Ilustrasi

Intip 5 Kelebihan Penggunaan Lampu LED Pintar di Rumah

03 November 2022   |   22:03 WIB

Lampu LED kini menjadi salah satu jenis lampu yang banyak digunakan di berbagai perumahan. Biasanya, lampu ini identik dengan efisiensi listrik yang lebih tinggi, bentuknya lumayan kecil sehingga bisa dipasangkan di berbagai tempat, dan temperatur lampunya yang lebih rendah.

Tren teknologi saat ini yang merujuk pada penggunaan produk smart home membuat munculnya kebutuhan akan lampu yang tidak hanya sekadar mudah untuk dinyalakan dan dimatikan, tetapi juga bisa memberikan pengalaman tertentu saat beraktivitas di rumah. Hal inilah yang membuat adanya kebutuhan akan lampu LED terkoneksi dengan jaringan internet pada rumah-rumah pintar.

Namun, lampu ini memiliki beberapa keunikan dan kelebihan dibandingkan dengan lampu LED biasa. Mulai dari akses dan desain yang bisa disesuaikan, hingga kelebihan pada fitur lampu yang mudah diakses. Yuk intip beberapa kelebihan penggunaan lampu LED yang terkoneksi dengan jaringan sebagaimana disampaikan oleh petinggi Signify Indonesia, produsen penerangan Philips pada Kamis (3/11/2022).
 

1. Mudah dipersonalisasi sesuai kebutuhan

Jika membandingkan dengan lampu LED pada umumnya, lampu LED terkoneksi internet memiliki elemen Internet of Things (IoT) yang membuat adanya personalisasi atau penyesuaian kebutuhan melalui pengaturan berdasarkan preferensi masing-masing. 

Meski fungsi ini awalnya untuk memudahkan kontrol menyalakan dan mematikan lampu, kini IoT pada lampu pintar memiliki fungsi yang lebih dari itu. Menurut Dedy Bagus Pramono, CEO Signify Indonesia, lampu pintar bisa menciptakan suasana dan transisi pada sebuah ruangan yang terpersonalisasi.
 

2. Memiliki beragam warna

Berbeda dengan lampu LED biasa yang hanya memiliki warna putih terang atau fluorescent dan warna putih kekuningan atau warm white, lampu LED terkoneksi jaringan internet memiliki beragam warna yang jauh lebih luas. Warnanya juga beragam dari warna kuning, hijau, biru, ungu, sampai merah.

Hal ini karena beberapa warna tersebut bisa disesuaikan tingkat keterangan warna putih hingga kedalaman warna variasi lain (misalnya. kuning, biru, dan merah muda). Pengaturan warna ini bisa dilakukan melalui aplikasi khusus sesuai produk lampu pintar yang dibeli, baik aplikasi yang terpasang di ponsel maupun di tablet.
 

3. Sebagai cara awal membangun rumah pintar

Menurut Dedy, lampu merupakan salah satu elemen yang paling mudah diaplikasikan saat ingin membangun atau mengalihkan rumah biasa agar bisa menjadi rumah pintar. Hal ini dilihat sebagai potensi dengan pemasangan variasi lampu pada beberapa sudut rumah, dari lampu LED pada langit-langit ruangan, lampu strip, hingga lampu portabel.

Lampu juga dinilai sebagai langkah awal membangun rumah pintar dengan kemudahan penyesuaian yang rata-rata menggunakan metode yang mudah dari pemasangan sampai pengaturan awal.

Burhan Noor Sahid, Commercial Channel Leader Consumer Signify Indonesia, menambahkan bahwa lampu pintar memiliki kelebihan pada integrasi melalui Wi-Fi dan Bluetooth yang sudah umum bagi sebagian besar masyarakat.
 

4. Fitur yang mendukung kegiatan sehari-hari

Lampu pintar memiliki beberapa variasi fitur yang menunjang keseharian pengguna di rumah. Selain penggantian warna lampu sesuai preferensi penghuni, fitur lainnya yang menjadi kelebihan adalah personalisasi berdasarkan ruangan, penjadwalan waktu pada setiap lampu, dan kendali dari berbagai pilihan (baik dari kendali suara maupun remote).

Beberapa fitur yang ditawarkan pada lampu pintar bisa membantu rutinitas seperti siklus bangun dan tidur hingga membantu dalam pekerjaan seperti peningkatan fokus hingga 
 

5. Fungsi lebih beragam bagi berbagi jenis pengguna

Dengan perluasan fitur hingga penggunaan IoT pada lampu pintar, fungsi yang tersedia menjadi lebih bervariasi dengan adanya elemen ini. Jika sebelumnya lampu hanya berfungsi untuk membantu penerangan di rumah, kini lampu pintar bisa mendukung berbagai kegiatan dan rutinitas bagi setiap pengguna.

Lampu LED terkoneksi jaringan internet bisa mendukung kebutuhan dari proses penyesuaian waktu bangun dan tidur, peningkatan fokus bekerja, menambah pengalaman dalam kegiatan hiburan seperti berkreasi dan menonton tayangan, hingga mendukung pembuatan konten di rumah.

Editor: M R Purboyo

SEBELUMNYA

Cek Penyebab & Cara Mengatasi Kram Otot

BERIKUTNYA

Redmi Pad Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasinya!

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: