Ilustrasi hotel (Sumber gambar: Sasha Kaunas/Unsplash)

Penyedia Akomodasi Adu Fasilitas & Atraksi Jelang Musim Libur Akhir Tahun

13 November 2023   |   12:59 WIB
Image
Indah Permata Hati Jurnalis Hypeabis.id

Kelengkapan fasilitas dan keunikan atraksi merupakan sedikit dari sekian banyak alasan teratas konsumen dalam memilih akomodasi penginapan. Menuju akhir tahun, pelaku usaha akomodasi penginapan seperti hotel dan vila berebut inovasi demi meraih tuah dari momen libur akhir tahun.

Strategi pun dipercepat untuk menghadirkan inovasi-inovasi unik dalam layanan akomodasi. Khususnya bagi kota-kota destinasi populer yang selalu menerima banyak wisatawan baik lokal atau mancanegara yang bertujuan untuk liburan di momen natal dan tahun baru.

Baca juga: 5 Rekomendasi Hotel Pet Friendly di Bali & Bandung untuk Liburan Akhir Tahun
 
Misalnya saja, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan satu di antara kota yang laris manis dihinggapi pelancong. Menuju akhir tahun, kota yang populer dengan Jalan Malioboro itu terus mencatat kunjungan wisman yang besar.

Data BPS mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Daerah Istimewa Yogyakarta pada bulan Agustus 2023 naik 4,26 % dibandingkan Bulan Juli 2023, yaitu dari 12.444 kunjungan menjadi 12.974 kunjungan.

Angka ini diprediksi terus meningkat menjelang akhir tahun nanti. Kemenparekraf memiliki target mencapai 1,2-1,4 miliar perjalanan wisnus yang akan didorong melalui momen libur akhir tahun atau natal dan tahun baru nanti.
 
Salah satu hotel ternama di Yogyakarta, Hotel Tentrem Yogyakarta menyambut baik tren positif ini. Manager of Public Relations Hotel Tentrem Yogyakarta Adventa Pramushanti menyebut, segmentasi penginap makin ramai didominasi dari kalangan keluarga jelang akhir tahun. Namun kalangan pebisnis hingga karyawan masih banyak menginap saat hari biasa.

“Jelang akhir tahun ini banyak corporate juga yang mulai outing dan untuk menginapnya memilih di hotel kita, kalau pas weekend seperti biasa memang lebih ramai dari kalangan keluarga,” jelas Adventa.


Membawa Misi Kuliner Lokal 

 

Hidangan gudeg di Hotel Tentrem Yogyakarta (Sumber gambar: Indah Permata Hati/Hypeabis.id)

Hidangan gudeg di Hotel Tentrem Yogyakarta (Sumber gambar: Indah Permata Hati/Hypeabis.id)


Hotel Tentrem Yogyakarta banyak bersiap dalam diferensiasi layanan. Salah satunya dengan menghadirkan banyak lini produk makanan untuk mendorong pengalaman unik selain menginap di hotel. “Untuk kami, momen breakfast jadi perwajahan bagi hotel kami. Kami membawa banyak makanan lokal khas Yogyakarta yang legendaris langsung ke depan konsumen. Karena setiap yang menginap di sini pasti antusias saat breakfast,” katanya.
 
Jelang momen akhir tahun, berinovasi dalam produk makanan merupakan satu dari sekian misi Hotel Tentrem Yogyakarta untuk memperkenalkan budaya Indonesia melalui kuliner. Pengalaman kuliner menjadi salah satu fokus persiapan Hotel Tentrem Yogyakarta untuk menyambut momen akhir tahun.

Beberapa lini produk yang diluncurkan dari lini produk dessert Tentrem Chocolate antara lain cokelat tolak angin, cokelat kunyit asem, hingga es krim rasa gudeg. Tahun lalu, lini produk ini juga membuat cokelat berbentuk Sinterklas seberat 700 kg dan mendapat banyak respons positif dari wisatawan yang menginap di hotel tersebut.
 
Setiap hotel tentu memiliki persiapan khusus yang berbeda dan disesuaikan dengan segmentasinya dalam menyambut akhir tahun ini. Jika Hotel Tentrem Yogyakarta berfokus memberikan pengalaman kuliner unik, lain halnya dengan akomodasi di Pulau Dewata. Bali sebagai provinsi yang mendapat skor kenaikan tingkat penghunian kamar (TPK) terbesar hingga September 2023 ini memiliki jenis akomodasi yang sangat beragam. Salah satunya adalah akomodasi villa mewah yang mengincar segmentasi kalangan atas.
 
General Manager Umana Bal by  LXR Hotels & Resorts Serpil Guney menyebutkan, biasanya vila menjadi pilihan akomodasi di akhir tahun karena bisa memberikan tingkat kenyamanan, privasi, hingga eksklusivitas yang lebih dan dapat dinikmati kalangan pasangan hingga keluarga. Pelanggan juga banyak mencari latar belakang akomodasi yang eksotik, ukuran kamar yang besar, serta desain unik dan fasilitas lengkap dalam memilih akomodasi.
 
Serpil menjelaskan, secara umum Umana Bali memang menyasar target pasar pasangan muda yang mencari tempat berbulan madu, pasangan menikah, keluarga, hingga kalangan kosmopolitan global. Menuju akhir tahun, Serpil mengiyakan jika lonjakan wisatawan mungkin terjadi secara besar-besaran di Bali.

“Bulan Desember sendiri adalah festive season di mana banyak keluarga memanfaatkan momen ini untuk berlibur sekaligus menghabiskan waktu bersama, sehingga keluarga yang menginap di akhir tahun biasanya lebih banyak dibanding bulan-bulan low season,” kata Serpil.
 

Daya Tarik Lewat Atraksi Unik

 

Ilustrasi helicopter ride (Sumber gambar: John ONolan/Unsplash)

Ilustrasi helicopter ride (Sumber gambar: John ONolan/Unsplash)
 

Akhir tahun yang diprediksi akan ramai ini memacu Umana Bali menjadikan bulan Desember sebagai momentum memperkenalkan banyak fasilitas baru, mulai dari yang bersifat kelokalan hingga pengalaman luxurious

Commercial Director Umana Bali by LXR Hotels & Resorts Puspa Rianti menambahkan, Umana Bali juga akan memperluas pengalaman menginap sebagai bentuk menyambut berbagai segmentasi penginap yang diprediksi akan membanjiri Bali di akhir tahun.

“Kita akan buat seperti village walk dan berkeliling di sekitar properti kita, stargazing activity, bird watching, sampai helicopter ride juga masuk dalam paket-paket wisata,” kata Puspa.

Saat ini, Umana juga berencana bekerja sama dengan kapal yacht untuk menambah pengalaman wisatawan yang ingin mengeksplorasi laut dekat Pantai Melasti. Khusus helikopter, Puspa menyebut aktivitas ini memungkinkan bagi pasangan atau keluarga berkeliling area Bali selama 70 menit untuk melihat Bali dari atas dengan harga US$3.000 per orang. Selain itu, akan ada paket bundling juga yang dijual dengan wisata lainnya.
 
Menurut Puspa, atraksi helicopter ride ini sangat populer bagi wisatawan international. Sehingga nantinya saat Bali sedang berada di puncak ramai, ada kemungkinan jika helicopter ride juga akan menjadi transportasi VIP di samping atraksi.  

“Karena Bali ketika high season nanti bisa saja macet, dan itu (helicopter ride) bisa mempercepat waktu juga,” jelasnya.
 
Puspa menyebut, saat ini segmentasi pasar untuk wisatawan mancanegara bertumbuh untuk wisatawan dari Amerika Serikat, Eropa, Korea Selatan, China, dan Jepang. Baik wisatawan Indonesia atau mancanegara, pengalaman budaya dalam menginap di hotel atau resort juga cukup dicari. Untuk itu, Umana Bali juga berusaha membuat paket-paket wisata seperti melakukan kunjungan ke desa sekitar propertinya untuk mencoba menjajal pengalaman menjadi warga lokal.

“Bagaimana kehidupan orang Bali itu, itu juga yang kita implementasikan sebagai experience di vila kita, jadi mereka bisa lihat warga lokal sembahyang, ikut bikin canang, dan banyak aktivitas unik lainnya,” katanya. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Sinopsis Film Serial Persona: Sulli Tayang di Netflix, Kisah Perjalanan Hidup & Karier Mendiang Sang Bintang

BERIKUTNYA

Generasi 12 JKT48 Bakal Diumumkan di Acara Jak Japan Matsuri 2023, Wota Bersiap

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: