Michelle, salah satu pemilik kios di Platinum Market Tanah Abang (Sumber foto: Hypeabis.id/Dewi Andriani)

Tren Model Pakaian Katun Brokat Jadi Favorit di Platinum Market Tanah Abang

17 February 2025   |   20:06 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Menyambut Ramadan 2025, Platinum Market yang terletak di Pusat Mode Tanah Abang (PMTA) resmi dibuka dengan konsep yang lebih segar dan pengalaman belanja yang lebih nyaman. Platinum Market hadir dengan berbagai koleksi busana terbaru, baik untuk pakaian casual maupun formal, yang cocok untuk seluruh anggota keluarga.

Direktur Utama PT Gading Raya Propertindo Radinka Djan mengungkapkan, Platinum Market hadir dengan konsep yang berbeda dari pasar grosir yang selama ini identik dengan pasar Tanah Abang.

“Kami ingin memberikan pengalaman berbelanja yang baru. Dari yang awalnya pasar dengan meja-meja dan barang yang berantakan, kini semuanya dirancang seperti mall dengan showcase yang rapi, sehingga pengunjung bisa langsung melihat desain-desain pakaian yang ditawarkan,” ujar Radinka saat grand opening Platinum Market, (17/2/2025).

Baca juga: Tren Koleksi Raya dari Heart Troops Bawa Nuansa Tradisional dengan Sentuhan Modern
 

suasana Platinum Market (sumber : Dewi Andriani)

Suasana di Platinum Market Tanah Abang. (Sumber foto: Hypeabis.id/Dewi Andriani)

Platinum Market saat ini telah diisi oleh lebih dari 60 pedagang dan akan terus bertambah ke depannya. Tak hanya menyediakan pakaian kasual dan formal, koleksi busana di Platinum Market juga mencakup busana muslim dan batik, yang semuanya hadir dengan harga yang kompetitif.

“Kami berharap dengan mendekati bulan Ramadan, masyarakat akan semakin tertarik berbelanja di sini, karena konsepnya lebih nyaman dan lebih menarik,” tutur Radinka.

Selain itu, Platinum Market juga menjadi pilihan tepat bagi konsumen yang lebih suka berbelanja langsung. Berbeda dengan belanja online yang hanya bisa melihat gambar, di sini pengunjung bisa merasakan langsung kualitas bahan, yang tentunya menjadi nilai tambah.

Tak hanya belanja, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pilihan makanan di food court yang terletak di lantai 3A. “Fasilitas di sini sudah cukup memadai, dengan akses mudah menggunakan transportasi umum, dan sudah ada kantin yang nyaman untuk beristirahat,” tambah Radinka.


Tren Busana Jelang Ramadan

 

Tren Katun Brukat atau Katun Bolong (sumber : Dewi Andriani)

Gaya Katun Brokat atau Katun Bolong yang jadi tren di Platinum Market Tanah Abang. (Sumber foto: Hypeabis.id/Dewi Andriani)


Seiring dengan kehadiran Platinum Market, tren busana menjelang Ramadan juga mulai terlihat. Salah satu tren yang banyak dicari adalah pakaian berbahan katun dengan detail brokat atau yang juga dikenal dengan istilah katbol atau katun bolong.

Menurut Michelle, pemilik toko Miho yang berlokasi di Platinum Market, katun brokat menjadi pilihan favorit para pembeli, terutama untuk menyambut Hari Raya. "Paling banyak dicari yang model seperti ini," ujar Michelle sambil memperlihatkan koleksi unggulannya.

Atasan berbahan katun Jepang dengan detail brokat memang tengah menjadi favorit karena selain nyaman dipakai, desainnya juga sangat trendi.

Warna-warna cerah seperti pastel, pink, kuning, dan biru juga menjadi pilihan utama di bulan Ramadan tahun ini. Namun, warna netral tetap tak lekang oleh waktu dan banyak dicari oleh pembeli. Michelle menambahkan, "Bahan katun yang nyaman dan desain yang trendi menjadi daya tarik utama bagi pembeli,” ucapnya.

Harga pakaian yang dijual di toko Miho bervariasi, mulai dari Rp60.000 hingga Rp195.000 untuk pembelian eceran. Michelle juga menawarkan harga grosir dengan potongan Rp20.000–Rp30.000 per item bagi pembeli yang mengambil dalam jumlah banyak. Salah satu item yang paling mahal adalah atasan katun Jepang dengan detail brokat yang rumit, sehingga proses produksinya lebih sulit.

Senada disampaikan oleh Pandi karyawan salah satu toko di Platinum Market yang mengakui bahwa model katun bolong tengah dicari oleh konsumen dalam kurun waktu dua pekan terakhir ini. Apalagi model seperti ini juga cukup viral di media sosial.

Adapun harga satuan yang ditawarkan sekitar Rp160.000 hingga Rp170.000 sedangkan jika ada yang ingin membeli secara grosir maka harganya Rp130.000 untuk pembelian minimal 4 potong.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Menelusuri Oase Laut Lepas dari Atas Bukit Merese

BERIKUTNYA

Ahmad Dhani hingga Piyu Padi Kawal Revisi UU Hak Cipta, Soroti Izin Penggunaan Lagu

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga