Rekayasa Lalu Lintas Contraflow sampai One Way saat Libur Panjang Hari Raya Waisak 2025
12 May 2025 |
11:16 WIB
Hari Raya Waisak 2025 jatuh pada Senin, 12 Mei 2025. Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal ini sebagai hari libur nasional, dan menambahkan cuti bersama pada Selasa, 13 Mei 2025, sehingga masyarakat mendapatkan akhir pekan panjang dari Sabtu, 10 Mei hingga Selasa, 13 Mei 2025.
Adapun Hari Raya Waisak 2025 yang merupakan peringatan Trisuci Waisak 2569 BE, bertujuan memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian kesempurnaan, dan wafatnya.
Baca juga: Daftar Hari Libur Sepanjang Mei 2025, Banyak Tanggal Merah & Long Weekend
Perayaan ini menjadi momen refleksi bagi umat Buddha untuk meningkatkan pengendalian diri dan kebijaksanaan dalam mewujudkan perdamaian dunia, sesuai dengan tema nasional Waisak 2025: "Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia"
Selama libur panjang, berbagai rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, khususnya di jalur menuju kawasan wisata seperti Puncak, Bogor. Simak sejumlah aturannya.
Sistem contraflow diberlakukan di ruas Tol Jagorawi pada Senin, 12 Mei 2025. Rekayasa ini diterapkan sejak pukul 06.15 WIB, dimulai dari KM 44+400 hingga KM 46+400 arah Puncak.
Sebelumnya, pada Sabtu (10/5/2025) one way diberlakukan dari arah Puncak Pass Cianjur hingga Kilometer 48+200 Exit Gerbang Tol (GT) Jagorawi menuju Jakarta. Sementara itu, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak untuk sementara ditutup bagi roda empat.
Selama periode libur panjang Waisak, tercatat peningkatan signifikan arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek. Berdasarkan data yang dihimpun sejak Jumat, 9 Mei 2025 hingga Sabtu, 10 Mei 2025, Jasa Marga mencatat sebanyak 368.470 kendaraan keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama.
Empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung). Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 13,6 persen jika dibandingkan dengan periode normal.
Terakhir, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku.
Selain itu, pastikan pengguna jalan dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Terakhir, selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Adapun Hari Raya Waisak 2025 yang merupakan peringatan Trisuci Waisak 2569 BE, bertujuan memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian kesempurnaan, dan wafatnya.
Baca juga: Daftar Hari Libur Sepanjang Mei 2025, Banyak Tanggal Merah & Long Weekend
Perayaan ini menjadi momen refleksi bagi umat Buddha untuk meningkatkan pengendalian diri dan kebijaksanaan dalam mewujudkan perdamaian dunia, sesuai dengan tema nasional Waisak 2025: "Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia"
Selama libur panjang, berbagai rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan one way diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, khususnya di jalur menuju kawasan wisata seperti Puncak, Bogor. Simak sejumlah aturannya.
1. Contraflow
PT Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow. Dalam penerapannya, satu atau beberapa jalur lalu lintas dialihkan agar kendaraan dapat melaju ke arah yang berlawanan dari biasanya. Strategi ini diterapkan untuk mengoptimalkan penggunaan ruang jalan, terutama saat arus lalu lintas sedang padat.Sistem contraflow diberlakukan di ruas Tol Jagorawi pada Senin, 12 Mei 2025. Rekayasa ini diterapkan sejak pukul 06.15 WIB, dimulai dari KM 44+400 hingga KM 46+400 arah Puncak.
2. One Way
Kepolisian juga menerapkan sistem satu arah (one way) secara situasional di jalur Puncak untuk mengatur arus kendaraan yang meningkat selama libur Waisak. Penerapannya disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan dan dilakukan atas diskresi petugas.Sebelumnya, pada Sabtu (10/5/2025) one way diberlakukan dari arah Puncak Pass Cianjur hingga Kilometer 48+200 Exit Gerbang Tol (GT) Jagorawi menuju Jakarta. Sementara itu, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak untuk sementara ditutup bagi roda empat.
3. Ganjil Genap
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan kebijakan ganjil-genap pada kendaraan pribadi selama masa libur Hari Raya Waisak, yaitu pada 12–13 Mei 2025. Langkah ini diambil untuk memberikan kelonggaran bagi masyarakat yang hendak berlibur atau melakukan perjalanan selama libur nasional dan cuti bersama.Selama periode libur panjang Waisak, tercatat peningkatan signifikan arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek. Berdasarkan data yang dihimpun sejak Jumat, 9 Mei 2025 hingga Sabtu, 10 Mei 2025, Jasa Marga mencatat sebanyak 368.470 kendaraan keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama.
Empat gerbang tol utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung). Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 13,6 persen jika dibandingkan dengan periode normal.
Terakhir, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku.
Selain itu, pastikan pengguna jalan dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Terakhir, selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.