Grup qasidah Nasida Ria di acara Documenta Fifteen di Kassel, Jerman (Sumber gambar: Nasida Ria Official Instagram)

Keren! Grup Qasidah Nasida Ria Tampil di Acara Documenta Fifteen Jerman

20 June 2022   |   16:26 WIB

Grup qasidah asal Semarang, Nasida Ria, menjadi topik perbincangan warganet di media sosial berkat penampilannya di panggung Opening Week Music Program Documenta Fifteen di Kassel, Jerman pada Sabtu (18/6/2022). Dengan lagu-lagu andalannya, Nasida Ria sukses menghibur para penonton yang hadir di acara seni internasional itu.

Documenta Fifteen merupakan sebuah eksibisi seni kontemporer yang biasa diselenggarakan lima tahun sekali di Kassel, Jerman. Tahun ini, Documenta Fifteen diselenggarakan sekitar tiga bulan dari 18 Juli 2022 hingga 25 September 2022 dengan berbagai rangkaian acara seni.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Nasida Ria mengatakan bahwa mereka tampil sebagai penyanyi pembuka dalam acara Documenta Fifteen. Dalam acara pembuka itu, Nasida Ria tampil bersama beberapa musisi lain seperti Rizan Said, Blacksista RZ (Catu Diosis & Reign Drops), Turkana, Adama Keita, dan DJ Bernd Kuchinke.

(Baca juga: Nasida Ria dan Memori Kolektif Generasi Milenial Indonesia)

“Besok Nasida Ria akan tampil sebagai pembuka di event seni akbar dunia Documenta Fifteen di Kassel, Jerman. Yuk yang dekat merapat kita qasidah-kan Jerman. Yang jauh boleh dukung dengan doa biar acaranya berjalan dengan lancar jaya,” tulis akun @nasidariasemarang, dikutip Senin (20/6/2022).
 

Selain Nasida Ria, musisi Indonesia lain yang tampil di acara tersebut juga yakni Oomleo Berkaraoke. 

Dengan bernyanyi, menabuh kendang, memetik biola, dan bergitar lengkap dengan gamis dan kerudung menornya yang penuh payet dan berkilauan, Nasida Ria sukses melantunkan tembang-tembang andalannya seperti Perdamaian, Bom Nuklir, Kota Santri dan Wajah Ayu Untuk Siapa.

Dalam salah satu unggahan video di akun Instagram Nasida Ria, tampak salah satu penonton begitu menikmati suguhan musik dari grup qasidah yang digawangi 11 personel itu. Pada kolom komentar, warganet pun ramai-ramai memberikan komentar pujian dan dukungan positif kepada Nasida Ria disertai dengan tagar #MariKitaQasidahkanJerman.

Sementara itu, Nasida Ria merupakan grup qasidah yang dibentuk pada 1975 oleh HM Zain, seorang pemuka agama Islam di Semarang.  Dia mendorong murid-muridnya yang mendalami agama Islam untuk bermusik dengan tujuan untuk berdakwah atau menyebarkan ajaran agamanya.

Nama Nasida Ria dipilih dengan harapan grup qasidah itu bisa berdakwah dengan penuh kegembiraan. Kata ‘nasida’ sendiri berarti nyanyian, sementara ‘ria’ dapat diartikan sebagai kegembiraan.

Saat ini, Nasida Ria berada di bawah pimpinan Choliq Zain, anak dari HM Zain yang terdiri dari 11 personel yakni Rien Djamain (bass gitar), Afuwah (kendang), Nadhiroh (biola), Nurhayati (biola), Sofiatun (keyboard), Hamidah (seruling), Nurjanah (gitar), Uswatun Hasanah (gitar), Titik Mukaromah (gitar), Siti Rohmah (piano), Thowiyah (kendang).

Mereka datang dari tiga generasi berbeda. Semuanya menguasai setidaknya tiga alat musik dan vokal. Oleh sebab itu, tak heran jika melihat personel Nasida Ria kerap berganti posisi saat tampil di atas panggung.

Sepanjang kariernya, Nasida Ria tercatat telah mengeluarkan puluhan album termasuk dua diantaranya berbahasa Arab dengan ratusan lagu. Beberapa di antara lagunya yang populer adalah Perdamaian, Sholawat Nabi, Kota Santri, Keadilan, Bom Nuklir, Siapa Bilang, Masih Banyak yang Halal dan Kebaikan Tanpa Sekat.

Editor: Nirmala Aninda
SEBELUMNYA

Cerita di Balik Lukisan-lukisan karya Maestro Koleksi Istana Kepresidenan, dari Raden Saleh hingga Affandi

BERIKUTNYA

Stasiun Matraman Didesain Lebih Ramah Disabilitas

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: