30 June 2025   |   19:35 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Beda zaman, beda pula gaya hidupnya. Jika generasi 90-an rela antri untuk menonton konser musik favoritnya, generasi Z justru lebih senang mengikut event olahraga massal, dari city run sampai trail run atau lari lintas alam. Fenomena ini terlihat dari tiket lomba lari yang laris manis meski harganya tak murah.

Namun, apakah euforia ini sejalan dengan kebiasaan rutin berolahraga? Data berkata lain. Survei GoodStats pada 2024 terhadap 200 anak muda usia 18–30 tahun menunjukkan hanya 1 persem yang konsisten berolahraga setiap hari. Sebagian besar, yakni 37,1 persen, hanya berolahraga seminggu sekali.

Sisanya? Lebih jarang, bahkan tidak sama sekali. Rutinitas padat, gaya hidup sedentari, dan godaan rebahan menjadi kombinasi yang sulit dikalahkan.

Baca juga: 5 Manfaat Menari yang Bisa Bikin Bahagia hingga Meningkatkan Kesehatan Jantung

Di tengah gaya hidup serba cepat dan minim gerak ini, dokter sekaligus kreator konten kesehatan dari Klinik Medika OHC, dr. Stellon Salim, MKK, AIFO-K, menekankan pentingnya aktivitas fisik ringan yang konsisten untuk menjaga fungsi vital tubuh terutama paru-paru. “Paru-paru itu seperti otot. Kalau jarang dipakai, fungsinya bisa menurun,” jelas dr. Stellon.

Salah satu aktivitas yang dia sarankan adalah menari selama 15 menit sehari. Menurutnya, dance ringan 15 menit cukup untuk melatih kapasitas paru-paru, memperbaiki sirkulasi oksigen, dan mencegah gejala ringan seperti batuk atau cepat lelah. "Kuncinya bukan intensitas tinggi, tapi konsistensi," tuturnya.

Kegiatan fisik seperti menari kini juga semakin dilirik sebagai cara menyenangkan untuk memulai gaya hidup aktif, terutama di kalangan muda. Beberapa komunitas bahkan mempopulerkan tantangan gerakan harian selama 15 menit melalui media sosial, lengkap dengan musik, kostum, dan ekspresi kreatif lainnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa olahraga tak harus melulu soal lari maraton atau nge-gym. Rutinitas kecil yang dilakukan setiap hari, seperti menari, bisa menjadi cara efektif untuk menjaga kesehatan tubuh termasuk sistem pernapasan tanpa tekanan besar.

Membawa pesan kesehatan melalui jalur yang dekat dengan keseharian anak muda seperti musik, media sosial, atau tarian menjadi salah satu pendekatan yang mulai banyak digunakan berbagai pihak, baik komunitas, tenaga medis, maupun penyelenggara acara.

Selain memberikan ruang berekspresi, pendekatan ini juga bisa menjangkau mereka yang mungkin belum terbiasa berolahraga secara rutin. Menari 15 menit setiap hari mungkin terdengar sepele, tapi bisa menjadi awal dari perubahan yang lebih besar, baik bagi fisik maupun mental. 

Nah, bagi Genhype yang ingin membangun kebiasaan sehat ini juga bisa mengikuti kompetisi salah satunya Potek Dance Fest dengan mengunggah video dance berdurasi 30 detik ke Instagram Reels atau TikTok. Siapa tahu, dari gerakan kecil itu, muncul semangat baru untuk hidup lebih aktif tanpa harus jauh-jauh dari zona nyaman.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Mantan Atlet Bulu Tangkis Kevin Sanjaya Diangkat Sebagai Direktur MNC Vision

BERIKUTNYA

Empat Cara Pelaku UMKM Manfaatkan Canva untuk Lejitkan Bisnis

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga