Rifnu Wikana (Sumber gambar: Instagram/rifnuwikana)

Aktor Rifnu Wikana Sambut Baik Bullion Bank Indonesia, Jadi Makin Rajin Investasi Emas

27 February 2025   |   14:30 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Bank emas atau bullion bank pertama di Indonesia akhirnya diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto di The Gade Tower, Jakarta Pusat, Rabu kemarin, (26/2/2025). Kemunculan bank emas ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk insan perfilman.

Salah satu yang menaruh perhatian khusus adalah aktor Teuku Rifnu Wikana. Menurutnya, sebagai salah satu negara dengan cadangan emas terbesar di dunia, Indonesia memang sudah waktunya memiliki bank emas.

Baca juga: Pernah Tertipu Investasi Emas, Begini Harapan Olga Lydia pada Bullion Bank

Rifnu mengatakan emas sebagai instrumen investasi sebenarnya punya riwayat yang panjang bagi Indonesia. Dalam sebuah bacaan, dia menyebut emas sudah digunakan oleh masyarakat sejak zaman Majapahit, hingga raja-raja di Yogyakarta sampai Aceh.

Aktor keturunan Aceh ini menyebut dengan menilik sejarah yang ada, Indonesia mestinya bahkan sudah mampu membangun bank emas sejak dahulu. Sebab, katanya, di London, Inggris, saja bank emas sudah dimulai pada medio 1750-an.

“Entah kenapa ya, dari tahun-tahun kemerdekaan sampai hari ini, kita tuh kayak dijegal terus mau bikin bank emas. Namun, tak apa, hari ini pak Prabowo sudah mengeksekusi cita-cita presiden-presiden sebelumnya tersebut,” ucap Teuku Rifnu kepada Hypeabis.id.

Rifnu mengatakan kehadiran bank emas diharapkan dapat turut memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. Terlebih, potensi Indonesia mengembangkan instrumen emas menurutnya sangat besar.

Selain tentu saja, Papua, di beberapa daerah lain Indonesia memiliki sejumlah cadangan emas yang belum tergali, dari Aceh, hingga Kalimantan. Jika dimanfaatkan dengan baik, Rifnu optimistis Indonesia akan makin dekat dengan cita-cita kemakmuran.

Oleh karena itu, kehadiran bank emas juga diharapkan bisa menguatkan keberadaan Indonesia di mata dunia. Artinya, Indonesia bisa mengelola kekayaan alamnya dengan baik dari hulu hingga ke hilir. 

“Bayangkan, kita pernah punya satu gunung emas yang sekarang membuat Amerika jadi peringkat pertama cadangan emas di dunia. Jadi, bank emas ini konsepnya keren sih, apalagi konsepnya salah satunya juga akan ke bank-bank syariah gitu kan,” imbuhnya.
 

Pemenang Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2017 ini mengaku memang cukup tertarik dengan emas. Selain karena menjadi anjuran agama, dia merasa emas merupakan salah satu instrumen yang paling stabil.

Rifnu juga pernah menjajal beberapa instrumen lain, seperti kripto. Namun, dia merasa jiwa sekaligus ketenangan hatinya tak di sana. Justru di emas, di instrumen yang juga dilakukan orang tua dan nenek-kakeknya, dia merasa lebih tenang menempatkan uangnya.

“Jadi, aku menjalankan apa yang aku yakini saja, memang tidak banyak. Tetapi lama kelamaan bisa menjadi bukit ya. Apalagi, dengan adanya bank emas. Asyik banget ini,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan bank emas membuat legalitas dan keamanan lebih terjamin. Dia pun mengaku akan jadi makin rajin investasi emas. Sebab, tak perlu langsung besar. Emas pun sebenarnya bisa ditabung per gram.

Secara umum, dia berharap iklim investasi, terutama emas, bisa makin positif setiap tahunnya. Di luar itu, dia juga berharap pemerintah juga mulai menghidupkan investasi di sektor lain yang tak kalah penting, seperti sumber daya manusia. Dengan demikian, potensi emas yang ada di Indonesia bisa dikelola dengan baik oleh orang-orang Indonesia, bukan asing.

Sebagai informasi, bank emas dibentuk berdasarkan payung hukum Undang-Undang No. 24 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Aturan itu dijabarkan lebih lanjut melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion. 

Kegiatan Usaha Bulion adalah kegiatan usaha yang berkaitan dengan emas yang dilakukan oleh lembaga jasa keuangan (LJK). Kegiatannya meliputi sejumlah layanan seperti Simpanan Emas, Pembiayaan Emas, Perdagangan Emas, Penitipan Emas, dan/atau kegiatan lainnya yang dilakukan oleh LJK. 

Secara sederhana, kegiatan usaha bullion bank atau bank emas menerapkan konsep yang mirip dengan perbankan konvensional, tapi dengan logam mulia emas sebagai mata uangnya.

Sejauh ini, ada dua lembaga jasa keuangan (LJK) yang resmi menyelenggarakan kegiatan usaha bulion atau bank emas yakni PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Pegadaian memperoleh izin sejak 23 Desember 2024, sedangkan BSI sejak 12 Februari 2025. 

Baca juga: Didik Ninik Thowok Penasaran dengan Bullion Bank, Ingin Pelajari Lebih Dalam

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Kunci Sukses Bisnis Kuliner Anti Gagal Menurut Pakar Marketing

BERIKUTNYA

Fakta-fakta Menarik Film Pernikahan Arwah

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: