Ilustrasi kompetisi e-sport. (Sumber foto: Garena)

Cek Jadwal & Mode Baru Pre-Season FFWS Sea 2025 Fall, RRQ Kazu Juarai Laga

04 March 2025   |   15:42 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Sejumlah tim esports Free Fire asal Indonesia akan bertanding di ajang Pre-Season Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS Sea) 2025 Fall pada akhir pekan ini. Nantinya mereka juga akan berkompetisi dengan tim dari Vietnam, Thailand dan Malaysia di FFWS Sea 2025.

Berdasarkan informasi yang diterima Hypeabis.id, terdapat 5 tim dari Indonesia yang akan berlaga di turnamen pda 5-16 Maret 2025. Setelah itu mereka akan melawan tim-tim kuat lainnya dari negara tetangga yang akan menjadi lawan di ajang FFWS SEA 2025 Spring pada April 2025.

Baca juga: Ramadan Makin Seru, Garena Hadirkan Event & Hadiah Menarik di CODM

Berbeda dari tahun sebelumnya, turnamen ini akan hadir sebagai wadah uji coba format turnamen teranyar di skena esports Free Fire. RRQ Kazu dan EVOS Divine, akan bertarung bersama Bigetron Delta, ONIC Olympus, dan Dewa United Apollo sebagai wakil Indonesia di turnamen ini. 

Turnamen pemanasan ini juga akan mempertandingkan dua mode berbeda, yakni Battle Royal pada 5-9 Maret 2025 dan Clash Squad pada 15-16 Maret 2025. Dalam format terbaru nanti, setiap tim akan dipaksa tampil lebih agresif dibandingkan biasanya, sehingga tak akan ada lagi tim di atas lawan.
 
 

Sejauh ini, RRQ Kazu telah berhasil menjuarai turnamen Clash Squad Free Fire Squad Showdown (FFSS) 2025 usai membungkam EVOS Divine di laga puncak dengan skor 4-0, pada Minggu (2/3/2025). Meski berlangsung sengit, kemenangan hampir dipastikan menjadi milik RRQ Kazu di tiga game pertama.

RRQ Kazu dan EVOS Divine juga dipastikan lolos ke babak Grand Finals FFSS 2025 usai menduduki peringkat pertama dan kedua klasemen di Regular. Keduanya memiliki rekor menang kalah yang sama, hanya terpaut dari sisi match points yang mana RRQ lebih unggul.

Sebelumnya RRQ berhasil meraih skor 6-3, 6-4, dan 6-5. Di pertandingan keempat, RRQ Kazu mengunci kemenangan dengan mengalahkan EVOS Divine 6-0. Wal Hasil, laga Grand Finals akan menjadi pertemuan terakhir untuk menentukan juara di medan pertempuran Clash Squad Free Fire.

Kemenangan RRQ Kazu ini sekaligus menandai berakhirnya turnamen FFSS yang hadir sebagai sebuah turnamen esports berbalut entertainment pertama di skena kompetitif Free Fire Indonesia. Turnamen ini menghadirkan pertarungan adu skill tim profesional dalam pertarungan close combat dalam mode Clash Squad Free Fire. 

Berbagai tantangan, seperti Ban & Pick karakter, skill, hingga pemain, juga hadir untuk membuat pertarungan di FFSS semakin seru. Lantas, ada perubahan apa saja dalam mode pertandingan tahun ini? Dihimpun dari sumber resmi, berikut di antaranya:
 

1. Unique Active Skill

Berbeda dari turnamen sebelumnya di mana pemain dapat menggunakan skill karakter yang sama antar pemain, kali ini Free Fire mengharuskan setiap anggota tim untuk menggunakan skill karakter aktif yang berbeda-beda antar pemain.


2. Poin Eliminasi di Game Terakhir

Pada game terakhir babak Knockout Stage dan Point Rush Day, akumulasi poin akan dilipatgandakan. Dengan aturan ini, setiap tim dapat memiliki peluang lebih besar untuk mengubah keadaan dan jalannya kompetisi.


3. Champion Rush di Final Day

Pemenang di turnamen Free Fire tidak akan lagi ditentukan oleh total poin semata. Pemenang akan ditentukan oleh mekanisme yang lebih menantang dengan mengakumulasi poin dan Booyah. Berikut syarat untuk menjadi pemenang di FFWS SEA Pre Season:
  • Tim yang memiliki 80 poin (bisa lebih dari satu) akan menjadi juara jika mampu mendapatkan Booyah di game berikutnya.
  • Jika tim memiliki 80 poin tapi gagal mendapatkan Booyah di game berikutnya, pertandingan akan berlanjut ke ronde selanjutnya
  • Jika hingga game ke-8 belum ada satupun tim yang memiliki minimal 80 poin mendapatkan Booyah, maka tim dengan poin tertinggi klasemen akan menjadi juara.


4. Format Clash Squad: Ban Skill Pemain

Berbeda dengan mode Battle Royal, perubahan aturan di mode Clash Squad berfokus pada kemampuan tim untuk menyusun strategi sebaik mungkin. Berikut sejumlah aturan baru pada turnamen mode Clash Squad: 
  • Unique Active Skill: Setiap pemain dalam satu tim harus memiliki skill karakter yang berbeda-beda antar pemain.
  • Ban Skill Pemain: Di setiap game masing-masing tim dapat memblokir satu skill karakter sehingga tidak dapat digunakan oleh kedua tim. 
  • Dengan aturan ini, pertarungan sengit di mode Clash Squad akan membutuhkan analisis yang kuat dari masing-masing tim untuk memilih strategi yang tepat dalam memenangkan setiap game dan menjadi juara.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Fakta-Fakta Menarik Halte Petukangan D'MASIV, Kado Ultah hingga Saksi Sejarah

BERIKUTNYA

Ketika Karya Seniman Disabilitas Jadi Medium Refleksi Ramadan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: