Lanskap kota Dubai. (Sumber foto: Pexels/Denys Gromov)

Dubai Jadi Kota Pertama di Kawasan Timur yang Raih Sertifikasi Destinasi Autisme

30 April 2025   |   20:07 WIB
Image
Nirmala Aninda Manajer Konten Hypeabis.id

Dubai resmi menjadi kota pertama di kawasan Timur yang memperoleh predikat Certified Autism Destination, sebuah pengakuan internasional yang menandai langkah signifikan kota ini dalam menciptakan lingkungan pariwisata yang lebih inklusif dan ramah bagi individu dengan autisme serta kebutuhan sensorik lainnya.

Inisiatif ini sejalan dengan agenda ekonomi jangka panjang Dubai, yakni Dubai Economic Agenda D33, yang menempatkan inklusi sosial dan peningkatan kualitas hidup sebagai prioritas utama. Sertifikasi ini juga mendukung semangat UAE Year of Community, yang mendorong terciptanya ruang publik yang kolaboratif dan terbuka untuk semua kalangan.

Baca juga: 5 Aktivitas Menarik Untuk Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme

Penghargaan ini diberikan oleh International Board of Credentialing and Continuing Education Standards (IBCCES), lembaga yang fokus pada pelatihan terkait autisme dan sensitivitas sensorik. Proses sertifikasi melibatkan kolaborasi antara Dubai Department of Economy and Tourism (DET) dan berbagai sektor industri, mulai dari penerbangan, perhotelan, destinasi wisata, hingga transportasi, yang berkomitmen memperluas aksesibilitas dalam pengalaman wisata.

CEO Dubai Corporation for Tourism and Commerce Marketing (DCTCM), Issam Kazim, menyebut pencapaian ini sebagai bagian dari upaya jangka panjang Dubai untuk membangun kota yang dapat dinikmati oleh semua orang. Ia menekankan pentingnya peran infrastruktur dan pelatihan sumber daya manusia dalam mewujudkan pengalaman yang setara bagi semua pengunjung, termasuk penyandang disabilitas.

“Ini juga sejalan dengan Dubai Economic Agenda D33 dan semangat UAE Year of Community, yang menempatkan kualitas hidup sebagai prioritas,” ujarnya.

Dalam praktiknya, langkah-langkah yang dilakukan meliputi pelatihan bagi staf layanan wisata, penyediaan panduan sensorik, serta distribusi lanyard khusus bagi individu dengan disabilitas tak kasat mata. IBCCES juga memastikan bahwa setiap destinasi yang tersertifikasi telah melalui proses evaluasi lapangan dan mendapat panduan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung berkebutuhan khusus.

Salah satu elemen penting dari program ini adalah platform pelatihan daring ‘Dubai Way’, yang dikembangkan oleh Dubai College of Tourism (DCT) di bawah naungan DET. Platform ini dirancang untuk membekali staf pariwisata dengan pemahaman, keterampilan, dan kepekaan dalam melayani People of Determination (sebutan resmi untuk penyandang disabilitas di UEA).

Sebagai tambahan, DCT juga menghadirkan program pelatihan mandiri Inclusive Service yang dapat diakses melalui Dubai Way. Program ini dirancang agar peserta dapat memahami praktik terbaik dalam berinteraksi, melayani, dan berkomunikasi secara inklusif dengan pengunjung yang memiliki kebutuhan khusus, melalui materi berbasis studi kasus, video interaktif, serta pendekatan berbasis empati dan keberagaman.

“Pencapaian ini penting untuk memastikan seluruh pengunjung, termasuk penyandang autisme dan kebutuhan khusus, bisa menikmati pengalaman di Dubai dengan nyaman,” kata Ketua Dewan dan CEO IBCCES Myron Pincomb.

Dalam dua tahun terakhir, Dubai mencatat sejumlah pencapaian dalam inisiatif ini:
  • Lebih dari 70.000 orang telah mengikuti pelatihan kesadaran autisme dan sensitivitas sensorik.
  • Sekitar 300 hotel telah menjalani proses pelatihan dan sertifikasi inklusif.
  • Lebih dari 15 destinasi wisata, termasuk taman dan pantai, telah menerima sertifikasi IBCCES.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi model bagi kota-kota lain dalam mewujudkan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga: Begini Karakteristik, Cara Mengasuh dan Terapi Anak Autisme

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Beyoncé Tampil dengan Putrinya, Blue Ivy dan Rumi di Tur Konser Cowboy Carter

BERIKUTNYA

Menyelami Film Asia di Cannes 2025, Ini Deretan Film yang Genhype Wajib Tahu

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga