Ilustrasi jus wortel (Sumber gambar: Freepik)

8 Manfaat Jus Wortel Untuk Kesehatan yang Terbukti Ilmiah

28 April 2025   |   15:09 WIB
Image
Muhammad Agus Suyitno Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

Jus wortel, minuman berwarna oranye ini bukan cuma punya rasa yang segar, tapi juga menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan yang teruji secara ilmiah. Meski wortel mentah memang baik untuk tubuh, mengonsumsinya dalam bentuk jus, justru bisa memaksimalkan penyerapan nutrisinya.

Dilansir dari Healthline, jus wortel adalah minuman bergizi dan kaya akan berbagai vitamin, serta mineral penting. Bahkan, penelitian ilmiah telah membuktikan manfaat luar biasa jika rutin mengonsumsi jus wortel. Simak 8 manfaat minum jus wortel untuk kesehatan.

Baca juga: Simak Manfaat Tak Terduga Durian Bagi Kesehatan


1. Kaya Nutrisi

Genhype yang butuh minuman sehat rendah kalori dan kaya nutrisi, jus wortel jawabannya. Dalam satu gelas jus wortel (236 gram) hanya terkandung 94 kalori dan 22 gram karbohidrat, tapi mampu memberikan kebutuhan harian vitamin A (251%), vitamin C (22%), dan vitamin K (31%), dan potasium (5%) yang bisa didapatkan dalam segelas jus wortel.

Jus wortel juga mengandung pigmen karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Antioksidan ini bekerja melawan radikal bebas yang bisa merusak sel tubuh. Yang paling penting, beta-karoten yang membuat wortel berwarna oranye akan diubah tubuh menjadi vitamin A yang bermanfaat untuk kesehatan mata dan organ tubuh lainnya.


2. Menjaga Kesehatan Mata

Genhype pasti sering mendengar bahwa wortel baik untuk mata kan? Ternyata ini bukan mitos belaka. Segelas jus wortel (236 gram) mengandung lebih dari 250 persen kebutuhan harian vitamin A, yang sangat penting untuk kesehatan mata.

Penelitian ilmiah membuktikan bahwa konsumsi buah dan sayur yang mengandung provitamin A (termasuk wortel) berhubungan dengan penurunan risiko kebutaan dan penyakit mata terkait usia. Plus, lutein dan zeaxanthin dalam jus wortel juga melindungi mata dari cahaya yang merusak. 

Satu analisis dari enam penelitian bahkan menunjukkan bahwa konsumsi tinggi lutein dan zeaxanthin menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia hingga 26 persen dibandingkan konsumsi yang rendah.


3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Pada kondisi cuaca yang tidak menentu, menjaga sistem imun jadi prioritas utama. Nah, jus wortel terbukti bisa jadi booster kekebalan tubuh. Vitamin A dan vitamin C dalam jus wortel berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel kekebalan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Jus wortel juga kaya akan vitamin B6 yang memberikan 30 persen kebutuhan harian dalam satu gelas jus wortel (236 gram). Vitamin B6 sangat penting untuk respons imun yang optimal. Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan vitamin B6 bisa menghambat produksi interleukin 2 (molekul sinyal yang mengatur aktivitas sel imun) dan menghambat pertumbuhan sel kekebalan yang disebut limfosit.


4. Memberikan Efek Anti Kanker

Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa senyawa tertentu dalam jus wortel, seperti polyacetylenes, beta-karoten, dan lutein memiliki potensi untuk melawan sel kanker. Satu penelitian menemukan bahwa beta-karoten dari ekstrak jus wortel menyebabkan kematian sel leukemia dan kanker usus besar, serta menghentikan siklus pertumbuhan sel kanker.

Dalam penelitian pada hewan, polyacetylenes dari wortel mengurangi jumlah dan tingkat pertumbuhan tumor kolorektal pada tikus. Yang menarik, jumlah polyacetylenes yang diberikan pada tikus ini mirip dengan jumlah yang bisa Genhype konsumsi dengan asupan wortel harian yang normal.


5. Membantu Mengatur Gula Darah

Minum jus wortel dalam jumlah kecil ternyata bisa membantu menurunkan kadar gula darah. Bagi Genhype yang khawatir tentang diabetes, ini adalah berita bagus. Penelitian pada tikus dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa jus wortel fermentasi menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki indikator terkait lainnya.

Baca juga: Yuk Cek Manfaat dan Risiko Yogurt untuk Perawatan Kulit

Jus wortel juga memiliki indeks glikemik (GI) rendah, yang berarti tidak meningkatkan kadar gula darah secara cepat dan drastis. Karenanya, jus wortel bisa jadi alternatif yang lebih baik dibandingkan dengan jus buah dengan GI tinggi. Tapi ingat ya, Genhype tetap perlu memperhatikan porsinya karena meski rendah GI. Bagaimana pun, konsumsi berlebihan tetap bisa mempengaruhi kadar gula darah.


6. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Siapa yang enggak mau punya kulit sehat dan glowing? Nutrisi dalam jus wortel ternyata sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit. Segelas jus wortel memberikan lebih dari 20 persen kebutuhan harian vitamin C, nutrisi yang diperlukan untuk produksi kolagen. Kolagen sendiri adalah protein yang memberikan elastisitas dan kekuatan pada kulit.

Beta-karoten dalam jus wortel juga terbukti bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan meningkatkan penampilan kulit. Satu review penelitian menemukan bahwa diet kaya karotenoid dapat melindungi kulit dari paparan sinar UV dan memperbaiki penampilan kulit.


7. Menjaga Kesehatan Jantung

Jus wortel terbukti dapat membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Sebagai sumber potasium yang baik, jus wortel berperan penting dalam menjaga tekanan darah normal. Diet tinggi potasium telah terbukti melindungi dari tekanan darah tinggi dan stroke.

Senyawa antioksidan dalam jus wortel juga bermanfaat untuk jantung. Sebuah penelitian selama 3 bulan pada 17 orang dewasa dengan kadar kolesterol dan trigliserida tinggi ditemukan bahwa minum 2 gelas (480 ml) jus wortel per hari secara signifikan meningkatkan antioksidan dalam darah dan menurunkan oksidasi lemak darah yang bisa menyebabkan penyakit jantung.


8. Melindungi Fungsi Hati

Hati adalah organ penting yang perlu dijaga kesehatannya. Karotenoid dalam jus wortel dipercaya dapat mendukung kesehatan hati. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa efek anti-inflamasi dan antioksidan dari karotenoid melindungi dari penyakit perlemakan hati non-alkoholik (NAFLD).

NAFLD terjadi ketika lemak menumpuk di hati, biasanya akibat pola makan tidak sehat, kelebihan berat badan, atau obesitas. Kondisi ini bisa berkembang menjadi jaringan parut hati dan kerusakan permanen. Sebuah penelitian selama 8 minggu pada tikus ditemukan bahwa jus wortel mengurangi beberapa penanda NAFLD, sementara penelitian lain pada hewan menunjukkan bahwa jus wortel menurunkan penanda inflamasi dalam darah.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan
Meskipun jus wortel memiliki banyak manfaat, Genhype juga perlu tahu beberapa hal yang harus diperhatikan. Jus wortel yang baru dibuat dan belum dipasteurisasi mungkin mengandung bakteri berbahaya. Jadi, bagi ibu hamil, lansia, anak kecil, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah sebaiknya menghindari jus wortel yang tidak dipasteurisasi.

Baca juga: 7 Manfaat Ashwagandha atau Ginseng India untuk Kesehatan

Selain itu, minum jus wortel dalam jumlah banyak bisa menyebabkan karotenemia, kondisi yang membuat kulit menjadi kuning-oranye karena kadar beta-karoten tinggi dalam darah. Meski tidak berbahaya, kondisi ini bisa bikin Genhype khawatir. Untungnya, cukup kurangi atau hentikan sementara konsumsi makanan kaya beta-karoten untuk mengatasinya.

Yang terakhir, jus wortel punya kandungan serat lebih rendah dibanding wortel utuh dan tetap mengandung gula alami. Jadi, perhatikan porsinya ya, terutama bagi Genhype yang memiliki diabetes. Dengan segala manfaat luar biasa yang terkandung di dalamnya, jus wortel layak menjadi bagian dari menu pola konsumsi sehat harian.

SEBELUMNYA

6 Drakor Dibintangi Lee Jun Young, Berandal Tampan di Weak Hero Class 2

BERIKUTNYA

Ucapan & Link Twibbon Hari Puisi Nasional 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: