4 Film Rilisan 2025 yang Telah Raih 1 Juta Penonton Awal 2025
13 February 2025 |
00:00 WIB
Industri perfilman Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan pada awal 2025 ini. Memasuki pertengahan Februari, atensi masyarakat untuk datang ke bioskop cukup tinggi, dengan empat film di antaranya telah menembus angka 1 juta penonton.
Hal menariknya, tiga film di antaranya merupakan produksi sineas dalam negeri. Adapun satu lainnya merupakan film impor produksi Korea Selatan. Raihan ini bisa dibilang menjadi indikasi yang baik bagi industri perfilman.
Capaian awal tahun ini bisa dibilang mirip dengan yang terjadi pada tahun sebelumnya. Kala itu, tercatat juga ada tiga film Indonesia yang meraih 1 juta penonton pada awal tahun.
Baca jga: Petaka Gunung Gede Jadi Film Ketiga yang Raih 1 Juta Penonton pada 2025
Tiga film tersebut adalah Ancika: Dia yang Bersamaku 1995, Trinil: Kembalikan Tubuhku, dan Agak Laen. Kini, formula tersebut berulang karena ada tiga rilisan 2025 yang juga sudah mentas di angka lebih dari 1 juta.
Hingga hari ini, atensi penonton untuk datang ke bioskop dan menonton film terus tinggi. Berikut adalah daftar sementara film-film yang berhasil meraih lebih dari 1 juta penonton berdasarkan laporan Cinepoint:
Film 1 Kakak 7 Ponakan per 12 Februari 2025 berhasil meraih 1.139.878 penonton. Disutradarai oleh Yandy Laurens, film ini tercatat sebagai karya rilisan pertama pada 2025 yang berhasil menembus 1 juta penonton. Hingga hari ini, film yang diadaptasi dari serial karya Arswendo Atmowiloto tersebut masih tayang di bioskop dan berpotensi menambah lebih banyak jumlah penontonnya.
Meski sedikit melambat pada awal penayangannya, dengan hanya meraih 60.000 penonton, film yang dirilis sejak 23 Januari 2025 perlahan menemukan ritmenya sendiri. Pada hari ketiga, film ini telah menyentuh angka 147.889 penonton.
Kemudian, pada hari kelima penayangan, film ini mampu menembus angka 322.125 penonton. Sampai pada hari ke-9 penayangannya, film ini telah mengumpulkan 602.358 penonton. Setelahnya, kenaikan jumlah penonton terus terjadi secara signifikan.
Film 1 Kakak 7 Ponakan menawarkan kehangatan di balik pengorbanan, kasih sayang, dan dilema sebuah keluarga generasi sandwich. Fokus film ini akan mengikuti perjuangan Hendarmoko atau Moko, seorang arsitek muda yang baru lulus kuliah. Sebenarnya, impiannya sudah di depan mata, tetapi mendadak berubah.
Dia yang tinggal di rumah kakaknya tiba-tiba harus mengurus dan menjadi orang tua tunggal dari keponakan-keponakannya. Film ini menempatkan Chicco Kurniawan dan Amanda Rawles sebagai pemeran utamanya. Selain itu, juga dibintangi Ringgo Agus Rahman, Niken Anjani, Kiki Narendra, Maudy Koesnaedi, Freya JKT48, Fatih Unru, Ahmad Nadif, hingga Kawai Labiba.
Film Perayaan Mati Rasa produksi Sinemaku Pictures berhasil meraih lebih dari satu juta penonton setelah 13 hari tayang di bioskop. Hingga 12 Februari 2025, film garapan sutradara Umay Shahab itu telah meraih 1.051.120 penonton dan berpotensi terus bertambah karena film ini masih tayang di bioskop.
Film Perayaan Mati Rasa mulai beredar di bioskop 29 Januari 2025. Film ini mendapat antusiasme yang cukup tinggi dari penonton dengan mendapat 1.469 showtime di 382 bioskop seluruh Indonesia. Pada hari pertama, film ini telah mendapatkan 105.109 penonton.
Jumlahnya kemudian naik menjadi 210.000 penonton pada hari kedua. Pada hari kelima, film ini berhasil mendapatkan 416.167 penonton dan naik lagi menjadi 600.000 penonton setelah sepekan tayang di bioskop. Angkanya kemudian terus bertambah seiring waktu.
Film Perayaan Mati Rasa ini berfokus pada kisah tentang anak muda bernama Ian Antono. Dia selalu merasa dibanding-bandingkan dengan adiknya, Uta Antono, oleh orang tuanya. Sebab, Uta selalu punya prestasi cemerlang, sedangkan dirinya yang masih sibuk mengejar mimpi jadi anak band.
Namun, situasi berubah ketika Uta dan Ian kehilangan orang tuanya secara mendadak. Selain premis yang menarik, karakter dan jalan cerita film ini juga dihidupkan oleh para aktor berbakat, seperti Umay Shahab, Iqbaal Ramadhan, Dwi Sasono, Unique Priscilla, Devano Danendra, Randy Danistha, Abdul Qodir Jaelani, dan Priscilla Jamail.
Film Petaka Gunung Gede (2025) garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis akhirnya turut mencatatkan namanya dalam jajaran box office Indonesia. Film yang naskah skenarionya ditulis oleh Upi Avianto ini berhasil meraih lebih dari satu juta penonton setelah enam hari penayangan di bioskop.
Film Petaka Gunung Gede mulai tayang di bioskop pada 6 Februari 2025 lalu. Pada hari pertama, film ini telah mendapatkan 170.007 penonton. Pada hari kedua, jumlah penonton film ini terus meroket ke angka 321.678 penonton. Hingga 12 Februari 2025, film ini berhasil mengumpulkan 1.085.831 penonton.
Film Petaka Gunung Gede diangkat dari kisah nyata yang dialami oleh Maya Azka bersama teman-teman SMA-nya. Berlatar 2007, kala itu mereka mendapatkan masalah setelah pulang dari pendakian Gunung Gede, Jawa Barat. Ita cukup banyak disalahkan karena telah melanggar mitos dan tetap melakukan pendakian. Namun, ada misteri sebenarnya yang belum terungkap.
Film Dark Nuns telah tayang di bioskop Indonesia sejak 24 Januari 2025. Hingga 12 Februari 2025, film tersebut telah meraih 1.074.993 penonton. Ini adalah sajian thriller supernatural ala Korea Selatan yang disutradarai oleh Kwon Hyeok-jae.
Film yang menandai comeback Song Hye Kyo ke layar lebar ini merupakan spin-off versi perempuan dari film The Priests yang populer pada medio 2015 lalu. Film ini akan berfokus pada kehidupan biarawati yang berupaya melakukan pengusiran setan.
Dikisahkan, seorang biarawati pemberani bernama Suster Junia berusaha menyembuhkan penyakit aneh anak laki-laki bernama Hee Joon. Anak tersebut terus mengalami kesakitan luar biasa dan tak ada metode yang bisa menyembuhkannya sebelumnya. Namun, Suster Junia kemudian mencoba beberapa teknik eksorsisme meski situasi membuatnya makin kacau.
Baca juga: Jurus Pemerintah Kejar Target 81 Juta Penonton Film Sepanjang 2025
Editor: Puput Ady Sukarno
Hal menariknya, tiga film di antaranya merupakan produksi sineas dalam negeri. Adapun satu lainnya merupakan film impor produksi Korea Selatan. Raihan ini bisa dibilang menjadi indikasi yang baik bagi industri perfilman.
Capaian awal tahun ini bisa dibilang mirip dengan yang terjadi pada tahun sebelumnya. Kala itu, tercatat juga ada tiga film Indonesia yang meraih 1 juta penonton pada awal tahun.
Baca jga: Petaka Gunung Gede Jadi Film Ketiga yang Raih 1 Juta Penonton pada 2025
Tiga film tersebut adalah Ancika: Dia yang Bersamaku 1995, Trinil: Kembalikan Tubuhku, dan Agak Laen. Kini, formula tersebut berulang karena ada tiga rilisan 2025 yang juga sudah mentas di angka lebih dari 1 juta.
Hingga hari ini, atensi penonton untuk datang ke bioskop dan menonton film terus tinggi. Berikut adalah daftar sementara film-film yang berhasil meraih lebih dari 1 juta penonton berdasarkan laporan Cinepoint:
1. 1 Kakak 7 Ponakan
Film 1 Kakak 7 Ponakan per 12 Februari 2025 berhasil meraih 1.139.878 penonton. Disutradarai oleh Yandy Laurens, film ini tercatat sebagai karya rilisan pertama pada 2025 yang berhasil menembus 1 juta penonton. Hingga hari ini, film yang diadaptasi dari serial karya Arswendo Atmowiloto tersebut masih tayang di bioskop dan berpotensi menambah lebih banyak jumlah penontonnya.
Meski sedikit melambat pada awal penayangannya, dengan hanya meraih 60.000 penonton, film yang dirilis sejak 23 Januari 2025 perlahan menemukan ritmenya sendiri. Pada hari ketiga, film ini telah menyentuh angka 147.889 penonton.
Kemudian, pada hari kelima penayangan, film ini mampu menembus angka 322.125 penonton. Sampai pada hari ke-9 penayangannya, film ini telah mengumpulkan 602.358 penonton. Setelahnya, kenaikan jumlah penonton terus terjadi secara signifikan.
Film 1 Kakak 7 Ponakan menawarkan kehangatan di balik pengorbanan, kasih sayang, dan dilema sebuah keluarga generasi sandwich. Fokus film ini akan mengikuti perjuangan Hendarmoko atau Moko, seorang arsitek muda yang baru lulus kuliah. Sebenarnya, impiannya sudah di depan mata, tetapi mendadak berubah.
Dia yang tinggal di rumah kakaknya tiba-tiba harus mengurus dan menjadi orang tua tunggal dari keponakan-keponakannya. Film ini menempatkan Chicco Kurniawan dan Amanda Rawles sebagai pemeran utamanya. Selain itu, juga dibintangi Ringgo Agus Rahman, Niken Anjani, Kiki Narendra, Maudy Koesnaedi, Freya JKT48, Fatih Unru, Ahmad Nadif, hingga Kawai Labiba.
2. Perayaan Mati Rasa
Film Perayaan Mati Rasa produksi Sinemaku Pictures berhasil meraih lebih dari satu juta penonton setelah 13 hari tayang di bioskop. Hingga 12 Februari 2025, film garapan sutradara Umay Shahab itu telah meraih 1.051.120 penonton dan berpotensi terus bertambah karena film ini masih tayang di bioskop.
Film Perayaan Mati Rasa mulai beredar di bioskop 29 Januari 2025. Film ini mendapat antusiasme yang cukup tinggi dari penonton dengan mendapat 1.469 showtime di 382 bioskop seluruh Indonesia. Pada hari pertama, film ini telah mendapatkan 105.109 penonton.
Jumlahnya kemudian naik menjadi 210.000 penonton pada hari kedua. Pada hari kelima, film ini berhasil mendapatkan 416.167 penonton dan naik lagi menjadi 600.000 penonton setelah sepekan tayang di bioskop. Angkanya kemudian terus bertambah seiring waktu.
Film Perayaan Mati Rasa ini berfokus pada kisah tentang anak muda bernama Ian Antono. Dia selalu merasa dibanding-bandingkan dengan adiknya, Uta Antono, oleh orang tuanya. Sebab, Uta selalu punya prestasi cemerlang, sedangkan dirinya yang masih sibuk mengejar mimpi jadi anak band.
Namun, situasi berubah ketika Uta dan Ian kehilangan orang tuanya secara mendadak. Selain premis yang menarik, karakter dan jalan cerita film ini juga dihidupkan oleh para aktor berbakat, seperti Umay Shahab, Iqbaal Ramadhan, Dwi Sasono, Unique Priscilla, Devano Danendra, Randy Danistha, Abdul Qodir Jaelani, dan Priscilla Jamail.
3. Petaka Gunung Gede
Film Petaka Gunung Gede (2025) garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis akhirnya turut mencatatkan namanya dalam jajaran box office Indonesia. Film yang naskah skenarionya ditulis oleh Upi Avianto ini berhasil meraih lebih dari satu juta penonton setelah enam hari penayangan di bioskop.
Film Petaka Gunung Gede mulai tayang di bioskop pada 6 Februari 2025 lalu. Pada hari pertama, film ini telah mendapatkan 170.007 penonton. Pada hari kedua, jumlah penonton film ini terus meroket ke angka 321.678 penonton. Hingga 12 Februari 2025, film ini berhasil mengumpulkan 1.085.831 penonton.
Film Petaka Gunung Gede diangkat dari kisah nyata yang dialami oleh Maya Azka bersama teman-teman SMA-nya. Berlatar 2007, kala itu mereka mendapatkan masalah setelah pulang dari pendakian Gunung Gede, Jawa Barat. Ita cukup banyak disalahkan karena telah melanggar mitos dan tetap melakukan pendakian. Namun, ada misteri sebenarnya yang belum terungkap.
4. Dark Nuns
Film Dark Nuns telah tayang di bioskop Indonesia sejak 24 Januari 2025. Hingga 12 Februari 2025, film tersebut telah meraih 1.074.993 penonton. Ini adalah sajian thriller supernatural ala Korea Selatan yang disutradarai oleh Kwon Hyeok-jae.
Film yang menandai comeback Song Hye Kyo ke layar lebar ini merupakan spin-off versi perempuan dari film The Priests yang populer pada medio 2015 lalu. Film ini akan berfokus pada kehidupan biarawati yang berupaya melakukan pengusiran setan.
Dikisahkan, seorang biarawati pemberani bernama Suster Junia berusaha menyembuhkan penyakit aneh anak laki-laki bernama Hee Joon. Anak tersebut terus mengalami kesakitan luar biasa dan tak ada metode yang bisa menyembuhkannya sebelumnya. Namun, Suster Junia kemudian mencoba beberapa teknik eksorsisme meski situasi membuatnya makin kacau.
Baca juga: Jurus Pemerintah Kejar Target 81 Juta Penonton Film Sepanjang 2025
Editor: Puput Ady Sukarno
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.