Raksasa teknologi mulai terapkan sistem standar sign in tanpa kata sandi (Sumber gambar: Unsplash/Dan Nelson)

Apple, Google, dan Microsoft Umumkan Sistem Sign In Tanpa Kata Sandi, Begini Penjelasannya 

06 May 2022   |   08:23 WIB
Image
Syaiful Millah Asisten Manajer Konten Hypeabis.id

Keamanan dan kemudahan pengguna internet untuk mengakses situs web merupakan tujuan dari banyak perusahaan teknologi. Akan tetapi, hal ini tidak mudah karena banyaknya oknum kejahatan siber dan batasan antar platform yang dikembangkan. 

Untuk mengatasi hal tersebut, raksasa teknologi - Apple, Google, dan Microsoft - mengumumkan rencana untuk memperluas dukungan standar masuk (sign in) tanpa kata sandi (password) umum yang dibuat oleh FIDO Alliance dan World Wide Web Consortium (W3C). 

Kemampuan baru ini akan memungkinkan situs web dan aplikasi menawarkan proses masuk tanpa kata sandi yang konsisten, aman, dan mudah kepada kepada konsumen di seluruh perangkat dan platform yang dikembangkan bahkan oleh perusahaan yang berbeda. 

Dukungan berbasis standar yang diperluas akan membuat situs web dan aplikasi mampu menawarkan opsi tanpa kata sandi end-to-end. Jadi pengguna akan masuk melalui tindakan yang sama dengan yang mereka lakukan beberapa kali setiap hari untuk membuka kunci perangkat. 

Pendekatan baru ini diyakini akan melindungi pengguna dari phishing, dan proses masuk akan jauh lebih aman jika dibandingkan dengan sandi dan teknologi multi faktor lama seperti kode sandi satu kali (one time password/OTP) yang dikirim melalui pesan singkat. 
 

Perluasan dukungan standar tanpa kata sandi 

Ratusan perusahaan teknologi dan penyedia layanan dari seluruh dunia telah bekerja sama dengan FIDO Alliance dan W3C untuk menciptakan standar masuk tanpa kata sandi yang didukung di miliaran perangkat dan semua situs web modern. 

Apple, Google, dan Microsoft adalah pionir dalam pengembangan dukungan ini. Implementasi awalnya masih mengharuskan pengguna untuk masuk ke setiap situs atau aplikasi sebelum mereka dapat menggunakan fungsionalitas tanpa kata sandi. 

Adapun, pengumuman hari ini memperluas implementasi platform untuk memberi pengguna dua kemampuan baru untuk masuk tanpa kata sandi yang lebih mulus dan aman. Kedua kemampuan itu adalah: 

Pertama, mengizinkan pengguna untuk secara otomatis mengakses kredensial masuk FIDO mereka di banyak perangkat yang dimiliki, bahkan yang baru, tanpa harus mendaftarkan ulang setiap akun. 

Kedua, memungkinkan pengguna untuk memakai autentikasi FIDO di perangkat seluler mereka untuk masuk ke aplikasi atau situs web di perangkat terdekat, terlepas dari platform sistem operasi yang dijalankan. 

Selain memfasilitasi pengalaman pengguna yang lebih baik untuk mengakses situs web tanpa kata sandi, dukungan pendekatan berbasis standar ini memungkinkan penyedia layanan untuk menawarkan kredensial FIDO sebagai metode masuk atau pemulihan akun alternatif. 

Executive Director & Chief Marketing Officer (CMO) FIDO Alliance, Andrew Shikiar, mengatakan bahwa autentikasi yang lebih sederhana dan lebih kuat telah menjadi prinsip panduan dan penerapan pedoman organisasi. 

“Kemampuan baru ini siap mengantarkan gelombang baru implementasi FIDO dengan gesekan rendah di samping pemanfaatan kunci keamanan yang terus berkembang, guna memberikan penyedia layanan berbagai opsi untuk menerapkan autentikasi modern yang tahan phishing,” katanya. 


Editor: Gita Carla 

SEBELUMNYA

Ini 7 Waralaba Video Game dengan Penjualan Tertinggi Sepanjang Masa

BERIKUTNYA

Berikut Hal-hal yang Akan Berubah Saat Era Metaverse Tiba 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: