Ilustrasi ciri dan penyebab gangguan kesuburan (Sumber gambar: Freepik)

Dokter Ungkap Ciri dan Penyebab Gangguan Kesuburan pada Pasangan

31 January 2023   |   13:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Tingkat kesuburan pria dan wanita akan menurun seiring dengan pertambahan usia. Namun, ada sebagian orang yang masih berada di usia produktif, tetapi mengalami infertilitas sehingga sulit memiliki momongan. Gangguan kesuburan itu bisa dialami siapa saja tanpa memandang gender.

Founder Smart IVF Budi Wiweko mengatakan laki-laki menyumbang 35 persen penyebab pasangan sulit hamil. Oleh karena itu, saat pasangan tidak hamil setelah satu tahun menikah, sebaiknya laki-laki menjadi pihak pertama yang perlu dicek kesuburannya.

Baca juga: Begini Cara Kerja Rokok Memengaruhi Kesuburan Pria

Sebab, jika dilihat secara kasat mata, tidak ada tanda-tanda khusus yang bisa membedakan antara laki-laki yang subur dan tidak. Pemeriksaan kesuburan pada laki-laki mesti dilakukan dengan tindakan kedokteran.

Selain itu, penyebab kesuburan lain yang cukup banyak terjadi ialah adanya gangguan pematangan sel telur atau ovulasi. Berbeda dengan laki-laki, ciri paling umum perempuan mengalami gangguan ovulasi bisa ditandai, yakni dengan melihat siklus haid yang tidak teratur.

Wanita yang memiliki siklus haid dua bulan sekali atau bahkan tiga bulan sekali perlu mawas diri. Sebab, hal itu adalah tanda-tanda adanya gangguan sel telur yang bisa berakibat sulit hamil.

Kemudian, masalah lain yang kerap terjadi ialah sumbatan saluran telur. Sebagai informasi, perempuan memiliki dua pabrik sel telur dan dua saluran sel telur.

Saluran telur memiliki fungsi penting karena akan menjadi pertemuan sel sperma dan sel telur. Kalau terjadi sumbatan di dalam saluran sel telur, pertemuan tersebut terhambat dan membuat kehamilan urung terjadi.

Budi menjelaskan kista cokelat juga menjadi penyakit organ reproduksi perempuan yang membuatnya jadi sulit hamil. Kista adalah kantung di dalam indung telur yang isinya cairan berwarna cokelat. Masalah tersebut kerap jadi alasan perempuan mengalami gangguan kesuburan.

Selain dari faktor luar, masalah kesuburan juga bisa terjadi karena adanya gangguan di dalam rahim. Embrio yang sudah terbentuk biasanya sulit menempel karena adanya miom atau polip di dalamnya
 

Gaya Hidup Jadi Kunci


Budi mengatakan bahwa memperbaiki gaya hidup jadi kunci memiliki tingkat kesuburan yang baik. Banyak studi yang telah mempelajari bahwa diet tinggi protein bisa memicu peningkatan kualitas kesuburan.

Protein hewani lebih disarankan, seperti ikan, putih telur hingga susu. Kemudian, konsumsi makanan tinggi oksidan, seperti buah-buahan berwarna merah, kuning, oranye dan hijau. Tak lupa, konsumsi mikronutrien, seperti  vitamin D, asam folat, zinc, dan kalsium juga baik untuk kesuburan.

“Hal lain yang tak boleh dilupakan ialah gaya hidup yang sehat. Pastikan selalu mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi setiap harinya dan mengimbanginya dengan olahraga yang cukup," ujar Budi dalam konferensi pers peluncuran Smart Fertility Clinic.
 

Ilustasi makanan sehat (Sumber gambar: Freepik)

Ilustasi makanan sehat (Sumber gambar: Freepik)


Untuk memiliki tingkat kesuburan yang baik, masyarakat disarankan menghindari rokok dan minuman beralkohol. Dua hal itu sangat merusak sel telur dan sperma.

Budi mengatakan bahwa masyarakat dengan jenis pekerjaan tertentu juga perlu lebih berhati-hati. Budi mencontohkan pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan suhu yang panas, seperti pemanggang roti hingga sopir angkot.

Baca juga: Ganggu Kesuburan Wanita, Ini 5 Fakta Endometriosis

Di sisi lain, faktor ketidaksuburan juga bisa datang dari luar. Pemanasan global dan polusi turut membuat orang jadi memiliki kesehatan yang buruk. Hal itu membuat pria dan wanita memiliki tingkat kesuburan yang rendah.

(Ikuti terus laporan Hypeabis.id di Google News)

Editor: Fajar Sidik 

SEBELUMNYA

Cek Daftar Artis K-Pop yang Tampil di KCON 2023 Thailand

BERIKUTNYA

Duh, Ada 4 Juta Pasangan di Indonesia Alami Infertilitas

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: