Pengendara dan kendaraan harus dalam kondisi fit 100 persen saat berkendara pada musim hujan (sumber gambar ilustrasi: pexels/Cottonbro)

Perhatikan 5 Hal Ini Saat Berkendara Motor di Musim Hujan

12 September 2022   |   08:54 WIB

Musim telah berganti, dari kemarau menjadi hujan. Bagi kalian yang menggunakan kendaraan sepeda motor, meningkatkan kewaspadaan adalah mutlak harus dilaksanakan untuk menjaga keamanan dan keselamatan dalam berkendara.

Saat musim hujan, jalanan akan menjadi basah. Kondisi ini tentu dapat membuat sepeda motor berpotensi tergelincir mengingat jalanan yang basah. Tidak hanya itu, sejumlah lubang yang ada di jalanan juga berpotensi tidak terlihat lantaran akan tertutup oleh genangan air.

Baca juga: Ini Efek Buruk Jika Malas Cuci Motor Saat Musim Hujan

Kewaspadaan pengendara sepeda motor juga perlu mengalami peningkatan lantaran pandangan akan terbatas kala hujan turun.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah tips berkendara saat musim hujan:
 

1. Kondisi Badan Fit

Kaloan harus memperhatikan kondisi badan sebelum berkendara pada musim hujan sebagai langkah pertama. Pastikan kondisi badan dalam keadaan fit, tidak mengantuk, tidak lelah, dan sebagainya ketika mengendarai sepeda motor saat musim hujan.

Jangan paksakan mengendarakan sepeda motor saat kondisi badan tidak fit lantaran akan berpengaruh terhadap konsentrasi mengingat berkendara sepeda motor memerlukan konsentrasi yang tinggi.

Individu dapat menggunakan transportasi umum jika memang harus melakukan aktivitas saat kondisi badan tidak fit.
 

2. Kendaraan

Tak hanya itu, kalian juga harus memastikan kondisi sepeda motor yang akan digunakan dalam kondisi prima 100 persen saat akan digunakan pada musim hujan sebagai langkah selanjutnya demi keselamatan dan keamanan.

Individu harus memastikan minimal rem berfungsi dengan maksimal. Rem yang berfungsi dengan maksimal dapat mengurangi potensi kecelakaan yang terjadi lantaran individu dapat menghentikan kendaraan saat harus menghentikannya.

Selain rem, pastikan ban sepeda motor dalam kondisi prima. Ban adalah bagian sepeda motor yang langsung berhubungan dengan aspal. Ban dengan kembang yang sudah tipis atau gundul berpotensi membuat sepeda motor tergelincir lantaran jalanan yang basah akan licin.
 

3. Jas Hujan

Individu juga harus memperhatikan jas hujan yang akan digunakan ketika berkendara dengan sepeda motor saat hujan turun. Jangan sampai jas hujan menjadi penyebab kecelakaan mengingat sudah banyak kasus kecelakaan terjadi akibat jas hujan yang digunakan terlilit ban atau rantai kendaraan.

Tidak hanya itu, individu juga harus memastikan jas hujan yang digunaka tidak membuat pergerakan individu mengalami kesulitan saat harus berkendara di tengah hujan.
 

4. Kecepatan & Titik Buta

Kondisi jalan dan cara pengemudi lain dalam mengemudikan kendaraan akan berbeda pada saat hujan jika dibandingkan dengan tidak hujan. Kondisi jalan akan menjadi licin, dan pengemudi lain biasanya akan lebih pelan, dan tidak menutup kemungkinan akan berbelok.

Individu perlu menyadari bahwa jalanan bukan sirkuit khusus balapan. Di sirkuti, semua orang memiliki tujuan yang sama, yakni garis akhir. Sementara di jalan umum, setiap orang memiliki tujuan yang berbeda.

Tidak hanya itu, lubang di jalan juga kerap tertutupi dengan genangan air. Saat berkendara dalam kecepatan tinggi, pengendara berpotensi terlempar ketika menghantam lubang atau terjatuh lantaran harus melakukan pengereman secara mendadak. Jadi, pastikan kecepatan berkendara tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Pengendara sepeda motor juga harus memastikan tidak berada pada posisi titik buta kendaraan seperti truk atau bus demi keselamatan dan keamanan berkendara.
 

5. Helm & Sepatu

Individu tentu tidak ada yang ingin mengalami kecelakaan meskipun sudah berhati-hati. Namun, takdir tidak bisa ditolak. Jadi, dalam upaya mengurangi dampak fatal dari kecelakaan, individu perlu menggunakan helm yang aman dan telah tersertifikasi.

Helm menjadi bagian penting lantaran dapat melindungi kepala dari benturan akibat potensi kecelakaan yang mungkin saja terjadi.

Sementara itu, individu perlu menggunakan sepatu untuk memaksimalkan kinerja kaki saat melakukan pengereman. Penggunaan sandal jepit berpotensi membuat pengendara tidak maksimal menginjak pedal rem lantaran dapat terpeleset.

Editor: Dika Irawan
SEBELUMNYA

Ini 5 Pernyataan Pemerintah Tanggapi Hacker Bjorka

BERIKUTNYA

Marak Kejahatan Siber, Simak 5 Tips Melindungi Data Pribadi Internet

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: