Lineup Fase Pertama AXEAN Festival 2025 Diumumkan, Tampilkan Musisi Asia Tenggara
01 July 2025 |
18:00 WIB
AXEAN Festival segera digelar pada 13-14 September 2025 di Jimbaran Hub, Bali. Selama dua hari, festival musik berskala internasional itu mengajak sederet musisi dan publik luas untuk merayakan sekaligus mengenal perkembangan musik terkini khususnya di wilayah Asia Tenggara.
Bergulir sejak 2020, AXEAN Festival ialah platform ekspor musik Asia Tenggara yang menggabungkan festival penampilan dan konferensi musik lintas negara. Perhelatan ini disebut menjadi acara di Asia Tenggara pertama yang menghadirkan sejumlah musisi lintas wilayah dengan menggabungkan seni, inovasi, budaya, dan kolaborasi dalam bidang musik
Jelang gelarannya, pihak penyelenggara pun telah mengumumkan daftar lineup fase pertama untuk AXEAN Festival 2025. Menjadi edisi kedua, deretan lineup tahun ini menghadirkan daftar musisi dinamis dan eklektik, yang mencerminkan beragam genre, budaya, dan gaya musik dari berbagai wilayah di Asia Tenggara.
Sejumlah musisi yang sudah dikonfirmasi akan hadir yakni band rock alternatif Jangar asal Bali, trio rock psikedelik Kelompok Penerbang Roket, kuartet rock indie Ministry Of, serta band beranggotakan enam musisi L’alphalpha.
Baca juga: JBL Festival 2025: Cek Daftar Lineup, Harga & Cara Beli Tiketnya
Selain itu, akan hadir juga produser serta penyanyi-penulis lagu yang sedang naik daun XANDEGA dari Indonesia, bersama pelopor musik budots DJ Love dan grup alt-rock One Click Straight dari Filipina.
Termasuk, artis dark pop yang sedang naik daun Su San dari Malaysia, penyanyi-penulis lagu pop/rock indie Shye, musisi serta produser elektronik produktif Fauxe dari Singapura, aksi rave n’ roll eksperimental S.O.L.E. serta alt rock band beranggotakan empat orang DOOR PLANT dari Thailand.
David Siow, Co-founder dan Co-director AXEAN Festival, mengatakan ansambel musisi Asia Tenggara yang tergabung dalam lineup fase pertama dinilai siap untuk merambah pasar regional dan internasional dengan karya-karya mereka. Dia pun memastikan nantinya akan ada lebih banyak musisi yang diumumkan untuk memeriahkan AXEAN Festival 2025.
"Banyak dari musisi tersebut telah memiliki banyak pengikut lokal, dan kami di sini hadir untuk menghubungkan titik-titik tersebut secara global," katanya dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2025).
Mulai dari funkot atau dangdut Indonesia, vinahouse Vietnam, manyao Singapura/Malaysia, hingga budots Filipina, konsep panggung pertunjukan segar ini dibuat untuk merayakan genre-genre akar rumput yang unik, sekaligus mendefinisikan ulang skena club internasional dengan sentuhan lokal yang sangat khas.
"Kami melihat ini bukan hanya sebagai tren tetapi sebagai wahana yang kuat untuk memamerkan identitas regional kami dengan cara yang baru dan menarik, di samping beragam spektrum musik lokal yang terus kami perjuangkan," ujarnya.
Tahun ini, AXEAN Festival bakal menyajikan lebih dari 40 pertunjukan musik dari sejumlah musisi di Asia Tenggara, baik yang sedang naik daun ataupun sudah mapan, sembari menjelajahi format kolaboratif dan edukasional yang memperkuat ekosistem bisnis dan kreatif di lintas wilayah.
Piyapong menuturkan proses seleksi artis AXEAN Festival menempatkan penekanan kuat pada profesionalisme, dampak pertunjukan langsung, dan visi artistik, yang dikurasi dengan mempertimbangkan audiens lokal, regional, dan internasional.
"Siap ekspor adalah prinsip utama dalam cara kami mengkurasi musisi untuk AXEAN. Namun, itu tidak berarti hanya memilih musisi yang sudah populer di luar negeri atau mereka yang bernyanyi dalam bahasa Inggris yang sempurna. Ini tentang memilih musisi yang secara profesional siap untuk menavigasi industri musik global saat ini, secara artistik, logistik, dan mental," jelasnya.
Sejalan dengan filosofi yang mengutamakan musisi, AXEAN Festival 2025 juga akan menampilkan Music Conference dan Songwriting Camp. Keduanya dirancang untuk menciptakan peluang yang bermakna bagi dialog lintas batas, kolaborasi, dan kemitraan industri.
Konferensi ini mencakup diskusi panel yang dikurasi, pertemuan bisnis, dan jaringan terstruktur antara delegasi regional dan internasional. Sementara itu, songwriting camp selama empat hari yang diselenggarakan menjelang festival utama mengundang musisi dan produser terpilih untuk berkreasi bersama dalam lingkungan yang kolaboratif dan lintas budaya.
Selama empat hari, musisi, produser, maupun penulis lagu terpilih akan berada dalam ruang yang sama untuk bertukar ide dan menciptakan karya-karya lagu. Tahun lalu, program ini berhasil menghasilkan 20 lagu orisinal, menjadi bukti potensi kreatif yang besar dari para musisi.
Pihak penyelenggara pun telah mengumumkan daftar harga tiket AXEAN Festival 2025. Ada tiga kategori tiket yang dijual dengan harga mulai dari Rp100.000 untuk 1 Day Pass dan Rp200.000 untuk 2 Day Pass. Tiketnya bisa dibeli melalui situs ataupun aplikasi Loket.com, atau lewat link berikut ini.
Baca juga: Peterpan Bakal Comeback dalam Konser Agustus 2025, Hadirkan Formasi Lengkap?
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Bergulir sejak 2020, AXEAN Festival ialah platform ekspor musik Asia Tenggara yang menggabungkan festival penampilan dan konferensi musik lintas negara. Perhelatan ini disebut menjadi acara di Asia Tenggara pertama yang menghadirkan sejumlah musisi lintas wilayah dengan menggabungkan seni, inovasi, budaya, dan kolaborasi dalam bidang musik
Jelang gelarannya, pihak penyelenggara pun telah mengumumkan daftar lineup fase pertama untuk AXEAN Festival 2025. Menjadi edisi kedua, deretan lineup tahun ini menghadirkan daftar musisi dinamis dan eklektik, yang mencerminkan beragam genre, budaya, dan gaya musik dari berbagai wilayah di Asia Tenggara.
Sejumlah musisi yang sudah dikonfirmasi akan hadir yakni band rock alternatif Jangar asal Bali, trio rock psikedelik Kelompok Penerbang Roket, kuartet rock indie Ministry Of, serta band beranggotakan enam musisi L’alphalpha.
Baca juga: JBL Festival 2025: Cek Daftar Lineup, Harga & Cara Beli Tiketnya
Selain itu, akan hadir juga produser serta penyanyi-penulis lagu yang sedang naik daun XANDEGA dari Indonesia, bersama pelopor musik budots DJ Love dan grup alt-rock One Click Straight dari Filipina.
Termasuk, artis dark pop yang sedang naik daun Su San dari Malaysia, penyanyi-penulis lagu pop/rock indie Shye, musisi serta produser elektronik produktif Fauxe dari Singapura, aksi rave n’ roll eksperimental S.O.L.E. serta alt rock band beranggotakan empat orang DOOR PLANT dari Thailand.
David Siow, Co-founder dan Co-director AXEAN Festival, mengatakan ansambel musisi Asia Tenggara yang tergabung dalam lineup fase pertama dinilai siap untuk merambah pasar regional dan internasional dengan karya-karya mereka. Dia pun memastikan nantinya akan ada lebih banyak musisi yang diumumkan untuk memeriahkan AXEAN Festival 2025.
"Banyak dari musisi tersebut telah memiliki banyak pengikut lokal, dan kami di sini hadir untuk menghubungkan titik-titik tersebut secara global," katanya dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2025).
Rangkaian Acara AXEAN Festival 2025
Piyapong Muenprasertdee selaku Co-founder sekaligus Ketua Tim AXEAN Festival menyampaikan AXEAN Festival 2025 akan memperkenalkan Club SEA Showcase, panggung khusus yang menyoroti musik elektronik dan klub, genre yang menurutnya cukup digandrungi saat ini dan siap diekspor gaungnya di seluruh dunia.Mulai dari funkot atau dangdut Indonesia, vinahouse Vietnam, manyao Singapura/Malaysia, hingga budots Filipina, konsep panggung pertunjukan segar ini dibuat untuk merayakan genre-genre akar rumput yang unik, sekaligus mendefinisikan ulang skena club internasional dengan sentuhan lokal yang sangat khas.
"Kami melihat ini bukan hanya sebagai tren tetapi sebagai wahana yang kuat untuk memamerkan identitas regional kami dengan cara yang baru dan menarik, di samping beragam spektrum musik lokal yang terus kami perjuangkan," ujarnya.
Tahun ini, AXEAN Festival bakal menyajikan lebih dari 40 pertunjukan musik dari sejumlah musisi di Asia Tenggara, baik yang sedang naik daun ataupun sudah mapan, sembari menjelajahi format kolaboratif dan edukasional yang memperkuat ekosistem bisnis dan kreatif di lintas wilayah.
Piyapong menuturkan proses seleksi artis AXEAN Festival menempatkan penekanan kuat pada profesionalisme, dampak pertunjukan langsung, dan visi artistik, yang dikurasi dengan mempertimbangkan audiens lokal, regional, dan internasional.
"Siap ekspor adalah prinsip utama dalam cara kami mengkurasi musisi untuk AXEAN. Namun, itu tidak berarti hanya memilih musisi yang sudah populer di luar negeri atau mereka yang bernyanyi dalam bahasa Inggris yang sempurna. Ini tentang memilih musisi yang secara profesional siap untuk menavigasi industri musik global saat ini, secara artistik, logistik, dan mental," jelasnya.
Sejalan dengan filosofi yang mengutamakan musisi, AXEAN Festival 2025 juga akan menampilkan Music Conference dan Songwriting Camp. Keduanya dirancang untuk menciptakan peluang yang bermakna bagi dialog lintas batas, kolaborasi, dan kemitraan industri.
Konferensi ini mencakup diskusi panel yang dikurasi, pertemuan bisnis, dan jaringan terstruktur antara delegasi regional dan internasional. Sementara itu, songwriting camp selama empat hari yang diselenggarakan menjelang festival utama mengundang musisi dan produser terpilih untuk berkreasi bersama dalam lingkungan yang kolaboratif dan lintas budaya.
Selama empat hari, musisi, produser, maupun penulis lagu terpilih akan berada dalam ruang yang sama untuk bertukar ide dan menciptakan karya-karya lagu. Tahun lalu, program ini berhasil menghasilkan 20 lagu orisinal, menjadi bukti potensi kreatif yang besar dari para musisi.
Pihak penyelenggara pun telah mengumumkan daftar harga tiket AXEAN Festival 2025. Ada tiga kategori tiket yang dijual dengan harga mulai dari Rp100.000 untuk 1 Day Pass dan Rp200.000 untuk 2 Day Pass. Tiketnya bisa dibeli melalui situs ataupun aplikasi Loket.com, atau lewat link berikut ini.
Baca juga: Peterpan Bakal Comeback dalam Konser Agustus 2025, Hadirkan Formasi Lengkap?
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.