Lomba Sihir. (Sumber gambar: Sun Eater)

Lomba Sihir Siap Guncang Panggung Korea Selatan di Asian Pop Festival 2025

14 June 2025   |   06:00 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Musisi Indonesia semakin mendapat tempat di kancah musik internasional. Band pop-alternatif Lomba Sihir bakal tampil di festival musik Asian Pop Festival, yang akan berlangsung pada 21-22 Juni 2025 di Paradise City, Incheon, Korea Selatan. 

Asian Pop Festival merupakan festival musik tahunan dengan line-up terkurasi dan unik yang terdiri dari musisi Korea Selatan dan mancanegara lintas genre. 

Pada pengumuman line-up fase pertama Asian Pop Festival 2025, nama Lomba Sihir dipastikan akan tampil bersama dengan musisi setempat seperti Silica Gel, Yogee New Waves, dan Lee Seung Yoon, sekaligus penampil internasional lain yaitu Lamp dari Jepang. 

Baca juga: Lomba Sihir Rilis Obrolan Jam 3 Pagi, Album Kedua yang Lebih Matang & Dewasa

Di ajang tersebut, Lomba Sihir akan tampil pada hari pertama yakni 21 Juni 2025 di City Stage. Mereka akan bergabung dengan sejumlah musisi yang juga tampil pada hari pertama, seperti Doudou, Mono No Aware, Phoebe Rings, dan GDJYB. 

“Kami dihubungkan dengan Asian Pop Festival oleh Sun Eater melalui proses komunikasi yang cukup ekstensif sejak tahun lalu. Akhirnya kolaborasinya terjadi di tahun 2025,” demikian pernyataan Lomba Sihir dalam keterangan resminya.

Grup pelantun lagu “Ribuan Memori” itu mengungkap tengah sibuk mempersiapkan performa terbaiknya pada festival musik musim panas tersebut dengan melakukan latihan yang intens. Termasuk, menjaga fisik dan mental agar tetap prima untuk penampilan mereka di Korea Selatan. 

Di ajang tersebut, band yang digawangi oleh Baskara Putra, Enrico Octaviano, Natasha Udu, Rayhan Noor, dan Tristan Juliano itu akan membawakan cukup banyak lagu dari diskografi mereka yang dinilai menarik untuk audiens mancanegara. 

“Ada cukup banyak lagu di dalam diskografi kami yang kami rasa menarik untuk audiens mancanegara namun jarang dibawakan di sini karena minim kesempatan akibat durasi, dan lain-lain. Rasanya Asian Pop Festival adalah momentum yang tepat untuk membawakan lagu-lagu tersebut,” ungkap Lomba Sihir. 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Lomba Sihir (@lombasihiryes)


Keikutsertaan mereka dalam ajang Asian Pop Festival kali ini menandai kali keempat sekaligus destinasi terjauh selama mereka tampil di luar negeri. Lomba Sihir pun mengaku sangat tidak sabar untuk menyerap energi dari festival tersebut dengan mengenal pendengar baru, menjalin relasi dengan pelaku industri musik, serta menikmati Korea. “Kami pengen liat performance dari Silica Gel dan Lamp,” imbuh Lomba Sihir.

Sebagai salah satu penampil internasional dari festival ini, band di bawah naungan Sun Eater tersebut mengungkapkan keinginan untuk belajar banyak hal tentang produksi dan detail penampilan dari musisi-musisi Asia lainnya.

Lebih lanjut, mereka juga berharap bisa memetik ilmu baru tersebut untuk kemudian diterapkan dalam set mereka sehingga bisa memberikan penampilan yang lebih baik dan atraktif di level nasional hingga pentas Asia di masa depan.

Lomba Sihir adalah band pop alternatif digawangi oleh Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (gitar, vokal), Wisnu Ikhsantama (bas, vokal), Enrico Octaviano (drum), Tristan Juliano (kibor, vokal) dan Baskara Putra alias Hindia (vokal, synthesizer). Akan tetapi, sejak Desember 2022, Wisnu Ikhsantama hengkang dari grup karena kesibukannnya dengan proyek musiknya.

Mereka dikenal dengan lagu-lagu hit seperti "Selamanya", "Ribuan Memori", "Semua Orang Pernah Sakit Hati", "Mungkin Takut Perubahan", "Jalan Tikus", dan "Nirrrlaba".

Sebelum menjadi sebuah grup, keenam personel tersebut merupakan grup musik pengiring Hindia di panggung sejak 2019. Mereka juga terlibat dalam proses rekaman album Hindia bertajuk Menari dengan Bayangan. Seiring berjalannya waktu, mereka memutuskan membentuk sebuah grup musik yang dinamakan Lomba Sihir. 

Lomba Sihir baru resmi debut sebagai grup musik pada Februari 2021 dengan merilis single "Hati" dan "Paru-Paru", dilanjutkan dengan meluncurkan album panjang perdana berjudul Selamat Datang di Ujung Dunia pada 22 Maret 2021. 

Album itu mendapatkan respons positif di kalangan penikmat musik. Bahkan, albumnya di posisi 9 di daftar The 25 Best Asian Albums of 2021 oleh NME Asia, bersanding dengan album bergengsi musisi Asia lainnya seperti Lilac milik IU dan The Chaos Chapter: Freeze milik TXT. Berkat karya itu, Lomba Sihir pun memperoleh nominasi Best Band From Asia di perhelatan Bandlab NME Awards 2022.

Terbaru, Lomba Sihir merilis album studio kedua bertajuk Obrolan Jam 3 Pagi pada Mei 2025. Seperti judulnya, album tersebut merupakan buah refleksi serta pertanyaan-pertanyaan kehidupan dari para personel grup terutama ketika malam hari, jam rawan di luar kendali serta ruang kosong yang haus akan makna. 

Baca juga: Lomba Sihir Merilis Lagu Sofa Saksi Bisu Perjalanan Kehidupan Sehari-hari

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News
Editor:

SEBELUMNYA

SoundbLAst 2025 Hadirkan Festival Musik Interaktif dengan Musisi Lintas Genre di Solo

BERIKUTNYA

The Incredibles 3 Akan Digarap Peter Sohn, Sutradara Film Elemental

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga