5 Cara Merawat Kuku saat Pakai Gel Nail Polish dengan Lampu UV
06 July 2025 |
17:00 WIB
Merawat kuku sering kali dianggap sepele, padahal kuku yang sehat membuat tangan terlihat bersih dan menarik. Paparan bahan kimia dari produk cat kuku gel dan penggunaan alat manicure yang kurang tepat, bisa membuat kuku menjadi rapuh, kusam, dan mudah patah.
Gel nail polish atau cat kuku gel dibuat dari formula khusus sehingga harus dikeringkan di bawah lampu UV atau LED, beda dengan cat kuku biasa yang bisa mengering di udara terbuka.
Setiap lapisannya, termasuk base coat, color coat, dan top coat, harus terkena paparan lampu UV atau LED untuk memicu reaksi polimerisasi sehingga bisa menghasilkan permukaan yang keras, berkilau dan hasilnya tahan lama sekitar dua sampai tiga minggu tanpa pudar dan mengelupas.
Baca Juga: Tren Naked Manicure, Gaya Clean Girl Aesthetic untuk Kuku Sehat & Elegan
Namun, di balik kelebihannya, penggunaan gel nail polish terlalu sering juga bisa berisiko untuk kesehatan kuku, mulai dari kuku rapuh, kering, dan mudah patah. Nah Genhype, mengutip Real Simple, berikut beberapa cara merawat kuku agar tetap sehat meskipun sering menggunakan gel nail polish.
Sunscreen akan membantu meminimalkan risiko penuaan kulit dini, seperti munculnya flek atau kerutan, serta mengurangi potensi risiko kanker kulit akibat paparan sinar lampu pengering kuku.
Selain itu, kita juga bisa menggunakan sarung tangan khusus anti-UV dengan ujung jari terbuka. Sarung tangan ini dirancang untuk melindungi kulit tangan tanpa mengganggu proses pengeringan kuku.
Setelah itu, bersihkan seluruh permukaan kuku dari sisa minyak alami atau kotoran dengan menggunakan alcohol wipe atau nail dehydrator. Proses ini sangat penting untuk membantu gel menempel dengan kuat pada kuku, mencegah pengelupasan, serta menjaga hasil manicure tetap rata dan rapi.
Kandungan nutrisi seperti vitamin E dan asam lemak esensial di dalamnya dapat membantu menguatkan kuku, menjaga elastisitas, dan mempercepat proses perbaikan setelah gel nail polish diangkat.
Penggunaan krim tangan setelah cuticle oil juga membantu mengunci kelembapan dan melindungi tangan dari efek paparan bahan kimia atau udara kering. Dengan perawatan ini, kuku tetap lentur, tidak mudah patah, dan tampilan manicure pun jadi lebih tahan lama.
Cara paling aman untuk menghapus gel nail polish adalah dengan meminta bantuan profesional di salon kecantikan. Biasanya, proses pengangkatan gel dilakukan dengan merendam kuku dalam cairan aseton selama beberapa menit, kemudian dilanjutkan dengan pengangkatan secara perlahan menggunakan alat khusus tanpa merusak permukaan kuku. Jika ingin melakukannya sendiri di rumah, pastikan menggunakan teknik perendaman yang benar dan hindari penggunaan alat tajam untuk mencungkil sisa gel.
Meski kuku sebenarnya tidak 'bernapas' seperti kulit, mengistirahatkannya sebentar akan membantu kuku terhidrasi kembali dan memperbaiki kerusakan akibat paparan bahan kimia keras.
Selama masa jeda ini, fokuslah pada perawatan kuku, seperti rutin menggunakan minyak kutikula, krim pelembap, dan produk penguat kuku alami untuk mencegah kerapuhan dan menjaga kuku tetap sehat serta kuat sebelum kembali menggunakan gel nail polish.
Baca Juga: Kuku NFC, Tren Kecantikan yang Menggabungkan Teknologi dan Estetika
Gel nail polish atau cat kuku gel dibuat dari formula khusus sehingga harus dikeringkan di bawah lampu UV atau LED, beda dengan cat kuku biasa yang bisa mengering di udara terbuka.
Setiap lapisannya, termasuk base coat, color coat, dan top coat, harus terkena paparan lampu UV atau LED untuk memicu reaksi polimerisasi sehingga bisa menghasilkan permukaan yang keras, berkilau dan hasilnya tahan lama sekitar dua sampai tiga minggu tanpa pudar dan mengelupas.
Baca Juga: Tren Naked Manicure, Gaya Clean Girl Aesthetic untuk Kuku Sehat & Elegan
Namun, di balik kelebihannya, penggunaan gel nail polish terlalu sering juga bisa berisiko untuk kesehatan kuku, mulai dari kuku rapuh, kering, dan mudah patah. Nah Genhype, mengutip Real Simple, berikut beberapa cara merawat kuku agar tetap sehat meskipun sering menggunakan gel nail polish.
1. Lindungi Kuku dengan Sunscreen
Sebelum melakukan manicure dengan gel nail polish, penting untuk melindungi kulit tangan dari paparan sinar UV atau LED yang digunakan saat proses pengeringan. Oleskan sunscreen dengan minimal SPF 30 pada tangan, terutama di bagian punggung tangan yang paling sering terpapar sinar langsung.Sunscreen akan membantu meminimalkan risiko penuaan kulit dini, seperti munculnya flek atau kerutan, serta mengurangi potensi risiko kanker kulit akibat paparan sinar lampu pengering kuku.
Selain itu, kita juga bisa menggunakan sarung tangan khusus anti-UV dengan ujung jari terbuka. Sarung tangan ini dirancang untuk melindungi kulit tangan tanpa mengganggu proses pengeringan kuku.
2. Langkah Menggunakan Cat Kuku Gel
Bentuk kuku sesuai keinginan dan haluskan permukaannya dengan buff ringan. Hindari mengikir terlalu kasar agar kuku tidak menjadi terlalu tipis atau rapuh. Selanjutnya, dorong kutikula secara lembut menggunakan alat khusus untuk membuka ruang bagi aplikasi gel tanpa merusak kulit sekitar kuku.Setelah itu, bersihkan seluruh permukaan kuku dari sisa minyak alami atau kotoran dengan menggunakan alcohol wipe atau nail dehydrator. Proses ini sangat penting untuk membantu gel menempel dengan kuat pada kuku, mencegah pengelupasan, serta menjaga hasil manicure tetap rata dan rapi.
3. Hidrasi Kulit Sekitar Kuku
Menggunakan cuticle oil dan krim tangan secara rutin merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan kuku, terutama jika sering menggunakan gel nail polish. Cuticle oil berfungsi untuk melembapkan kutikula dan area sekitar kuku, sehingga mencegah kekeringan, retak, dan kulit mengelupas.Kandungan nutrisi seperti vitamin E dan asam lemak esensial di dalamnya dapat membantu menguatkan kuku, menjaga elastisitas, dan mempercepat proses perbaikan setelah gel nail polish diangkat.
Penggunaan krim tangan setelah cuticle oil juga membantu mengunci kelembapan dan melindungi tangan dari efek paparan bahan kimia atau udara kering. Dengan perawatan ini, kuku tetap lentur, tidak mudah patah, dan tampilan manicure pun jadi lebih tahan lama.
4. Jangan Melepas Gel Secara Paksa
Apabila ingin menghapus cat kuku gel untuk mengganti tampilannya, proses ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Hindari kebiasaan mencungkil atau mengupas lapisan gel secara paksa, karena dapat merusak lapisan kuku alami, membuat kuku menjadi tipis, rapuh, dan mudah retak. Menghilangkan gel secara sembarangan juga bisa meninggalkan permukaan kuku yang kasar dan tidak rata.Cara paling aman untuk menghapus gel nail polish adalah dengan meminta bantuan profesional di salon kecantikan. Biasanya, proses pengangkatan gel dilakukan dengan merendam kuku dalam cairan aseton selama beberapa menit, kemudian dilanjutkan dengan pengangkatan secara perlahan menggunakan alat khusus tanpa merusak permukaan kuku. Jika ingin melakukannya sendiri di rumah, pastikan menggunakan teknik perendaman yang benar dan hindari penggunaan alat tajam untuk mencungkil sisa gel.
5. Istirahatkan Kuku dari Produk Bahan Kimia
Setelah beberapa bulan rutin menggunakan gel nail polish, sangat disarankan untuk memberi waktu istirahat pada kuku dari berbagai produk berbahan kimia. Ambil jeda selama 1 hingga 2 minggu, atau bahkan lebih lama jika memungkinkan, untuk memberi kesempatan pada kuku memulihkan kekuatan dan ketebalannya secara alami.Meski kuku sebenarnya tidak 'bernapas' seperti kulit, mengistirahatkannya sebentar akan membantu kuku terhidrasi kembali dan memperbaiki kerusakan akibat paparan bahan kimia keras.
Selama masa jeda ini, fokuslah pada perawatan kuku, seperti rutin menggunakan minyak kutikula, krim pelembap, dan produk penguat kuku alami untuk mencegah kerapuhan dan menjaga kuku tetap sehat serta kuat sebelum kembali menggunakan gel nail polish.
Baca Juga: Kuku NFC, Tren Kecantikan yang Menggabungkan Teknologi dan Estetika
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.