Syarat & Ketentuan untuk Menukarkan Railpoin dengan Tiket Kereta Lewat Fitur Flexy Poin
05 May 2025 |
21:15 WIB
Genhype yang sering naik kereta api lewat aplikasi Access by KAI pasti sudah familiar dengan fitur railpoin. Ini adalah program loyalti yang memberikan poin setiap kali melakukan transaksi pembelian tiket. Poin yang terkumpul bisa ditukar untuk potongan harga saat membeli tiket kereta berikutnya.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa railpoin dapat dimanfaatkan secara lebih fleksibel untuk mendapatkan tiket kereta api dengan yang harga yang lebih terjangkau seiring hadirnya fitur flexy poin. Penumpang dapat memanfaatkan railpoin yang dimiliki meskipun jumlahnya tidak mencukupi untuk membayar seluruh harga tiket.
Baca juga: Tip Memilih Tempat Duduk yang Aman & Nyaman di Kereta Api
"KAI mengimbau para pelanggan tidak lewatkan kesempatan untuk segera menukarkan Railpoin yang dimiliki dengan tiket kereta api melalui fitur Flexy Poin di aplikasi Access by KAI. Semakin sering bepergian dengan kereta api, semakin banyak Railpoin yang dikumpulkan, dan perjalanan pun akan semakin hemat," katanya dalam siaran pers pada Senin (5/5/2025).
Untuk menukarkan railpoin dengan tiket yang dimiliki melalui fitur Flexy Poin, penumpang harus memenuhi sejumlah syarat yang ada. Pertama adalah menu pembayaran railpoin akan muncul ketika jumlahnya sudah mencapai minimal 200.
Kedua, railpoin akan otomatis digunakan untuk membayar tiket pertama terlebih dahulu dalam pemesanan lebih dari satu tiket dengan kode booking yang sama. Jika masih mencukupi, railpoin akan digunakan untuk tiket kedua, dan seterusnya. Sisa pembayaran tiket akan menggunakan metode Flexy Poin dan metode pembayaran lainnya ketika jumlah railpoin yang dimiliki tidak mencukupi.
Selain itu, penumpang juga tidak dapat menggunakannya untuk pembelian tiket dengan tarif reduksi, tike KA Perkotaan/lokal komersial, tiket KA PSO antarkota dan perkotaan, tiket KA Perintis, tiket dengan tarif promo atau potongan harga, serta tiket KA kelas layanan Compartment, Luxury, Imperial, Panoramic, Priority, dan/atau KA branding lainnya.
Pembatalan tiket yang dibeli dengan railpoin baik full atau flexy akan menyebabkan railpoin yang dimliki hangus. Pengembalian bea hanya berlaku untuk skema flexy poin, yaitu sebesar 75 persen dari nominal tiket yang dibayarkan di luar railpoin.
Penumpang tidak dapat melakukan perubahan jadwal tiket yang dibeli dengan Railpoin dalam skema Full Poin. Adapun, perubahan jadwal tiket yang dibeli dengan railpoin dalam skema flexy poin dapat dilakukan dengan ketentuan railpoin yang digunakan akan hangus.
Penumpang juga akan dikenakan potongan 25 persen dari nominal tiket yang dibayarkan di luar Railpoin serta wajib membayar selisih bea jika terdapat perbedaan harga dengan jadwal baru. Selisih bea tidak akan dikembalikan kala tarif lama lebih tinggi dari tarif baru.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa railpoin dapat dimanfaatkan secara lebih fleksibel untuk mendapatkan tiket kereta api dengan yang harga yang lebih terjangkau seiring hadirnya fitur flexy poin. Penumpang dapat memanfaatkan railpoin yang dimiliki meskipun jumlahnya tidak mencukupi untuk membayar seluruh harga tiket.
Baca juga: Tip Memilih Tempat Duduk yang Aman & Nyaman di Kereta Api
"KAI mengimbau para pelanggan tidak lewatkan kesempatan untuk segera menukarkan Railpoin yang dimiliki dengan tiket kereta api melalui fitur Flexy Poin di aplikasi Access by KAI. Semakin sering bepergian dengan kereta api, semakin banyak Railpoin yang dikumpulkan, dan perjalanan pun akan semakin hemat," katanya dalam siaran pers pada Senin (5/5/2025).
Untuk menukarkan railpoin dengan tiket yang dimiliki melalui fitur Flexy Poin, penumpang harus memenuhi sejumlah syarat yang ada. Pertama adalah menu pembayaran railpoin akan muncul ketika jumlahnya sudah mencapai minimal 200.
Kedua, railpoin akan otomatis digunakan untuk membayar tiket pertama terlebih dahulu dalam pemesanan lebih dari satu tiket dengan kode booking yang sama. Jika masih mencukupi, railpoin akan digunakan untuk tiket kedua, dan seterusnya. Sisa pembayaran tiket akan menggunakan metode Flexy Poin dan metode pembayaran lainnya ketika jumlah railpoin yang dimiliki tidak mencukupi.
Selain itu, penumpang juga tidak dapat menggunakannya untuk pembelian tiket dengan tarif reduksi, tike KA Perkotaan/lokal komersial, tiket KA PSO antarkota dan perkotaan, tiket KA Perintis, tiket dengan tarif promo atau potongan harga, serta tiket KA kelas layanan Compartment, Luxury, Imperial, Panoramic, Priority, dan/atau KA branding lainnya.
Pembatalan tiket yang dibeli dengan railpoin baik full atau flexy akan menyebabkan railpoin yang dimliki hangus. Pengembalian bea hanya berlaku untuk skema flexy poin, yaitu sebesar 75 persen dari nominal tiket yang dibayarkan di luar railpoin.
Penumpang tidak dapat melakukan perubahan jadwal tiket yang dibeli dengan Railpoin dalam skema Full Poin. Adapun, perubahan jadwal tiket yang dibeli dengan railpoin dalam skema flexy poin dapat dilakukan dengan ketentuan railpoin yang digunakan akan hangus.
Penumpang juga akan dikenakan potongan 25 persen dari nominal tiket yang dibayarkan di luar Railpoin serta wajib membayar selisih bea jika terdapat perbedaan harga dengan jadwal baru. Selisih bea tidak akan dikembalikan kala tarif lama lebih tinggi dari tarif baru.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.