The Executive lakukan rebranding menjadi Executive (Sumber gambar: Executive)

Bukan Sekadar Pakaian Kantor, The Executive Rebranding Jadi Executive

24 June 2022   |   11:52 WIB

Selain berfungsi sebagai kebutuhan, pakaian juga kerap menjadi identitas dan bentuk ekspresi diri pemakainya. Seiring waktu, bisnis fesyen pun kian berkembang. Tak hanya dari segi produk, banyak perusahaan fesyen pun mulai berganti wajah sesuai dengan tren yang ada, salah satunya merek fesyen Executive.

Pada tahun ini, merek officewear The Executive melakukan rebranding menjadi Executive. Tercipta berkat interaksi antara brand, komunitas, serta adanya kolaborasi dalam bidang fesyen, Executive mengusung sebuah perspektif baru dalam setiap karyanya.
 
Brand General Manager Executive, Caroline Parengkuan, menerangkan bahwa keinginan untuk rebranding ini merupakan cara baru perusahaan dalam mengekspresikan gaya hidup yang lebih dinamis dan masa kini.

Baca jugaRebranding, Merek Kosmetik Kim Kardashian KKW Beauty Ditutup Sementara

“Adanya rebranding nama merupakan cara baru kami untuk mengekspresikan gaya hidup. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, hidup selalu dinamis. Perubahan terus terjadi, terutama di masa kini,” ujar Caroline dalam keterangan tertulisnya yang diterima Hypeabis.id, Jumat (24/6/2022).
 

G

Sumber gambar: Executive

Johannes L. Paat, General Manager Marketing Communications PT Delamibrands Kharisma Busana, menambahkan bahwa perubahan identitas nama menjadi Executive merupakan cara brand mengkomunikasikan pesan khusus kepada target audiensnya. 

Johannes atau yang akrab disapa Ludy ini mengatakan bahwa Executive bukan lagi sebatas brand officewear, namun menjadi brand workwear yang dapat dikenakan para profesional muda yang dinamis, yang tidak lagi hanya bekerja di kantor, melainkan di mana pun. 

Dalam rangka memperkenalkan identitas barunya, Executive juga membuat kampanye dalam bentuk hashtag atau tagar yakni #HeritageMeetsModern  dan #FashionMeetsTheWayOfLife.

Layaknya sebuah platform yang menyatukan semua kalangan, dengan kehadiran identitas baru Executive, diharapkan semua orang dapat berekspresi, berkreasi, dan mengapresiasi keberagaman dalam hidup. “Dan yang terpenting, memulai langkah untuk mengutarakan gaya hidup masing-masing,” imbuh Ludy. 
 

Sumber gambar: Executive

Sumber gambar: Executive

Sebagai sebuah brand yang telah malang melintang di dunia fesyen selama 38 tahun, Ludy menuturkan bahwa perubahan identitas ini telah dirancang dengan penuh pertimbangan pun digagas dengan konsep yang matang.

Kehadiran merek Executive pada tahun ini, paparnya, bertujuan untuk menggeser perspektif para konsumen ke arah yang lebih luas dan besar. "Executive tidak lagi sekadar brand fesyen semata, melainkan perwakilan dari gaya hidup sehari-hari," katanya.
 
Tanpa menghilangkan sejarah dan eksistensinya, Executive memadukan dua pilar besarnya dengan sentuhan kehidupan sehari-hari yang modern. Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa fesyen dan gaya hidup sehari-hari bukanlah dua hal yang berbeda, melainkan saling berkaitan. 
 
Seperti sebelumnya, Executive dibalut dengan konsep otentik nan modern, inovasi terbaru, dan sentuhan spesial dalam setiap desainnya. Namun, konsep ini tidak serta-merta menjadikan Executive sebagai brand eksklusif bagi orang tertentu. Semua orang dari berbagai komunitas dapat terlibat dan menggunakan produk dari brand tersebut sebagai bagian dari gaya hidupnya.


Editor: Gita Carla
SEBELUMNYA

Desain Hunian Kembali ke Alam dengan Konsep Rumah Bambu yang Unik

BERIKUTNYA

Berkreasi dengan Furnitur Unik Multifungsi

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: