Suasana sesi latihan konser Tribute to Maria Callas: 100 Years Anniversary di Ciputra Artpreneur, Jakarta. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Konser Tribute to Maria Callas Bakal Suguhkan Kompilasi Opera Populer dari Sang Diva

06 October 2023   |   20:19 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Maria Callas dikenal sebagai salah satu penyanyi opera paling terkenal dan berpengaruh pada abad ke-20. Namanya tersohor di panggung opera dunia berkat teknik vokal bel canto-nya, jangkauan suaranya yang tinggi, serta bakat dramatisnya. Bahkan, dia juga dijuluki sebagai 'kitab sucinya panggung opera'.
 
Repertoarnya berkisar dari opera serial klasik hingga opera bel canto karya Donizetti, Bellini, dan Rossini. Atas bakat musik dan drama yang dimilikinya, Maria Callas juga dijuluki dengan sebutan La Divina atau Sang Diva. 
 
Kini, masyarakat Indonesia berkesempatan untuk menikmati pertunjukan opera khas Sang Diva dalam konser Tribute to Maria Callas: 100 Years Anniversary. Seperti judulnya, konser yang akan digelar pada 7 Oktober 2023 di Ciputra Artpreneur Jakarta itu merupakan suatu persembahan untuk memperingati 100 tahun Maria Callas.
 
Konser opera Tribute to Maria Callas: 100 Years Anniversary merupakan proyek kolaborasi antara Kedutaan Besar Italia di Jakarta, Istituto Italiano Cultura Jakarta, dan Ciputra Artpreneur. Dua penyanyi soprano berbakat yakni Felicia Bongiovanni asal Italia dan Regina Handoko dari Indonesia akan menampilkan vokal terbaiknya dalam konser ini.
 
Selain itu, akan ada pula penyanyi tenor asal Italia Dio Ricchizzi, serta penampilan dari kelompok paduan suara Batavia Madrigal Singers yang akan diiringi oleh alunan orkestra dari Jakarta Concert Orchestra. Adapun, bertindak sebagai konduktor adalah maestro Massimiliano Linceri dari Italia.

Baca juga: Antusiasme Besar, Tiket Konser Opera Tribute to Maria Callas Sudah Banyak Terjual
 
Avip Priatna selaku Direktur Musik The Resonanz Music mengatakan bahwa sebanyak 65 musikus dari JCO dan 60 penyanyi dari BMS akan terlibat dalam pertunjukan konser opera ini. Dia menjelaskan konser ini nantinya akan menampilkan komposisi beberapa cuplikan opera terkenal yang pernah dibawakan oleh Maria Callas seperti Traviata, Tosca, dan banyak lagi.
 
Suatu opera, biasanya terdiri dari suguhan aria dan resitatif. Aria adalah lagu yang dinyanyikan, sedangkan resitatif merupakan dialog atau ucapan yang dinyanyikan pada suatu pertunjukan opera. Hadirnya resitatif inilah yang biasanya membuat opera terbilang sulit dicerna lantaran penonton harus mengerti bahasa atau cerita yang dikisahkan.
 
"Tapi kalau di konser ini, [meskipun] ada bagian resitatifnya, tapi hanya cuplikan dari beberapa opera [Maria Callas], dan lebih banyak lagu-lagu utama aria. Jadi mungkin relatif lebih bisa diterima," katanya saat ditemui Hypeabis.id di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (5/10/2023).
 
Konser yang akan berlangsung lebih dari 2 jam ini akan menampilkan 24 lagu oleh para penggubah seperti G. Rossini, G Verdi, G Puccini, dan lainnya. Para penyanyi dan kelompok paduan suara akan membawakan lagu-lagu khas opera Maria Callas yang diiringi oleh musik orkestra dari JCO.
 
Avip menuturkan pertunjukan opera terbilang jarang dibawakan oleh BMS. Konser opera terakhir yang dilantunkan oleh kelompok paduan suara pemenang The European Grand Prix itu berlangsung pada 2016 lalu. Oleh karena itu, pertunjukan ini menjadi momentum spesial bagi BMS.
 
 


Konser ini juga menjadi proyek kebanggaan tersendiri bagi penyanyi sopran Regina Handoko. Sebab, menurutnya, Maria Callas memiliki teknik vokal, kedalaman emosi, dan kemampuan interpretasi yang baik dalam menyanyikan aria-aria klasik.
 
Dalam konser tersebut, Regina mengatakan bahwa dirinya akan menyanyikan aria-aria klasik, salah satunya Cavalleria Rusticana ciptaan Pietro Mascagni. Lakon itu berkisah tentang seorang pemuda desa bernama Turiddu yang ditinggal menikah oleh tunangannya, Lola dengan Alfio saat sedang menjalani dinas militer.
 
Konflik ceritanya akan berkelindan antara mantan kekasih itu bersama Santuzza, gadis desa yang kelak menjadi kekasih Turiddu. Namun laiknya opera klasik, kisah cinta empat pemuda-pemudi tersebut dipastikan berakhir sedih dan tragis yang dibawakan lewat teknik menyanyi Bel Canto.
 
Baca juga: Simak Persiapan Regina Handoko dalam Konser Tribute to Maria Callas
 
Dalam opera 1 babak itu, nantinya Regina akan memerankan karakter Lola, dan Madam Lucia ibu dari Turiddu. Momen perpindahan karakter inilah menurutnya yang menjadi salah satu tantangannya saat mengisahkan cerita yang mengambil latar waktu di Sisilia pada abad ke-19 itu.
 
"Untuk [lagu] solonya saya akan menyanyikan tiga aria pendek, tapi dalam rangkaian operanya ada juga aria yang agak panjang, salah satunya di Cavalleria Rusticana. Bahkan sesekali ada dialog yang harus dilantunkan untuk meningkahi percakapan dari penyanyi lain, di situlah yang menjadi tantangan," katanya.
 
Adapun, bagi kalian yang ingin menonton konser opera Tribute to Maria Callas: 100 Years Anniversary bisa membeli tiketnya dengan harga yang bervariatif mulai dari Rp300.000 untuk kelas Bronze, Rp475.000 (Silver), Rp750.000 (Gold), Rp1,1 juta (Platinum), dan Rp1.475.000 untuk VIP. Tiket bisa dibeli melalui Loket.com.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Roni Yunianto

SEBELUMNYA

Platform Digital Jadi Kunci Transformasi Pendidikan di Indonesia

BERIKUTNYA

Windah Basudara hingga Kobo Kanaeru Ramaikan Grand Finals FFML Season 8 & GYC 2023, Cek Jadwalnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: