Facebook rilis fitur anyar Community Chats (Sumber gambar: Unsplash/Timothy Hales Bennett)

Facebook Hadirkan Community Chats, Fitur Obrolan Real Time Mirip Discord

14 September 2022   |   21:05 WIB

Raksasa Media sosial Facebook kembali membuat gebrakan dengan mengumumkan fitur baru di Messenger yang bernama Community Chats. Fitur ini memungkinkan pengguna bergabung ke dalam grup atau komunitas dengan jumlah ribuan anggota dan berinteraksi dalam waktu nyata (real time). 

Melalui unggahan di media sosial resminya, CEO Meta Mark Zuckerberg, mengatakan bahwa sesuai dengan namanya, grup ini akan tersusu dan terbagi ke dalam beberapa kategori. Pengkategorian ini dilakukan guna menyesuaikan minat dan kebutuhan para penggunanya. 

"Kami [Meta] membangun Community Chats sebagai cara baru untuk terhubung dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama. Lebih dari 1 miliar orang menggunakan Messenger untuk berkomunikasi dengan teman-teman, dan Anda akan segera dapat memulai fitur ini di Messenger serta Facebook Group,” tulis Zuck dalam unggahannya.

Baca juga: Meta Tunda Pesan Enkripsi Instagram & Facebook Sampai 2023 
 

(Sumber gambar: Meta)

Fitur community chats (Sumber gambar: Facebook Mark Zuckerberg)

Jika dilihat fungsinya, fitur yang diluncurkan ini serupa dengan aplikasi voice chat Discord, aplikasi yang banyak digunakan untuk komunitas gim di seluruh dunia. Fitur ini memungkinkan orang terhubung lebih dalam dengan komunitas secara real time, dalam berbagai format termasuk teks, audio, dan video. 

Jejaring media sosial itu juga menyebut fitur Community Chats ini memang khusus dirancang oleh Meta untuk mempermudah para penggunanya agar dapat terus mengikuti informasi terkini di dalam grup, meski terdiri dari banyak orang. Grup juga akan memiliki admin yang punya sejumlah kewenangan. 
 

Peran Admin 

Nantinya, Admin akan dapat memilih dari beberapa opsi untuk membantu komunitas saling terhubung. Mereka akan dapat memulai obrolan untuk anggota grup seputar topik tertentu, obrolan acara untuk pertemuan, obrolan siaran oleh admin yang hanya bisa dilihat oleh pengguna, dan obrolan khusus admin untuk keperluan pengelolaan grup. 

Admin juga dapat membuat saluran audio sehingga anggota grup dapat membagikan komentar langsung. Selain itu, anggota juga memiliki opsi untuk mengaktifkan video untuk keperluan tertentu, saat berada di dalam saluran audio yang telah dibuat oleh pengelola. 

Baca juga: Gen Z Beralih ke TikTok dan Instagram, Facebook Ditinggalkan? 


Keamanan & Kenyamanan 

Demi menjaga keamanan, mereka mengatakan fitur ini juga dapat memberi opsi ke admin untuk memoderasi percakapan seperti menghapus, memblokir, membisukan hingga menyingkirkan anggota grup yang dianggap mengganggu atau melanggar aturan dalam grup. 

Sementara itu, untuk menghindari kalimat kasar, tidak senonoh, dan pelecehan, admin juga dapat menambahkan frasa terlarang. Dengan begitu, ketika kata-kata tersebut dikirim oleh seorang pengguna, maka secara otomatis mereka akan di-banned atau dikeuarkan dari grup tersebut.

Sekedar informasi, ini bukan pertama kalinya perusahaan yang berbasis di California itu membawa fitur yang mirip Discord ke platformnya. Pada bulan Maret lalu mereka juga merilis fitur shortcut @everyone yang memungkinkan pengguna mengirim pesan ke semua pengguna dalam obrolan. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 
SEBELUMNYA

Biar Lebih paham, Yuk Simak 5 Langkah Apresiasi Karya Seni Rupa

BERIKUTNYA

5 Langkah Awal Berani Keluar dari Zona Nyaman

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: