Koleksi abaya terbaru Taza, The Unfeigned Collection

Taza Bawa Modest Fashion Syar’i nan Elegan di London Muslim Shopping Festival 2025

01 March 2025   |   10:35 WIB
Image
Tiara Dara Clarisa Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara

Tahun ini, Taza, brand modest syar’i asal Indonesia yang terkenal dengan abayanya menorehkan jejaknya di London Muslim Shopping Festival (LMSF) 2025. Melalui koleksi terbarunya, The Unfeigned, Taza menyajikan pilihan abaya berkualitas bagi muslim di London yang terbilang minoritas.
 
Lewat acara bertajuk Taza Exclusive Gathering: Unveiling The Unfeigned Collection, From Ayah to London, Ashila Ramadhani, Founder Taza mengungkapkan bahwa koleksi yang dia bawa mendapatkan respons positif dari masyarakat muslim di sana.

"Banyak yang bilang bahan Taza berbeda, unik, dan belum pernah mereka temukan di tempat lain. Mereka juga suka dengan motif bambu, padahal kalau di kita motif bambu itu sudah tren dari lama,” tutur Ashila. 

Baca juga: TOTON x Make Over Tampilkan Gaya Berbusana Wanita Indonesia di Dubai Fashion Week 2025
 
Mengusung identitas yang kuat dan material premium, Taza berhasil menarik perhatian pasar global. “Pasarnya ada, kelasnya ada, dan yang lebih membanggakan, selera mereka pun sejalan dengan visi kami. Ini membuktikan bahwa fashion syar’i bisa mendunia, dan Taza siap menjadi bagian dari perjalanan itu,” lanjut Shila.
 
Acara gathering yang berlangsung di Jakarta ini turut dihadiri oleh Yuke Sri Rahayu, Deputi Bidang Kreativitas, Budaya, dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif. Dia mengatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia dan sudah sepatutnya kita menjadi pusat fashion syar’i dunia.

“Karena kalau kita lihat, fashion muslim di Indonesia itu beragam, tidak seperti di negara lain yang umumnya seragam,” ujar Yuke.
 
Selain Yuke, Robi Apriyadi, Ketua Departemen Pembinaan 11: Pelajar, Mahasiswa, dan Kepemudaan dari MES DK Jakarta turut hadir sebagai narasumber.
 
“Taza adalah representasi nyata bagaimana modest fashion dapat berkembang dengan inovasi yang tetap menghormati nilai-nilai syariah. MES melihat bahwa koleksi ini berhasil menggabungkan tiga elemen penting, yakni keunikan budaya Indonesia, prinsip kesopanan dalam berpakaian sesuai syariat Islam, serta estetika modern yang dapat diterima di pasar global," tambahnya.
 
Oleh karena itu, pemerintah mendukung penuh kontribusi Taza di LSMF sebagai langkah awal untuk membawa modest fashion muslim Indonesia ke kancah internasional.
 
Sementara itu, The Unfeigned adalah koleksi yang mendefinisikan ulang tentang makna kesederhanaan. Filosofi yang mendasari koleksi ini adalah sincerity—sebuah ketulusan dalam merancang busana yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam memberdayakan perempuan untuk kembali ke fitrahnya.
 
“Koleksi The Unfeigned lahir dari perjalanan yang sangat personal bagi saya dan adik saya. Karena inspirasi utamanya berasal dari sosok Ayah yang banyak mengajarkan kami tentang pentingnya ketulusan.” 

Baca juga: Inovasi Hybrid Fashion Show Dorong Brand Fesyen Lokal Jadi Kompetitif
 
Koleksi The Unfeigned terdiri dari 18 model, termasuk 1 edisi spesial dan eksklusif yang
masing-masing dirancang untuk menghadirkan harmoni antara elegansi, kenyamanan, dan makna. Keistimewaan koleksi terbaru ini terletak pada bahan tencel dan motif-motif seperti kucing, bambu, serta batik solo yang belum pernah ada sebelumnya. 
 
Sebelumnya, Taza pertama kali launching di Bazaar Halal Fair, Agustus 2024. Taza merupakan brand abaya yang diinisiasi berkat keresahan pribadi Ashila. Brand ini terinspirasi dari abaya Rusia sehingga model yang disuguhkan pun memang mengikuti gaya dari Asia Barat dan Eropa Timur. Ke depannya, Shila mengaku ingin memperluas jangkauan Taza, termasuk ke Singapura. 

Editor: Fajar Sidik 

SEBELUMNYA

Cara Mematikan Status Aktif Instagram Agar Tidak Terlacak

BERIKUTNYA

Makanan & Minuman yang Berpotensi Tercemar Mikroplastik

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga