Fakta-Fakta Menarik Halte Petukangan D'MASIV, Kado Ultah hingga Saksi Sejarah
03 March 2025 |
16:20 WIB
D'Masiv membuat gebrakan baru untuk menyambut perayaan ulang tahun mereka yang ke-22. Grup band yang digawangi Rian dkk itu memajang nama band mereka di salah satu halte Transjakarta. Nama halte transjakarta yang semula Halte Petukangan Utara kini berubah menjadi Halte Petukangan D'MASIV.
Informasi pergantian nama halte ini pertama kali diumumkan oleh akun X @TfJakarta. Akun itu mengunggah foto tangkapan layar (screenshot) yang menampilkan peta rute Transjakarta. Pada salah satu titik halte, tertulis "Halte Petukangan D'MASIV". Unggahan itu pun diposting ulang oleh Rian Ekky Pradipta selaku vokalis D'Masiv.
Baca juga: Mengenal Istilah Naming Rights dan Implementasinya di Stasiun MRT Jakarta
"Meski kemacetan Krea kerap membuat kita berantakan, tak karuan, dan tak berdaya, jangan menyerah dengan koridor 13 ya teman-teman," tulis akun @TfJakarta.
Dalam unggahannya, Rian pun mengonfirmasi penggantian nama halte Transjakarta tersebut. Dia menuliskan bahwa penggantian nama itu bertepatan dengan ulang tahun ke-22 band pelantun lagu "Cinta Ini Membunuhku" tersebut.
"Besok D'Masiv ultah yang ke 22 tahun. Please hadiahnya MU [Manchester United] menang sama D'Masiv punya halte," tulisnya lewat akun X @RianEkkyP, Minggu (2/3/2025).
Halte Petukangan D'MASIV kabarnya akan diresmikan pada Senin (3/3/2025) sore ini. Berikut adalah beberapa fakta menariknya seperti yang dirangkum Hypeabis.id dari berbagai sumber resmi.
Melalui unggahan di akun X pribadinya, Rian menuliskan bahwa D'Masiv membeli naming rights di Halte Transjakarta Petukangan Utara. Hal ini dilakukan dalam rangka merayakan hari ulang tahun D'Masiv yang ke-22 sejak dibentuk pada 3 Maret 2003.
Naming rights adalah hak yang diberikan kepada perusahaan atau individu untuk menamai fasilitas publik, seperti stadion atau halte, melalui perjanjian komersial, sebagai strategi pemasaran dan branding. "22 tahun D'Masiv beli halte Transjakarta lebih masuk akal ternyata daripada nungguin MU menang," tulis Rian.
Halte Petukangan D'MASIV terletak di Jalan Ciledug Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan dan berada di Koridor 13. Halte ini melayani bus TransJakarta koridor 13, yakni Puri Beta 2-Tegal Mampang.
Bukan tanpa alasan D'Masiv memilih untuk membeli naming rights Halte Petukangan Utara. Band yang digawangi Rian Ekky Pradipta (vokal), Nurul Damar Ramadan (gitar), Dwiki Aditya Marsall (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass) dan Wahyu Piadji (drum), itu mengawali karier mereka di kawasan Petukangan. Sebelum meniti karier secara profesional di industri musik, mereka kerap latihan band di Blewah Studio Petukangan.
Tak hanya mengganti nama halte, Rian dan para personel D'Masiv juga akan mengisi suara pemberitahuan di dalam bus Transjakarta. Melalui akun X pribadinya, Rian membagikan rekaman suara pemberitahuan tersebut yang terdengar unik yang terinspirasi dari salah satu hit mereka, "Jangan Menyerah".
Baca juga: Kisah Toko Kopi Tuku, Buka Kedai di Korea Sampai Beli Naming Rights MRT Cipete
"Halo kami D'Masiv! Pemberhentian berikutnya Petukangan D'Masiv. Periksa kembali barang bawaan Anda, hati-hati melangkah dan jangan menyerah. Terima kasih," demikian bunyi rekaman suara pemberitahuan tersebut.
Hypeabis.id sudah mencoba menghubungi pihak manajemen D'Masiv untuk mengonfirmasi lebih lanjut terkait penggantian nama Halte Transjakarta. Namun, sampai artikel ini diunggah, pihak manajemen D'Masiv belum memberikan jawaban.
