Sungai Aare menjadi kebanggaan warga Ibu Kota Swiss, Bern. (Sumber gambar : situs resmi Bern)

Mengenal Lebih Dekat Sungai Aare, Tempat Hilangnya Putra Ridwan Kamil

30 May 2022   |   21:56 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz masih terus diupayakan Tim SAR Bern. Sudah empat hari, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu hilang setelah terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis pagi (26/5/2022). 

Pencarian yang dimpimpin Polisi Maritim Bern itu memang menemui tantangan mengingat arus yang tengah deras dan Aare merupakan sungai yang cukup panjang. 

Mengenal lebih dekat Sungai Aare, berikut fakta-fakta yang dihimpun redaksi Hypeabis.id.

Baca juga: Anak Ridwan Kamil Hanyut di Sungai Aare, Proses Pencarian Berlanjut


1. Kebanggaan Swiss

Aare merupakan sungai terpanjang di Swiss yang memiliki jalur berkelok-kelok. Sungai ini membentang sepanjang 288 kilometer dan bermuara di Gletser Aare, Bernese Oberland, sisi utara Pegunungan Alpen. 

Mengelilingi ibu kota Swiss, Bern, aliran Sungai Aare juga melintasi wilayah Solothurn dan Aargau, serta empat danau diantaranya Danau Brienz, Thun, Wohlen, dan Biel.

Pada abad pertengahan, Aare menjadi benteng warga dari tentara asing di tiga sisi kota tersebut. 


2. Tempat wisata pecinta air dan warisan dunia

Di musim panas, Aare mengalirkan gletser dari Pegunungan Alpen yang mencair. Pada saat ini, para warga hingga wisatawan mancanegara memanfaatkannya untuk berenang.Bukan hanya berenang, Aare juga tempat yang tepat untuk aktivitas arung jeram.

Faktanya, berenang di Aare menjadi salah satu tradisi masyarakat Swiss dan terdaftar di UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Berenang di sungai ini pun dibumbui pemandangan yang indah berupa Kota Tua bern yang juga terdaftar di UNESCO sebagai warisan dunia. 


3. Untuk perenang andal

Aare memiliki arus yang deras dan menyebabkan perenang kelelahan dan akhirnya terseret arus dan hilang. Setiap tahum, setidaknya ada 15-20 kasus orang dinyatakan hilang saat berenang di Sungai Aare.  

Aare juga memiliki air yang dingin hingga bisa saja menyebabkan keram. Disarankan agar mereka yang ahli saja dapat berenang di sungai ini.

Di bawah Sungai Bern juga terdapat bebatuan. Apabila melompat di tempat yang salah, bisa saja perenang terbentur batu tersebut. Swiss Lifesaving Society (SLRG) pun menerbitkan peta lokasi di Sungai Aare mana saja yang aman untuk para turis atau warga berenang. 


Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

Realme GT Neo 3, Smartphone dengan Charging Tercepat Segera Rilis di Indonesia 

BERIKUTNYA

Bukan Hanya Bambang, 3 WNI Ini Juga Sukses di Ajang Menyanyi Internasional

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: