MYCL, Salah Satu Penerima Hibah DBS Foundation Grant Program (sumber : DBS Foundation)

5 Kiat Bagi Wirausaha Sosial yang Ingin Dapat Dana Hibah

29 May 2025   |   22:00 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Indonesia terus menghadapi berbagai tantangan seperti ketimpangan ekonomi, peningkatan angka pengangguran, serta kerusakan lingkungan yang perlu segera diatasi. Dalam menghadapinya, wirausaha sosial memegang peran yang sangat krusial.

Berbeda dengan bisnis tradisional yang lebih berfokus pada keuntungan finansial, wirausaha sosial berorientasi pada penciptaan perubahan sosial yang positif dan dampak kolektif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca juga: Waralaba Dorong Jumlah Wirausaha Nasional dengan Omzet Tembus Rp143 Triliun

Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengatakan pihaknya terus terinspirasi oleh semangat dan inovasi para wirausaha sosial dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan sosial yang kompleks.

“Melalui DBS Foundation Grant Program, kami tidak hanya memberikan pendanaan, tetapi juga berkomitmen mendampingi mereka dalam memperluas jangkauan dan memperkuat keberlanjutan usaha,” ujarnya.

Bagi wirausahawan yang tengah berupaya mengembangkan usahanya, para penerima hibah DBS Foundation Grant Program membagikan beberapa tips yang bisa diaplikasikan dalam strategi memperoleh pendanaan hibah dan dukungan holistik.


1. Buka peluang dengan berpikir out-of-the-box

Untuk memenangkan program hibah, penting untuk memiliki pendekatan yang inovatif dan visioner serta mempelajari strategi para pemenang sebelumnya. Apa yang membuat mereka berbeda dari yang lain? Apakah ada ide out-of-the-box yang mereka tawarkan? Seberapa besar dampak sosial yang mereka berikan terhadap kehidupan dan mata pencaharian masyarakat rentan?


2. Tunjukkan impact-mu

Semua orang memiliki ide hebat, tapi tidak semuanya dapat menunjukkan dampak positif yang terukur. Maka, penting bagi wirausaha sosial untuk membuktikan bahwa mereka mampu menjawab sebuah masalah sosial secara signifikan.

Selain itu, rencana pemanfaatan dana juga harus jelas, apa permasalahan yang ingin dipecahkan, apa solusinya, serta bagaimana strategi untuk mencapainya. Ingat, memenangkan hibah atau grant bukanlah tujuan akhir, melainkan sebuah awal dari perjalanan panjang untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.


3. Jaga arus kas positif

Salah satu kunci penting untuk memenangkan dana hibah adalah kemampuan wirausaha sosial dalam menunjukkan alur keuangan yang sehat dan transparan. Untuk mencapai hal tersebut, wirausaha sosial harus mampu secara konsisten menghasilkan pendapatan yang lebih besar dari pengeluarannya setiap bulan. Ini mencerminkan operasional berjalan dengan sehat, sekaligus mampu menopang pertumbuhan.

Lebih dari itu, wirausaha sosial harus harus memastikan alur keuangan dikelola secara transparan. Transparansi ini tidak hanya membangun kepercayaan, tetapi juga menjamin bahwa setiap keputusan keuangan dapat dipertanggungjawabkan.


4. Yakinkan Investor dengan ide keren

Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian yang diraih. Kemampuan untuk menyampaikan gagasan secara jelas dan persuasif juga penting sehingga dapat meyakinkan calon investor untuk mendanai program.

Di sinilah kredibilitas, kepercayaan, dan kemampuan menunjukkan investasi mereka akan digunakan dengan bijak memainkan peran. Ketika kamu berhasil meyakinkan bagaimana mereka bisa menjadi bagian dari perubahan besar yang dicanangkan, maka peluang pendanaan juga akan semakin terbuka lebar.


5. Awali dengan passion, dan growth akan mengikuti

Dalam dunia wirausaha sosial, ketulusan adalah fondasi utama. Pelaku usaha harus memulai dengan niat yang tulus dan didorong oleh passion terhadap isu atau perubahan yang ingin mereka bawa. Bisnis ini harus lahir dari kepedulian yang nyata dan selaras dengan semangat, bukan semata karena tren atau potensi keuntungan. Ketika dijalankan dengan hati, setiap langkah akan terasa lebih bermakna dan berdampak.

Profit memang penting untuk memastikan roda bisnis terus berputar. Namun dalam konteks ini, profit adalah sarana, bukan tujuan utama. Sejatinya, skala keberhasilan wirausaha sosial bukan hanya diukur dari seberapa besar pendapatannya, tetapi dari seberapa dalam dan luas dampak yang berhasil diciptakan.

Baca juga: Kisah Lima Wirausaha Sosial Peraih Dana Hibah Rp11,5 Miliar

SEBELUMNYA

Kenali Metode Bariatrik untuk Penanganan Obesitas yang Efektif

BERIKUTNYA

Adikara Curahkan Cerita Cintanya di Album Perdana bertajuk Klise

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga