Twitter Fleets (dok: Twitter)

Twitter Fleets Dihilangkan Mendadak Kendati Sempat Jaring Iklan

05 August 2021   |   15:46 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Pengguna Twitter dikagetkan dengan hilangnya fitur Fleets secara tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Fitur yang ditempatkan di atas linimasa atau di laman utama dikabarkan telah menghilang sejak dua hari lalu atau tepatnya Selasa (3/8/2021).

Fleets merupakan fitur yang dibuat oleh Twitter selayaknya fitur story pada Instagram maupun Facebook. Fitur yang kerap disebut sebagai Twitter Story ini memungkinkan pengguna Twitter untuk membagikan cerita dalam bentuk foto atau video yang dapat dilihat oleh semua orang dalam 24 jam sejak ditayangkan untuk pertama kalinya.

Twitter sendiri boleh dikatakan tak memberikan pengumuman jauh-jauh hari sebelum fitur ini dihilangkan. Mereka hanya mengumumkannya lewat sebuah cuitan di akun resminya @Twitter pada Selasa (3/8/2021).

"Kami menghilangkan Fleets sejak 3 Agustus 2021. Kamis sedang bekerja menghadirkan hal baru sebagai penggantinya," demikian cuitan Twitter mengenai Fleets.

Belum diketahui seperti apa fitur yang nantinya akan datang untuk menggantikan Fleets, namun yang jelas Consumer Product Twitter Ilya Brown dalam pengumuman penutupan Fleet mengatakan pihaknya akan mengeksplorasi lebih banyak cara untuk mengatasi apa yang menghalangi orang untuk berpartisipasi di Twitter.
 
Logo Twitter. /Kacper Pempel
Salah satunya adalah menggabungkan fitur Fleet composer yang masih diujicoba pada pembaruan tweet composer dengan menambahkan kamera layar penuh, opsi pemformatan teks, dan stiker GIF.

Ilya menyatakan bahwa bagian atas laman utama yang ditempati oleh Fleets adalah  tempat yang pas untuk menyoroti apa yang terjadi saat ini. Tempat ini akan menjadi ruang di mana para pengguna Twitter bisa melihat update orang yang diikuti atau Twitter Spaces.

Walaupun jumlah penggunanya terbilang minim dibandingkan dengan keseluruhan jumlah pengguna Twitter hingga akhirnya ditutup, Fleets sebenarnya bisa dikembangkan menjadi ladang cuan potensial. Twitter pada Juni 2021 diketahui sempat bekerjasama dengan sejumlah pengiklan untuk mewujudkan iklan layar penuh ke Fleets.

Sebelum akhirnya menghilang, iklan Fleet dapat dinikmati oleh pengguna Android dan iOS secara terbatas. Fitur iklan itu akan memuat gambar dan video dalam resolusi 9:16, serta video dengan durasi paling lama 30 detik. Pengiklan bisa memilih untuk menambahkan ‘swipe up’ dan bisa mengakses metric iklan Twitter, termasuk tayangan, profil kunjungan, kunjungan ke website, dan informasi lainnya. 

Sejak diperkenalkan pertama kali pada November tahun lalu, kemunculan format Fleet cukup sukses sehingga membuat Twitter ingin meraup cuan dari fitur itu. “Iklan Fleet adalah billboard penuh bagi pengiklan,” kata Manajer Produk Senior Twitter Justin Hoang dan  Manajer Marketing Produk Global Austin Evers, dikutip dari The Verge pada Kamis (5/8/2021).

Editor: M R Purboyo
 
SEBELUMNYA

Ponsel Gaming Black Shark 4 Meluncur di Indonesia, Segini Harganya

BERIKUTNYA

Bun, Ini 7 Jenis Penyakit Kulit yang Biasa Terjadi Pada Si Kecil

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: