Still photo Superman (2015) (Sumber gambar: IMDb)

Sinopsis Film Superman (2025), Penanda Era Baru DC Universe

24 June 2025   |   06:30 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Film Superman (2025) digadang-gadang akan menandai era baru dalam semesta sinematik DC. Mengusung tajuk besar Gods and Monsters, proyek ini menjadi tonggak pertama dalam restrukturisasi DC Universe (DCU) di bawah kepemimpinan James Gunn dan Peter Safran sebagai co-CEO DC Studios.

Dalam film ini, Gunn turun gunung langsung dan akan bertindak sebagai sutradara, penulis skenario, sekaligus produser. Keterlibatannya yang penuh pada project Superman (2025) seolah tengah menegaskan pendekatan personal dan visioner terhadap arah baru waralaba ini.

Film yang direncanakan tayang pada 11 Juli 2025 ini digarap oleh rumah produksi kenamaan, yakni  DC Studios, Troll Court Entertainment, dan The Safran Company. Distribusi filmnya akan ditangani oleh Warner Bros. Pictures. Meski ini adalah reboot dari seri Superman, akan ada beberapa hal baru yang ditawarkan.

Baca juga: James Gunn Bawa Sisi Emosional Superman ke Layar Lebar, Rilis Juli 2025
 

Still photo Superman (2015) (Sumber gambar: IMDb)

Still photo Superman (2015) (Sumber gambar: IMDb)


Salah satu langkah berani yang diambil adalah menghadirkan David Corenswet sebagai wajah baru Clark Kent/Superman. Aktor muda tersebut sebelumnya dikenal lewat serial House of Cards dan film Pearl.

Film ini juga didukung jajaran pemain bertabur bintang seperti Rachel Brosnahan sebagai Lois Lane, Nicholas Hoult sebagai Lex Luthor, Edi Gathegi sebagai Mr. Terrific, dan Nathan Fillion sebagai Guy Gardner/Green Lantern. Nama-nama lain seperti Skyler Gisondo, Anthony Carrigan, Wendell Pierce, hingga Isabela Merced dan Maria Gabriela de Faria melengkapi barisan tokoh yang mewakili kompleksitas dunia baru yang ingin dibangun oleh Gunn.

Berbeda dari pendekatan origin story tradisional, Superman versi 2025 tidak akan mengisahkan awal mula sang tokoh utama, melainkan langsung memperlihatkan perannya sebagai pahlawan yang telah dikenal publik.

Cerita dibuka ketika Clark Kent telah menjalin relasi dengan Lois Lane dan menghadapi ancaman dari musuh bebuyutannya, Lex Luthor. Film ini menitikberatkan pada pergulatan identitas Clark Kent sebagai makhluk Krypton yang dibesarkan di bumi, tepatnya di Smallville, Kansas. 

Dia berupaya menyeimbangkan dua sisi kehidupannya, sebagai makhluk dari Krypton dengan kekuatan luar biasa dan manusia yang menjunjung nilai-nilai moral. Tokoh ini kini dihadapkan pada dunia yang kian mempertanyakan relevansi nilai-nilai seperti kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan yang selama ini dianutnya.

Salah satu adegan yang paling mencolok melibatkan karakter Lois Lane yang diperankan Rachel Brosnahan. Dalam salah satu momen kritis, Lois mempertanyakan peran Superman dalam konflik internasional. Narasi seperti ini menunjukkan arah baru yang lebih dewasa dan kontemplatif, menjauh dari sekadar narasi hitam-putih antara baik dan jahat.

Selain itu, film ini juga akan memperkenalkan beberapa karakter lain seperti Guy Gardner (Green Lantern) yang diperankan oleh Nathan Fillion, dan Hawkgirl yang diperankan oleh Isabela Merced. 

Untuk menghidupkan narasi semesta baru ini, proses syuting Superman dilakukan di beberapa tempat. Dimulai di Svalbard, Norwegia, berlanjut di Trilith Studios, Atlanta, serta beberapa lokasi lain di Ohio dan negara bagian Georgia. Proses syuting sendiri telah rampung sejak Juli 2024.

Fakta menariknya, film ini pun akan dikemas dengan lebih matang. DC merencanakan menayangkannya dalam format premium seperti IMAX, RealD 3D, Dolby Cinema, ScreenX, dan 4DX. DC memang akan totalitas dalam karya ini.
 

Still photo Superman (2015) (Sumber gambar: IMDb)

Still photo Superman (2015) (Sumber gambar: IMDb)


Sebab, film ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi DCU. Kesuksesannya akan menentukan arah pengembangan DCU pada masa depan. 

Superman adalah salah satu waralaba paling menarik di DC. Edisi pertamanya yang dirilis pada 1978 tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga menetapkan standar baru untuk film-film pahlawan super di masa depan. 

Film garapan Richard Donner kala itu dianggap sebagai film pahlawan super modern pertama yang sukses besar dan memiliki dampak signifikan pada genre tersebut. Pendapatan kotornya di seluruh dunia mencapai $300 juta, menjadikannya film terlaris kedua pada tahun itu. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Tren Olahraga Yoga Dongkrak Permintaan Smartwatch

BERIKUTNYA

Mengenal Virus Hanta, Penyakit Zoonosis yang Ditularkan dari Hewan Pengerat

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga