10 Maskapai Terbaik yang Masuk Penghargaan World Airline Awards 2025
24 June 2025 |
19:22 WIB
Skytrax baru-baru ini mengumumkan daftar pemenang baru dalam World Airline Awards 2025. Ini adalah ajang bergengsi yang dinantikan industri penerbangan global setiap tahunnya. Pemenang penghargaan ini merupakan akumulasi nilai dari survei yang dilakukan penunmpang dari berbagai belahan dunia.
Hasil survei dari Skytrax kerap menjadi refleksi suara langsung para penumpang maskapai dari seluruh dunia. Sejak dimulai pada 1999, World Airline Awards terus menjunjung prinsip inklusivitas. Skytrax membuka peluang bagi seluruh maskapai, tanpa terkecuali, untuk dinominasikan dan dinilai oleh pelanggan.
Baca juga: Fakta-fakta Menarik Indonesia Airlines, Maskapai Baru dengan Rute Khusus Internasional
Survei tahun ini mencakup lebih dari 325 maskapai. Penumpang bebas memilih maskapai favorit mereka dan menilai pengalaman berdasarkan berbagai indikator, dari kenyamanan kursi, kualitas makanan, konektivitas Wi-Fi dalam kabin, dan berbagai faktor penting lain.
Hasil akhirnya menjadi gambaran menyeluruh tentang siapa saja yang benar-benar menempatkan pengalaman dan keselamatan penumpang. Lantas maskapai mana saja yang masuk ke dalam 10 besar tahun ini? Berikut adalah ulasannya:
Sebagai maskapai nasional Qatar yang bermarkas di Doha, Qatar Airways dikenal dengan layanan unggulan yang menekankan pada kenyamanan, santapan berkualitas tinggi, sistem hiburan canggih dalam kabin, serta armada pesawat yang relatif muda dengan rata-rata usia lima tahun. Maskapai ini mengoperasikan lebih dari 200 pesawat dan melayani lebih dari 150 destinasi internasional, mencakup kawasan seperti Asia, Eropa, Australia, Amerika, Timur Tengah, dan Afrika.
Keunggulan Singapore Airlines terletak pada komitmen mereka terhadap kepuasan penumpang. Menu makanan di semua kelas dikurasi oleh tim koki ternama dunia. Selain itu, penumpang juga dapat menikmati hiburan dalam pesawat yang lengkap, seperti film, musik, hingga permainan. Bersama Scoot, maskapai bertarif rendah miliknya, Singapore Airlines mengelola lebih dari 180 pesawat dan menjangkau lebih dari 110 destinasi secara global.
Berbasis di Hong Kong, Cathay Pacific Group mengoperasikan layanan penumpang dan kargo terjadwal ke lebih dari 200 kota di berbagai benua dengan hampir 200 armada pesawat. Cathay Pacific adalah salah satu maskapai pendiri aliansi penerbangan global oneworld, yang memungkinkan penumpang untuk terhubung dengan maskapai lain di seluruh dunia dengan mudah.
Emirates menjalankan operasinya dari kantor pusat yang ada di Dubai. Emirates mengandalkan armada modern serta layanan berkualitas dari kru multikultural. Dengan 262 pesawat, Emirates melayani lebih dari 150 destinasi yang tersebar di enam benua. Maskapai ini dikenal kerap memakai armada pesawat Airbus A380 dan Boeing 777 yang modern dan nyaman.
Didirikan pada 1952, ANA berkembang menjadi maskapai terbesar di Jepang. Dengan jaringan rute domestik dan internasional yang luas, yakni 82 rute internasional dan 118 domestik, ANA masih menawarkan sistem hub ganda di dua bandara utama Tokyo, Narita dan Haneda. Maskapai ini menjadi bagian dari Star Alliance sejak 1999 dan memungkinkan koneksi lintas benua yang efisien.
Turkish Airlines, yang tergabung dalam Star Alliance, mulai beroperasi pada 1933 dengan hanya lima pesawat dan kini terbang ke lebih dari 300 tujuan di seluruh dunia. Dengan armada yang terus berkembang, maskapai ini dikenal sebagai operator dengan jangkauan negara terbanyak dibandingkan maskapai lainnya.
Bermarkas di Seoul dan berpusat di Bandara Incheon, Korean Air merupakan pendiri aliansi SkyTeam dan mengoperasikan layanan penumpang dan kargo ke 125 tujuan di 44 negara. Dengan 169 pesawat, bisnis maskapai ini juga meliputi katering dan kedirgantaraan. Korean Air menempatkan keunggulan layanan sebagai nilai utamanya.
Air France menghadirkan pengalaman terbang yang menyenangkan dan berkualitas, dengan mengoperasikan 1.500 penerbangan setiap harinya. Sejak bergabung dengan KLM pada 2004, grup ini menyediakan akses ke 312 destinasi di 116 negara. Dari hub mereka di Paris-Charles de Gaulle dan Amsterdam-Schiphol, Grup Air France ini menawarkan kepada pelanggannya akses ke berbagai bandara internasional lain di dunia.
Japan Airlines, maskapai asal Jepang yang didirikan tahun 1951, memiliki armada lebih dari 230 pesawat dan tergabung dalam oneworld sejak 2007. Dengan empat pusat operasional utama, JAL melayani 95 destinasi di 20 kawasan. Armada ini dikenal akan keramahannya yang mencerminkan tradisi Jepang. Selain itu, JAL juga dikenal fokus pada keselamatan dan pelayanan terbaik.
Berdiri sejak 1993 di Provinsi Hainan, Tiongkok, Hainan Airlines kini mengoperasikan lebih dari 400 pesawat bersama anak perusahaannya. Maskapai ini memiliki jaringan rute yang meliputi Asia, Eropa, Amerika Utara, dan wilayah Pasifik Selatan, serta mengoperasikan puluhan kantor cabang di berbagai wilayah.
Hasil survei dari Skytrax kerap menjadi refleksi suara langsung para penumpang maskapai dari seluruh dunia. Sejak dimulai pada 1999, World Airline Awards terus menjunjung prinsip inklusivitas. Skytrax membuka peluang bagi seluruh maskapai, tanpa terkecuali, untuk dinominasikan dan dinilai oleh pelanggan.
Baca juga: Fakta-fakta Menarik Indonesia Airlines, Maskapai Baru dengan Rute Khusus Internasional
Survei tahun ini mencakup lebih dari 325 maskapai. Penumpang bebas memilih maskapai favorit mereka dan menilai pengalaman berdasarkan berbagai indikator, dari kenyamanan kursi, kualitas makanan, konektivitas Wi-Fi dalam kabin, dan berbagai faktor penting lain.
Hasil akhirnya menjadi gambaran menyeluruh tentang siapa saja yang benar-benar menempatkan pengalaman dan keselamatan penumpang. Lantas maskapai mana saja yang masuk ke dalam 10 besar tahun ini? Berikut adalah ulasannya:
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.