Kiat Menghindari Romance Scam yang Marak Terjadi saat Valentine
14 February 2025 |
08:23 WIB
Romance scam marak terjadi pada momen Valentine. Ini adalah salah satu bentuk penipuan di mana pelaku berpura-pura memiliki ketertarikan romantis terhadap korban, kemudian memanfaatkan hubungan ini untuk keuntungan finansial atau tujuan jahat lainnya.
Bentuk penipuan ini sering terjadi melalui platform kencan online, media sosial, atau komunikasi digital lainnya. Penting untuk lebih waspada terhadap potensi penipuan semacam ini, karena pelaku sering memanfaatkan momen valentine untuk menargetkan individu yang menginginkan hubungan romantis.
Baca juga: Kenali 3 Jenis Manipulasi Kencan Online Ini, Jangan Terjebak!
Beberapa modus romance scam yang biasanya terjadi, yakni pelaku biasanya memulai dengan pendekatan yang intens dan cepat, sering kali menyatakan perasaan cinta atau komitmennya dalam waktu singkat. Mereka juga kerap menggunakan foto dan informasi palsu, sering kali mengaku sebagai profesional sukses seperti personel militer atau individu dengan latar belakang keluarga terpandang dan memiliki banyak uang.
Setelah membangun kepercayaan, pelaku akan menciptakan situasi darurat palsu. Misalnya mendadak mengalami kecelakaan dan dilarikan ke rumah sakit atau sakit keras yang harus segera dilakukan tindakan medis, serta berada dalam situasi sulit lainnya untuk memancing simpati. Mereka lalu akan meminta atau meminjam uang dari korban dalam jumlah besar dan menghilang.
Mengutip Scamwatch, supaya terhindar dari romance scam, berikut beberapa langkah yang bisa diambil.
Bandingkan informasi yang diberikan dengan yang ada di profil media sosialnya. Jika dia mengaku sebagai profesional di suatu bidang, cek apakah ada bukti lain yang mendukung. Misalnya riwayat pekerjaan pada profil LinkedIn atau unggahan foto dan video saat sedang beraktivitas di tempat kerja.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda
Bentuk penipuan ini sering terjadi melalui platform kencan online, media sosial, atau komunikasi digital lainnya. Penting untuk lebih waspada terhadap potensi penipuan semacam ini, karena pelaku sering memanfaatkan momen valentine untuk menargetkan individu yang menginginkan hubungan romantis.
Baca juga: Kenali 3 Jenis Manipulasi Kencan Online Ini, Jangan Terjebak!
Beberapa modus romance scam yang biasanya terjadi, yakni pelaku biasanya memulai dengan pendekatan yang intens dan cepat, sering kali menyatakan perasaan cinta atau komitmennya dalam waktu singkat. Mereka juga kerap menggunakan foto dan informasi palsu, sering kali mengaku sebagai profesional sukses seperti personel militer atau individu dengan latar belakang keluarga terpandang dan memiliki banyak uang.
Setelah membangun kepercayaan, pelaku akan menciptakan situasi darurat palsu. Misalnya mendadak mengalami kecelakaan dan dilarikan ke rumah sakit atau sakit keras yang harus segera dilakukan tindakan medis, serta berada dalam situasi sulit lainnya untuk memancing simpati. Mereka lalu akan meminta atau meminjam uang dari korban dalam jumlah besar dan menghilang.
Mengutip Scamwatch, supaya terhindar dari romance scam, berikut beberapa langkah yang bisa diambil.
1. Periksa Foto Profilnya
Untuk memverifikasi identitas seseorang yang dikenal secara online, pertama-tama pastikan foto profilnya memang asli. Unggah foto yang diberikan oleh orang tersebut ke alat pencarian gambar seperti Google Images, TinEye, dan Yandex Images. Jika gambar tersebut muncul di berbagai situs dengan nama berbeda, kemungkinan besar itu adalah identitas palsu.2. Cari Media Sosial dan Jejak Digitalnya
Cari akun media sosialnya di Facebook, Instagram, LinkedIn, atau Twitter. Perhatikan jumlah teman atau pengikutnya. Akun palsu sering kali memiliki sedikit interaksi dan hanya punya beberapa pengikut. Periksa juga apakah dia pernah ditandai dalam sebuah foto oleh akun teman atau keluarganya.Bandingkan informasi yang diberikan dengan yang ada di profil media sosialnya. Jika dia mengaku sebagai profesional di suatu bidang, cek apakah ada bukti lain yang mendukung. Misalnya riwayat pekerjaan pada profil LinkedIn atau unggahan foto dan video saat sedang beraktivitas di tempat kerja.
3. Menjaga Informasi Pribadi
Hindari memberikan informasi pribadi yang terlalu rinci kepada orang yang baru dikenal secara online. Ini mencakup nomor telepon, alamat rumah, informasi finansial, atau detail lain yang dapat digunakan untuk mencuri identitas atau melakukan penipuan lebih lanjut. Pelaku dapat menggunakan informasi ini untuk memanipulasi atau memerasmu di kemudian hari.4. Jangan Pernah Mengirim Uang atau Informasi Pribadi
Salah satu tujuan utama pelaku romance scam adalah mendapatkan uang dari korban. Mereka mungkin memintamu mengirim uang dengan berbagai alasan, seperti meminta tolong dalam keadaan darurat. Ingatlah untuk tidak pernah mengirim uang atau memberikan informasi finansial kepada seseorang yang belum pernah ditemui secara langsung dan belum dikenal dengan baik. Jika Genhype merasa tertekan karena ada paksaan, segera hentikan komunikasi dan laporkan kejadian tersebut.5. Laporkan Aktivitas Mencurigakan
Apabila Genhype curiga sedang menjadi korban romance scam, segera laporkan ke pihak berwenang atau platform tempatmu berinteraksi dengan individu tersebut. Melaporkan aktivitas mencurigakan dapat membantu mencegah orang lain menjadi korban dan memungkinkan pihak berwenang untuk mengambil tindakan yang diperlukan. Selain itu, berbagi pengalaman di media sosial dapat meningkatkan kesadaran tentang penipuan semacam ini untuk orang banyak.(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor: Nirmala Aninda
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.