Editor: Fajar Sidik
Informasi pergantian nama halte ini pertama kali diumumkan oleh akun X @TfJakarta. Akun itu mengunggah foto tangkapan layar (screenshot) yang menampilkan peta rute Transjakarta. Pada salah satu titik halte, tertulis "Halte Petukangan D'MASIV". Unggahan itu pun diposting ulang oleh Rian Ekky Pradipta selaku vokalis D'Masiv.
Baca juga: Mengenal Istilah Naming Rights dan Implementasinya di Stasiun MRT Jakarta
"Meski kemacetan Krea kerap membuat kita berantakan, tak karuan, dan tak berdaya, jangan menyerah dengan koridor 13 ya teman-teman," tulis akun @TfJakarta.
— RIAN D'MASIV (@RianEkkyP) March 2, 2025
Dalam unggahannya, Rian pun mengonfirmasi penggantian nama halte Transjakarta tersebut. Dia menuliskan bahwa penggantian nama itu bertepatan dengan ulang tahun ke-22 band pelantun lagu "Cinta Ini Membunuhku" tersebut.
"Besok D'Masiv ultah yang ke 22 tahun. Please hadiahnya MU [Manchester United] menang sama D'Masiv punya halte," tulisnya lewat akun X @RianEkkyP, Minggu (2/3/2025).
Halte Petukangan D'MASIV kabarnya akan diresmikan pada Senin (3/3/2025) sore ini. Berikut adalah beberapa fakta menariknya seperti yang dirangkum Hypeabis.id dari berbagai sumber resmi.
1. Naming rights D'Masiv untuk hari jadi ke-22
Melalui unggahan di akun X pribadinya, Rian menuliskan bahwa D'Masiv membeli naming rights di Halte Transjakarta Petukangan Utara. Hal ini dilakukan dalam rangka merayakan hari ulang tahun D'Masiv yang ke-22 sejak dibentuk pada 3 Maret 2003.22 tahun D’MASIV beli halte @PT_Transjakarta lebih masuk akal ternyata dari pada nungguin MU menang #22tahunDMASIV #haltepetukanganDMASIV #ciledugpride pic.twitter.com/asruVyjQIL
— RIAN D'MASIV (@RianEkkyP) March 3, 2025
Naming rights adalah hak yang diberikan kepada perusahaan atau individu untuk menamai fasilitas publik, seperti stadion atau halte, melalui perjanjian komersial, sebagai strategi pemasaran dan branding. "22 tahun D'Masiv beli halte Transjakarta lebih masuk akal ternyata daripada nungguin MU menang," tulis Rian.
Halte Petukangan D'MASIV terletak di Jalan Ciledug Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan dan berada di Koridor 13. Halte ini melayani bus TransJakarta koridor 13, yakni Puri Beta 2-Tegal Mampang.
2. Alasan pilih Halte Petukangan
— RIAN D'MASIV (@RianEkkyP) March 2, 2025
Bukan tanpa alasan D'Masiv memilih untuk membeli naming rights Halte Petukangan Utara. Band yang digawangi Rian Ekky Pradipta (vokal), Nurul Damar Ramadan (gitar), Dwiki Aditya Marsall (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass) dan Wahyu Piadji (drum), itu mengawali karier mereka di kawasan Petukangan. Sebelum meniti karier secara profesional di industri musik, mereka kerap latihan band di Blewah Studio Petukangan.
3. Siapkan suara pemberitahuan unik
preview dulu.. pic.twitter.com/tZjATbR7bD
— RIAN D'MASIV (@RianEkkyP) March 3, 2025
Tak hanya mengganti nama halte, Rian dan para personel D'Masiv juga akan mengisi suara pemberitahuan di dalam bus Transjakarta. Melalui akun X pribadinya, Rian membagikan rekaman suara pemberitahuan tersebut yang terdengar unik yang terinspirasi dari salah satu hit mereka, "Jangan Menyerah".
Baca juga: Kisah Toko Kopi Tuku, Buka Kedai di Korea Sampai Beli Naming Rights MRT Cipete
"Halo kami D'Masiv! Pemberhentian berikutnya Petukangan D'Masiv. Periksa kembali barang bawaan Anda, hati-hati melangkah dan jangan menyerah. Terima kasih," demikian bunyi rekaman suara pemberitahuan tersebut.
Hypeabis.id sudah mencoba menghubungi pihak manajemen D'Masiv untuk mengonfirmasi lebih lanjut terkait penggantian nama Halte Transjakarta. Namun, sampai artikel ini diunggah, pihak manajemen D'Masiv belum memberikan jawaban.
Editor: Fajar Sidik
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.